Ulangan 6 : 4-6
Yohannes 3 : 16
Selamat Natal
Salam Jauh Dekat di Hati NYA
he he he he he godoproduction, co., ltd.
Monday, December 25, 2006
Saturday, December 16, 2006
Pergumulan: Wanita dan Keluarga
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/125/
e-Konsel edisi 125 (4-12-2006)
Wanita Karier dan Keluarga
Edisi (125) 01 Desember 2006
e-KONSEL
======================================================================
Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen
======================================================================
Daftar Isi:
= Pengantar : Wanita Masa Kini
= Cakrawala : Ibu Full Time Bekerja dan Ibu Full Time
di Rumah
= TELAGA : Wanita dan Karier
= Tanya Jawab Konseling: Istri yang Bekerja di Luar Rumah
= Info : Rencana Peluncuran Publikasi Baru YLSA
========== PENGANTAR REDAKSI ==========
Rupanya profesi sebagai ibu rumah tangga sudah bukan lagi
satu-satunya pilihan yang harus diambil oleh seorang wanita. Sudah
tidak zamannya lagi jika seorang wanita hanya berkutat dengan urusan
dapur, anak, suami, dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Pada zaman
sekarang ini, sudah menjadi hal yang biasa jika seorang wanita
memiliki karier yang cemerlang.
Bagi wanita yang belum menikah, pergeseran paradigma ini mungkin
tidak begitu memberikan pengaruh. Sebaliknya, hal ini jelas
memengaruhi wanita yang sudah berumah tangga. Dalam sehari, ia
dituntut untuk menjalankan peran sebagai seorang istri, ibu, dan
sekaligus wanita karier. Dengan demikian, ia dituntut untuk bisa
menjalankan semua peran dan tanggung jawabnya dengan baik.
Bagaimanakah sebaiknya seorang wanita menyikapinya? Bagi pembaca
yang saat ini bergumul dengan masalah ini, melalui edisi awal
Desember ini, e-Konsel mengajak pembaca menyikapinya secara
kristiani. Silakan simak, Tuhan memberkati,
Redaksi e-Konsel,
Ratri
========== CAKRAWALA ==========
IBU FULL TIME BEKERJA DAN IBU FULL TIME DI RUMAH
Sebelum menikah, kita menyusun cita-cita setinggi langit. Kita
berusaha meraih pendidikan setinggi bintang dan karier setinggi-
tingginya. Ketika baru menikah kita mengangankan anak-anak yang lucu
dan mungil. Kita pun menyusun idealisme orang tua yang baik. Tanpa
terasa konflik antara idealisme dan cita-cita mulai muncul. Kita
mulai dihadapkan kepada realita bahwa hidup sangatlah kompleks. Anda
tidak sendiri. Ada banyak ibu-ibu yang bergumul untuk hal ini.
Ibu Full Time Bekerja:
Saya ibu dari dua orang anak (usia dua dan tiga tahun) dan bekerja
"full time" sebagai sekretaris. Kedua anak saya sepenuhnya diasuh
oleh "baby-sitter". Saya hanya bertemu dengan anak saya pada waktu
malam hari (mereka tidak tidur dengan pengasuhnya itu), pagi hari
sebelum saya berangkat bekerja, dan "week-end".
"Baby sitter" yang baik bagi saya adalah yang ringan tangan, sopan,
dan tahu statusnya sebagai penolong, bukan pengatur. Tapi kita pun
harus memperlakukan "baby-sitter" dengan baik, seperti layaknya
keluarga sendiri sehingga ia dapat memperlakukan anak kita
dengan baik juga. (LID)
Anak saya yang laki-laki mengalami sakit "hiper-pigmentasi" (separuh
wajahnya berwarna hitam dan berbulu). Sejak ia lahir saya selalu
bertanya, "Mengapa Tuhan mengaruniakan anak seperti ini kepada
saya?" Saya melalui kehidupan dengan stres dan air mata. Apalagi
saya tinggal dengan mertua. Oleh sebab itu, waktu kerja di kantor
merupakan penyegaran dan penghiburan untuk saya. Tapi selain itu,
tujuan utama saya adalah supaya saya bisa mengumpulkan cukup biaya
untuk operasi anak saya tahun depan. Ketika dia lahir, saya sudah
berjanji akan berusaha sekeras mungkin demi kesembuhannya. Saya
sangat berharap mujizat dari Tuhan karena saya tidak bisa bayangkan
bagaimana anak usia tiga tahun harus melalui operasi. Hati saya
sangat susah kalau mengingat penderitaan anak saya. (LK)
Saya ingin sekali berhenti bekerja dan mengasuh anak saya sendiri.
Saya sangat mencintai anak-anak dan saya tahu betul bahwa mengasuh
anak sendiri jauh lebih baik daripada memasrahkannya kepada orang
lain. Akan tetapi, hal itu belum memungkinkan. Pekerjaan suami saya
sangat tidak stabil. Kami bahkan pernah kehabisan uang sama sekali,
hanya tersisa beberapa ratus rupiah saja. Dalam keadaan seperti ini
saya harus bisa menerima keadaan saya dengan berat hati. Saya betul-
betul ingin punya waktu sebanyak-banyaknya mendampingi anak saya.
Oleh sebab itu, hari Sabtu dan Minggu adalah hari yang paling
menyenangkan, tapi paling melelahkan. Pada hari-hari itu saya
mengasuh anak saya sepenuhnya. Di hari-hari biasa pun saya selalu
menyuapi anak saya sepulang kantor, sekalipun saya masih lelah.
(YAN)
Selama bekerja, anak saya diasuh oleh "baby-sitter" dan diawasi oleh
ibu saya. Kebetulan "baby-sitter" ini cukup baik, tidak suka
memerintah, dan mau bekerja sama dengan saya. Dia melakukan segala
sesuatu sesuai dengan keinginan saya. Sepulang kerja saya selalu
berusaha untuk langsung memegang anak saya. Memang kadang-kadang
saya rasanya ingin membiarkan "baby-sitter" yang terus mengurus anak
saya karena saya sangat lelah, tapi saya tahu itu tidak baik.
Risikonya, kadang-kadang saya tidak mempunyai waktu untuk suami,
bahkan untuk diri sendiri. Itupun tidak baik, tapi itulah yang
terbaik yang saya bisa lakukan. Kadang-kadang saya merasa ingin
makan malam hanya dengan suami, akan tetapi demi kebersamaan dengan
anak, saya biarkan dia duduk di samping saya dan ikut makan sedikit
lagi. Memang saya tidak selalu harus mengurusnya sepulang kerja.
Film "Doel anak Sekolahan" dan kegiatan bermain kadang-kadang lebih
menarik daripada kehadiran saya. Akan tetapi, ketika saya pulang
ataupun di hari Sabtu dan Minggu, itulah kesempatan saya untuk
membimbing kerohanian anak saya. Tiap malam saya menceritakan kisah
dari Alkitab bergambar, kemudian berdoa bersama. Kadang-kadang
permintaan doa anak-anak sangat lucu dan saya sangat menikmati waktu
bersama seperti itu. (NAT)
Ibu Rumah Tangga Full Time:
Saya adalah orang yang tidak suka macam-macam; pikiran saya
sederhana saja. Bagi saya mendidik tiga anak ini saja sudah
kompleks. Kalau ditambah harus bekerja, saya bisa kebingungan. Tiap
hari anak-anak harus diawasi belajarnya karena mereka belum punya
kesadaran disiplin sendiri. Zaman sekarang, pengaruh buruk sering
mengganggu pikiran anak-anak. Oleh karena itu, saya menyibukkan
mereka dengan banyak kegiatan (les mandarin, berenang, piano, dan
gambar). Selain harus mempersiapkan pelajaran dan ulangan sekolah,
kegiatan-kegiatan di luar sekolah tidak akan memberikan peluang bagi
mereka untuk berpikir atau melakukan yang tidak-tidak. Sudah barang
tentu saya harus terus mengawasi dan mendampingi. Memang saya harus
bersabar, saat ini mereka harus dipaksa disiplin. Tapi saya yakin
suatu saat, pola disiplin itu akan menjadi bagian dalam diri mereka.
(LIL)
Saya dan suami menggembalakan jemaat kecil yang sangat menuntut.
Sebagai penginjil wanita dan istri penginjil, akhirnya saya "full
time" sebagai ibu rumah tangga dan "full time" melayani. Anak saya
sudah mulai bisa jalan dan harus terus diawasi. Tapi saya juga harus
tetap khotbah, memimpin PA, atau persekutuan. Terpaksa saya harus
menerima kenyataan bahwa saya tidak bisa mempersiapkan pelayanan
sebaik dulu lagi. Saya hanya bisa melakukan persiapan pada saat anak
dan suami sudah tidur. Di luar waktu itu sudah tidak mungkin. Waktu
yang paling melelahkan dan membingungkan adalah pada saat suami
pergi pelayanan ke luar dan saya harus melayani penginjil tamu. Di
saat yang bersamaan saya harus melayani anak, tamu, dan jemaat.
Badan saya sekarang sudah kurus kering. Sukacita saya adalah pada
saat melihat bagaimana anak saya bertumbuh. (LIDW)
Hal yang paling mendorong dan terus memotivasi saya di tengah
kesibukan dan kejenuhan mengasuh dan mendidik anak adalah prinsip
dasar yang saya pegang. Prinsip tersebut adalah "Tuhan memberikan
anak ini untuk saya didik sehingga saya bertanggung jawab penuh
untuk menjaga dia dari pengaruh dunia dan mendidik dia ke arah
kebenaran firman Tuhan". Ada beberapa alasan mengapa saya memilih
untuk menjadi ibu rumah tangga "full time".
1. Ibu sebagai pengembang bakat anak.
Berdasarkan prinsip dasar tadi, saya bertanggung jawab untuk
mengembangkan bakat yang sudah Tuhan berikan kepada anak saya.
Saya adalah satu-satunya orang yang tepat untuk melakukannya
karena saya yang paling mengenal dia dan yang paling mengerti
bagaimana mendorongnya untuk berkembang. Saya melihat bahwa anak
ini istimewa sehingga saya harus menuangkan konsentrasi saya pada
anak ini.
2. Ibu sebagai penyeleksi pengaruh lingkungan.
Saya dan suami sepakat untuk mendidik anak kami tanpa campur
tangan ataupun pengaruh dari orang lain. Kami berusaha menjaga
anak kami dari pengaruh yang tidak sesuai dengan prinsip kami
karena kami sadar bahwa di usia balita ini, anak kami belum bisa
membedakan "tangan kiri dari tangan kanan" (yang baik dari yang
jahat). Saya berusaha selalu mendampingi anak saya di mana saja,
sehingga pada saat ada pengaruh lain yang masuk saya bisa cepat
menetralisir. Misalnya, banyak orang (termasuk orang Kristen)
yang menertawakan hal yang salah yang dilakukan oleh anak saya.
Tentu saja hal ini menjadi pendorong bagi anak saya untuk
mengulanginya lagi. Saya harus segera menetralisir dan menegaskan
bahwa hal yang salah itu tidak lucu dan harus dibuang. Kehadiran
saya mutlak diperlukan oleh anak saya selama 24 jam karena saya
tidak bisa "aplusan" dengan suami. Suami saya seorang penginjil
yang sibuk sekali selama seminggu penuh.
3. Ibu sebagai pembangun benteng perlindungan.
Zaman kita sekarang ini sudah kotor dengan polusi pendidikan.
Dari TV, majalah, pergaulan, dan tempat umum lain, anak belajar
soal kekerasan, seks, dan prinsip-prinsip hidup yang bertentangan
dengan firman Tuhan. Zaman ini telah membentuk pola pikir
masyarakat yang jauh dari kebenaran. Oleh sebab itu, sejak dini
saya harus menolong anak saya agar memiliki pola pikir yang dapat
melindungi dirinya dari polusi tersebut saat dia besar nanti.
4. Ibu sebagai kebanggaan anak.
Belajar dari pengalaman sendiri, saya tidak mau di masa yang
mendatang anak saya berkata, "Saya menyesal sekali ibu saya
mendidik dengan cara seperti ini." Saya tidak mau anak saya salah
didik. Banyak orang yang menganggap saya terlalu idealis, akan
tetapi bagi saya kalau yang ideal itu dapat dikerjakan, mengapa
tidak? Bukankah sebagai anak Tuhan justru kita harus berusaha
mencapai yang ideal itu di tengah-tengah realita yang ada? Memang
kadang-kadang ada perasaan takut "cupet". Pekerjaan di rumah dan
tugas menjaga anak sering menyita waktu sehingga saya tidak
pernah punya waktu untuk menambah ilmu. Tapi saya cari jalan
keluar dengan cara berdiskusi dengan suami dan teman. Sehingga
saya tetap dapat memperoleh informasi dari buku-buku ataupun
jurnal yang mereka baca.
Mengenai waktu doa dan baca Alkitab yang sering kali tidak bisa
dilakukan seperti dulu lagi, kadang saya harus menerima dengan
sedih dan rasa bersalah. Selain menerima kenyataan ini, saya
juga terus berusaha mencari kesempatan di sela-sela kesibukan
yang ada. (SUS)
Hanya Anda dan Tuhan yang tahu hal terbaik yang dapat Anda berikan
untuk anak Anda. Karena itu, dasarilah segala pergumulan Anda dalam
rasa takut dan bersandar pada Tuhan Yesus. Hanya Tuhan Yesus yang
dapat menunjukkan yang terbaik dan yang unik untuk keluarga Anda.
Hiduplah dalam keberanian iman. "Do the best and He will do the
rest.
Sumber diambil dan diedit dari:
Judul buletin: Eunike
Penulis : tidak dicantumkan
Alamat situs : http://www.geocities.com/~eunike-net/01_10/01_05/antar.html
Artikel di atas juga dapat Anda baca di Situs C3I:
http://www.sabda.org/c3i/artikel/isi/?id=58&mulai=210
========== TELAGA ==========
Ringkasan tanya jawab dengan Pdt. Dr. Paul Gunadi dan Ibu Ester
Tjahja berikut ini menyampaikan prinsip-prinsip Alkitabiah berkenaan
dengan tugas seorang wanita dalam keluarga dan karier mereka.
Silakan menyimak, semoga menjadi berkat!
WANITA DAN KARIER
T : Apakah Alkitab memberikan prinsip-prinsip tentang haruskah
seorang wanita bekerja di luar rumah?
J : Ada. Kita harus MENETAPKAN PRIORITAS TUJUAN HIDUP KITA, ini
berlaku baik bagi perempuan maupun pria. Kita mesti memiliki
sistem prioritas yang jelas dan alkitabiah. Tuhan selalu
menekankan kepada manusia siapakah kita ini di dalam-Nya. Tuhan
tidak menekankan benda, materi, status, maupun jabatan kita.
Yang selalu Tuhan pentingkan adalah diri kita di dalam-Nya.
Firman Tuhan di Efesus 1:4 dan 5 berkata, "Sebab di dalam Dia
Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita
kudus dan tak bercela di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah
menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi
anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya." Jadi,
maksud Tuhan sangat jelas, kita dijadikan supaya kudus tak
bercela, sekali lagi, dengan sebuah kualitas. Ini hal yang
paling penting. Prioritas inilah yang seharusnya menjadi
prioritas kita sehingga kita tidak terjerat di dalam jabatan
maupun status. Ada orang yang mengejar-ngejar jabatan dan status
sehingga mengorbankan hal-hal yang lebih penting, yakni
keluarga dan dirinya sendiri.
------
T : Dalam menetapkan prioritas tujuan hidup itu, faktor apa yang
harus kita pertimbangkan?
J : Kita harus pikirkan keluarga kita, JANGAN SAMPAI MENGORBANKAN
KELUARGA. Misalnya, hanya karena ingin mendapatkan kedudukan
yang lebih baik, merelakan diri pergi ke luar kota, tiga bulan
baru pulang sekali. Akhirnya, keluarganya berantakan atau
bekerja dari pagi sampai malam. Kehidupannya juga lebih sering
berada di luar rumah dan masalah mulai muncul dalam keluarganya.
Kalau memang tidak ada uang dan harus bekerja seperti itu,
silakan, tapi itu berarti dalam satu kurun waktu saja, tidak
selama-lamanya begitu. Setelah keadaan lebih baik, sedapat
mungkin tidak usah melakukan semuanya itu, pentingkan keluarga
di rumah.
------
T : Prinsip selanjutnya?
J : TUHAN TIDAK MENETAPKAN SATU MODEL PERNIKAHAN dan ini penting
sekali. Kadang-kadang kita mempunyai prinsip yang terdengar
rohani, tapi sebetulnya tidak alkitabiah. Ada orang yang berkata
bahwa perempuan seharusnya di rumah, membesarkan anak-anak,
melayani suaminya, titik. Persoalannya, apakah sudah pasti itu
rencana Tuhan untuk masing-masing wanita atau istri. Justru
tidak, Alkitab justru mempunyai beberapa contoh kasus yang
berkebalikan dengan gambaran ini. Misalnya, dalam Amsal 31 yang
diidentikkan sebagai Amsal wanita bijak. Amsal ini
memperlihatkan peran wanita sebagai pekerja, bukan hanya ibu
rumah tangga (Amsal 31:13, 16 dan 24). Dari penjabaran ini dapat
kita simpulkan bahwa selain sebagai ibu rumah tangga yang baik,
ia adalah seorang pengusaha dan jenis usahanya pun beragam,
yaitu menjual bulu domba, rami, anggur, pakaian, ikat pinggang.
Istilah sekarang adalah "she is a business woman", bukan hanya
sebagai ibu rumah tangga. Contoh yang berbeda adalah Lidia,
seorang petobat pertama di Eropa, dari Filipi, Makedonia. Dia
adalah seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira. Hal ini
dicatat di Kisah Para Rasul 16:14. Jadi, tidak ada firman Tuhan
yang mengatakan istri diwajibkan berdiam diri di rumah dan suami
mencari nafkah di luar rumah. Model apakah yang akhirnya kita
terapkan untuk keluarga kita? Jawabannya adalah rancanglah model
yang paling sesuai dengan kondisi keluarga kita sendiri.
Acapkali pilihan antara karier dan keluarga bukan sebuah harga
mati yang harus diputuskan sekali dan selamanya. Pilihan antara
keduanya lebih merupakan sesuatu yang bersifat cair dan mengalir
secara temporer, tergantung situasi dan kebutuhannya. Misalnya,
ada waktunya bagi suami mengalah dan mendahulukan karier
istrinya sebab itulah tindakan yang paling bijak dan paling
sesuai bagi keluarga. Sebaliknya, kadang istrilah yang harus
mengalah mendahulukan kepentingan suami dan anak. Pada dasarnya,
prinsip yang berlaku di sini adalah ambillah keputusan yang
bijak, artinya melihat kembali kepentingan masing-masing anggota
keluarga pada masa itu sehingga kita tidak kaku.
------
T : Bagaimana dengan kekhawatiran suami kalau penghasilannya lebih
rendah dari penghasilan istrinya?
J : Seharusnya tidak menjadi masalah. Sebab kalau istri bisa membawa
diri dengan baik, dia tidak menguasai atau mendikte suaminya.
Uang itu dia simpan di tempat di mana suaminya pun bisa
memegangnya, itu tidak apa-apa. Memang ada suami yang merasa
terancam karena istrinya menghasilkan uang lebih besar daripada
dia. Tapi itu tidak perlu sebab memang kita tidak tahu rencana
Tuhan dan cara Tuhan memberkati kita. Adakalanya Tuhan
memberkati keluarga kita melalui kepala keluarga, tapi
kadang-kadang juga melalui istri. Bersukacitalah dan
bersyukurlah untuk hal itu; asal kita jangan menjadi benalu yang
terus-menerus menyedot uang istri, hidup foya-foya sebab istri
kita sekarang mempunyai banyak uang. Intinya adalah terbukalah,
Tuhan memiliki banyak cara memberkati kita, bisa melalui kita
tapi kadang-kadang melalui istri kita pula.
------
T : Apakah ada prinsip yang lain?
J : Berikutnya adalah PERHATIKAN DAN TERIMALAH KODRAT MASING-MASING.
Ada wanita yang lebih senang berkarier di luar rumah daripada di
dalam rumah. Bagi mereka kehidupan yang aktif dan dinamis bukan
saja menambah gairah hidup, tapi merupakan energi untuk hidup.
Mereka menjadi diri mereka yang terbaik dan menjadi ibu rumah
tangga yang lebih baik pula. Tapi ada sebagian wanita yang
senang berada di dalam rumah dan bagi mereka aktualisasi diri
justru terletak pada peran di dalam rumah. Sebagai istri,
sebagai ibu rumah tangga, mereka bisa mengasuh anak, mengatur
rumah tangga. Itu juga pilihan yang baik kalau itu memang
menjadi tujuan dan makna hidup mereka. Bagi mereka pencapaian
tertinggi adalah melihat suami bahagia, anak-anak bertumbuh
sehat dan kuat. Intinya adalah siapa pun yang memilih keputusan
ini jangan merasa minder karena diam di rumah tidak identik
dengan bodoh atau terbelakang.
------
T : Memang ada beberapa istri yang mungkin kurang yakin atau percaya
diri. Kalau ditanya pekerjaannya apa, dia selalu menjawab ikut
suami. Sebenarnya, dia bisa mengatakan bahwa dia adalah ibu
rumah tangga. Bagaimana dengan kasus seperti ini?
J : Betul sekali. Ibu rumah tangga adalah sebuah pekerjaan karena
di rumah dia harus mengurus anak sampai malam, lebih berat
daripada pekerjaan di luar yang hanya sampai sore saja. Jadi,
ibu rumah tangga pun sebuah pekerjaan sama-sama terhormatnya.
Bayangkan jika suami tidak mempunyai istri, tetapi ada
anak-anak, bukankah dia harus meminta dan membayar orang untuk
mengurus anak-anaknya dan rumah tangganya? Jadi, intinya adalah
kita harus melihat dan menerima kodrat kita, jangan dibandingkan
dengan orang lain. Demikian pula dengan suami, jangan
membandingkan istrinya dengan orang lain, karena setiap orang
berbeda. Dan kita memang harus menerimanya tanpa merasa minder
kalau tidak bisa melakukan yang dapat dilakukan orang lain.
------
T : Apakah masih ada prinsip yang lain lagi?
J : Prinsip terakhir adalah GANTILAH APA YANG TELAH KITA AMBIL DARI
KELUARGA. Maksudnya, salah satu fakta dalam hidup yang tidak
dapat kita tawar adalah kita tak dapat selalu menyenangkan dan
memenangkan semua pihak. Hampir dapat dipastikan setiap
keputusan yang kita ambil akan berdampak positif sekaligus
negatif; menguntungkan satu pihak sekaligus merugikan pihak yang
lain. Demikian pula dengan pilihan mengembangkan karier di luar
rumah, tidak bisa tidak, waktu dan keberadaan kita di dalam
rumah akan terbatasi. Ini berarti kita mengambil sesuatu dari
dalam rumah untuk kepentingan di luar rumah. Jadi, jika ini yang
harus kita lakukan, kita mesti merencanakan dan mempersiapkan
segalanya secepat mungkin. Misalnya, waktu yang kita berikan
untuk keluarga haruslah menjadi waktu yang eksklusif. Maksudnya,
di luar kehadiran orang lain dan tidak diisi dengan urusan luar
rumah. Satu contoh kegagalan dalam menciptakan waktu yang
eksklusif, misalnya kita dapat menyisihkan satu hari dalam
seminggu untuk keluarga, namun setiap kali kita pergi bersama
dengan keluarga, kita pun mengajak kerabat atau teman untuk
bergabung. Atau secara fisik kita bersama keluarga, namun
telinga dan mulut kita untuk orang lain yang menghubungi kita
lewat telepon atau ponsel. Alhasil yang terjadi adalah kendati
bersama keluarga, tapi sesungguhnya kita bersama orang lain.
Jadi, ingatlah waktu yang eksklusif menuntut kita bersikap tegas
terhadap gangguan pihak luar.
------
T : Kadang-kadang sebagai wanita karier justru banyak waktu
dihabiskan dengan orang lain dan waktu dengan suami berkurang,
mungkin kencan dengan suami diperlukan juga dalam keadaan ini?
J : Tepat sekali, waktu kencan yang benar-benar kencan, benar-benar
pergi berdua atau pergi dengan keluarga; tidak menerima telepon
dari orang lain, kecuali dari perusahaan saja. Anak maupun suami
akan sangat berterima kasih karena diutamakan. Ini yang penting,
inilah yang dimaksud dengan prinsip menggantikan. Berikutnya,
tentang menggantikan berkaitan dengan anak, yaitu kepada
siapakah kita menyerahkan tanggung jawab pengawasan anak-anak
sewaktu kita tidak berada di rumah. Ada dua kriteria, yaitu aman
dan nyaman. Siapa pun yang bertanggung jawab menjaga anak,
haruslah menyediakan lingkungan yang aman sekaligus memberikan
perhatian yang memadai pada anak, dan melindunginya dari bahaya.
Jangan menyerahkan tanggung jawab mengurus anak kepada orang
yang tidak memedulikan keamanan dirinya sendiri atau orang lain.
Juga jangan menyerahkan anak kepada orang yang tidak dapat
mengurus dirinya sendiri. Jika ia tidak dapat mengurus dirinya
sendiri, bagaimana mungkin dia sanggup mengurus orang lain?
Maksud dari `nyaman` ialah orang itu harus bisa memberi suasana
nyaman kepada anak lewat kasih sayang dan kesabarannya. Jangan
sampai anak merasa ketakutan atau tertekan ditinggal bersama
seseorang yang tidak sabar dan ketus. Kita mesti peka
mendengarkan suara anak dan mengutamakan mereka di atas rasa
sungkan. Misalnya, kadang-kadang kita sungkan kepada orang tua
sendiri yang bersedia atau memaksa menjaga anak kita.
Perhatikanlah reaksi anak dan dengarkanlah isi hatinya, jangan
sampai masa ditinggal orang tua menjadi masa penderitaan bagi
anak.
------
T : Adakah firman Tuhan untuk menyimpulkan dan melandasinya?
J : Ibrani 13:5, "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah
dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman:
`Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-
kali tidak akan meninggalkan engkau.`" Sekali lagi Tuhan
menetapkan prioritas, bukan uang, bukan status, dan sebagainya;
jangan menjadi hamba semua itu. Tuhan meminta kita untuk
mencukupkan hidup kita dengan apa yang telah Ia berikan sebab
Tuhan akan memelihara kita. Jadi sekali lagi, prioritaskan
keluarga. Hal-hal lainnya itu nomor dua yang akan dicukupi-Nya.
Yang penting kita tidak merugikan keluarga kita.
Sumber:
[[Sajian di atas, kami ambil/edit dari isi kaset TELAGA No. #183B
yang telah diringkas/disajikan dalam bentuk tulisan.
-- Jika Anda ingin mendapatkan transkrip lengkap kaset ini lewat
e-Mail, silakan kirim surat ke: < owner-i-kan-konsel(at)xc.org>
atau: < TELAGA(at)sabda.org > ]]
==>http://www.telaga.org/transkrip.php?wanita_karier_dan_keluarga.htm
========== TANYA JAWAB KONSELING ==========
ISTRI YANG BEKERJA DI LUAR RUMAH
Pertanyaan:
===========
Bagaimana pendapat Bapak tentang tren abad ini di mana banyak istri
atau kaum ibu yang bekerja di luar rumah? Apa dampaknya pada
keluarga?
Jawaban:
========
Ada dua pandangan yang saling bertentangan tentang istri atau ibu
karier ini. Pertama, ibu yang berkarier adalah ibu yang terlalu
lelah untuk mengemban tanggung jawabnya di rumah secara penuh.
Kedua, ibu yang berkarier adalah ibu yang segar sehingga lebih
bertenaga memikul tanggung jawabnya di rumah. The APA Monitor,
November 1995 membahas masalah ini dalam artikel utamanya yang
sebenarnya merupakan laporan hasil pertemuan yang diadakan di
Washington, D.C., 14-16 September 1996. Ulf Lundberg, seorang dosen
psikologi di Universitas Stockholm, mempresentasikan hasil
penelitiannya di dalam pertemuan tersebut. Dr. Lundberg menemukan
bahwa di kalangan pasangan suami-istri yang belum mempunyai anak,
masing-masing bekerja sekitar enam puluh jam per minggu. Namun,
begitu memiliki anak, beban kerja mereka langsung bertambah.
Rata-rata di dalam keluarga dengan tiga anak, seorang wanita harus
mencurahkan sekitar sembilan puluh jam per minggu untuk pekerjaan
dan tugas rumah tangganya. Sedangkan seorang pria yang berada di
dalam situasi yang sama hanya menghabiskan enam puluh jam per
minggu. Akibatnya, begitu tiba di rumah, seorang wanita harus
langsung terjun ke dalam kegiatan rumah tangga serta mengurus
anak-anaknya. Tidak dapat tidak, tekanan yang harus ditanggungnya
menjadi lebih besar daripada tekanan yang dipikul oleh pria.
Maafkan saya apabila komentar saya ini terdengar kolot dan tidak
sensitif. Menurut hemat saya, pada waktu anak-anak masih di bawah
usia dua belas, sebaiknya wanita memberikan mayoritas dari waktunya
untuk mengurus rumah tangga. Tugas membesarkan anak kecil bukanlah
perkara mudah dan menyita banyak waktu. Jadi, sangatlah sukar untuk
memelihara keseimbangan antara karier dan tugas sebagai ibu.
Biasanya kita harus mengorbankan salah satunya dan tidak bisa
memenangkan keduanya. Namun demikian, saya pun menyadari betapa
besar pengaruh bekerja di luar rumah setelah terkurung di dalam
rumah selama berhari-hari. Apalagi bagi kaum wanita yang sudah
menempuh pendidikan yang tinggi, tidaklah mudah bagi mereka untuk
membiasakan diri diam di rumah. Mengurus anak di rumah bisa
mengakibatkan stres tersendiri dan dapat menimbulkan kejenuhan,
sedangkan bekerja di luar berpotensi memberikan tantangan yang
menggairahkan.
Saya tidak mengharuskan wanita untuk diam di rumah sebab saya yakin,
pasti ada pertimbangan-pertimbangan khusus yang saya tidak ketahui.
Saya hanya melihat masalah ini dari sudut kepentingan anak. Saya
kira pengorbanan diri memang dibutuhkan di sini.
Sumber diambil dari:
Judul buletin: Parakaleo, Edisi Januari - Maret 1996
Penulis : Dr. Paul Gunadi
Penerbit : Dept. Konseling STTRI Jakarta, 1996
Sumber elektronik: http://c3i.sabda.org/kategori/keluarga/isi/?id=299&mulai=30
========== INFO ==========
RENCANA PELUNCURAN PUBLIKASI BARU YLSA
Sebagai gebrakan awal tahun 2007, YLSA berencana untuk menerbitkan
satu publikasi mingguan baru, yaitu publikasi yang akan berisi
tentang kesaksian. Tim Redaksi sudah dibentuk dan saat ini sedang
menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk penerbitan publikasi
ini. Harapan kami, melalui publikasi kesaksian ini banyak orang
terinspirasi oleh kasih Tuhan dan menjadi berkat untuk kemuliaan
nama-Nya. Bagi Anda yang tertarik untuk berlangganan publikasi ini
bisa mulai mendaftarkan diri dengan mengirimkan permintaan
berlangganan ke alamat:
< staf-kesaksian(at)sabda.org >
============================== e-KONSEL ==============================
STAF REDAKSI e-Konsel
Ratri, Evie, Raka
PENANGGUNG JAWAB ISI dan TEKNIS
Yayasan Lembaga SABDA
INFRASTRUKTUR dan DISTRIBUTOR
Sistem Network I-KAN
Copyright(c) 2006 oleh YLSA
http://www.sabda.org/ylsa/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
======================================================================
Anda punya masalah/perlu konseling? masalah-konsel(at)sabda.org
Informasi/artikel/bahan/sumber konseling/surat/saran/pertanyaan/dll.
dapat dikirimkan ke alamat: owner-i-kan-konsel(at)xc.org
Berlangganan: subscribe-i-kan-konsel(at)xc.org
Berhenti : unsubscribe-i-kan-konsel(at)xc.org
Sistem lyris: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-konsel
ARSIP : http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/
Situs C3I : http://c3i.sabda.org/
======================================================================
© 1999-2002 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi atau non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan SABDA.org ( sabda.org/ ) sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org
OK,
Yang Mencintai kalian sepenuhnya,
love and pray,
Administrator GODOPRODUCTION, CO, LTD
http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/125/
e-Konsel edisi 125 (4-12-2006)
Wanita Karier dan Keluarga
Edisi (125) 01 Desember 2006
e-KONSEL
======================================================================
Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen
======================================================================
Daftar Isi:
= Pengantar : Wanita Masa Kini
= Cakrawala : Ibu Full Time Bekerja dan Ibu Full Time
di Rumah
= TELAGA : Wanita dan Karier
= Tanya Jawab Konseling: Istri yang Bekerja di Luar Rumah
= Info : Rencana Peluncuran Publikasi Baru YLSA
========== PENGANTAR REDAKSI ==========
Rupanya profesi sebagai ibu rumah tangga sudah bukan lagi
satu-satunya pilihan yang harus diambil oleh seorang wanita. Sudah
tidak zamannya lagi jika seorang wanita hanya berkutat dengan urusan
dapur, anak, suami, dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Pada zaman
sekarang ini, sudah menjadi hal yang biasa jika seorang wanita
memiliki karier yang cemerlang.
Bagi wanita yang belum menikah, pergeseran paradigma ini mungkin
tidak begitu memberikan pengaruh. Sebaliknya, hal ini jelas
memengaruhi wanita yang sudah berumah tangga. Dalam sehari, ia
dituntut untuk menjalankan peran sebagai seorang istri, ibu, dan
sekaligus wanita karier. Dengan demikian, ia dituntut untuk bisa
menjalankan semua peran dan tanggung jawabnya dengan baik.
Bagaimanakah sebaiknya seorang wanita menyikapinya? Bagi pembaca
yang saat ini bergumul dengan masalah ini, melalui edisi awal
Desember ini, e-Konsel mengajak pembaca menyikapinya secara
kristiani. Silakan simak, Tuhan memberkati,
Redaksi e-Konsel,
Ratri
========== CAKRAWALA ==========
IBU FULL TIME BEKERJA DAN IBU FULL TIME DI RUMAH
Sebelum menikah, kita menyusun cita-cita setinggi langit. Kita
berusaha meraih pendidikan setinggi bintang dan karier setinggi-
tingginya. Ketika baru menikah kita mengangankan anak-anak yang lucu
dan mungil. Kita pun menyusun idealisme orang tua yang baik. Tanpa
terasa konflik antara idealisme dan cita-cita mulai muncul. Kita
mulai dihadapkan kepada realita bahwa hidup sangatlah kompleks. Anda
tidak sendiri. Ada banyak ibu-ibu yang bergumul untuk hal ini.
Ibu Full Time Bekerja:
Saya ibu dari dua orang anak (usia dua dan tiga tahun) dan bekerja
"full time" sebagai sekretaris. Kedua anak saya sepenuhnya diasuh
oleh "baby-sitter". Saya hanya bertemu dengan anak saya pada waktu
malam hari (mereka tidak tidur dengan pengasuhnya itu), pagi hari
sebelum saya berangkat bekerja, dan "week-end".
"Baby sitter" yang baik bagi saya adalah yang ringan tangan, sopan,
dan tahu statusnya sebagai penolong, bukan pengatur. Tapi kita pun
harus memperlakukan "baby-sitter" dengan baik, seperti layaknya
keluarga sendiri sehingga ia dapat memperlakukan anak kita
dengan baik juga. (LID)
Anak saya yang laki-laki mengalami sakit "hiper-pigmentasi" (separuh
wajahnya berwarna hitam dan berbulu). Sejak ia lahir saya selalu
bertanya, "Mengapa Tuhan mengaruniakan anak seperti ini kepada
saya?" Saya melalui kehidupan dengan stres dan air mata. Apalagi
saya tinggal dengan mertua. Oleh sebab itu, waktu kerja di kantor
merupakan penyegaran dan penghiburan untuk saya. Tapi selain itu,
tujuan utama saya adalah supaya saya bisa mengumpulkan cukup biaya
untuk operasi anak saya tahun depan. Ketika dia lahir, saya sudah
berjanji akan berusaha sekeras mungkin demi kesembuhannya. Saya
sangat berharap mujizat dari Tuhan karena saya tidak bisa bayangkan
bagaimana anak usia tiga tahun harus melalui operasi. Hati saya
sangat susah kalau mengingat penderitaan anak saya. (LK)
Saya ingin sekali berhenti bekerja dan mengasuh anak saya sendiri.
Saya sangat mencintai anak-anak dan saya tahu betul bahwa mengasuh
anak sendiri jauh lebih baik daripada memasrahkannya kepada orang
lain. Akan tetapi, hal itu belum memungkinkan. Pekerjaan suami saya
sangat tidak stabil. Kami bahkan pernah kehabisan uang sama sekali,
hanya tersisa beberapa ratus rupiah saja. Dalam keadaan seperti ini
saya harus bisa menerima keadaan saya dengan berat hati. Saya betul-
betul ingin punya waktu sebanyak-banyaknya mendampingi anak saya.
Oleh sebab itu, hari Sabtu dan Minggu adalah hari yang paling
menyenangkan, tapi paling melelahkan. Pada hari-hari itu saya
mengasuh anak saya sepenuhnya. Di hari-hari biasa pun saya selalu
menyuapi anak saya sepulang kantor, sekalipun saya masih lelah.
(YAN)
Selama bekerja, anak saya diasuh oleh "baby-sitter" dan diawasi oleh
ibu saya. Kebetulan "baby-sitter" ini cukup baik, tidak suka
memerintah, dan mau bekerja sama dengan saya. Dia melakukan segala
sesuatu sesuai dengan keinginan saya. Sepulang kerja saya selalu
berusaha untuk langsung memegang anak saya. Memang kadang-kadang
saya rasanya ingin membiarkan "baby-sitter" yang terus mengurus anak
saya karena saya sangat lelah, tapi saya tahu itu tidak baik.
Risikonya, kadang-kadang saya tidak mempunyai waktu untuk suami,
bahkan untuk diri sendiri. Itupun tidak baik, tapi itulah yang
terbaik yang saya bisa lakukan. Kadang-kadang saya merasa ingin
makan malam hanya dengan suami, akan tetapi demi kebersamaan dengan
anak, saya biarkan dia duduk di samping saya dan ikut makan sedikit
lagi. Memang saya tidak selalu harus mengurusnya sepulang kerja.
Film "Doel anak Sekolahan" dan kegiatan bermain kadang-kadang lebih
menarik daripada kehadiran saya. Akan tetapi, ketika saya pulang
ataupun di hari Sabtu dan Minggu, itulah kesempatan saya untuk
membimbing kerohanian anak saya. Tiap malam saya menceritakan kisah
dari Alkitab bergambar, kemudian berdoa bersama. Kadang-kadang
permintaan doa anak-anak sangat lucu dan saya sangat menikmati waktu
bersama seperti itu. (NAT)
Ibu Rumah Tangga Full Time:
Saya adalah orang yang tidak suka macam-macam; pikiran saya
sederhana saja. Bagi saya mendidik tiga anak ini saja sudah
kompleks. Kalau ditambah harus bekerja, saya bisa kebingungan. Tiap
hari anak-anak harus diawasi belajarnya karena mereka belum punya
kesadaran disiplin sendiri. Zaman sekarang, pengaruh buruk sering
mengganggu pikiran anak-anak. Oleh karena itu, saya menyibukkan
mereka dengan banyak kegiatan (les mandarin, berenang, piano, dan
gambar). Selain harus mempersiapkan pelajaran dan ulangan sekolah,
kegiatan-kegiatan di luar sekolah tidak akan memberikan peluang bagi
mereka untuk berpikir atau melakukan yang tidak-tidak. Sudah barang
tentu saya harus terus mengawasi dan mendampingi. Memang saya harus
bersabar, saat ini mereka harus dipaksa disiplin. Tapi saya yakin
suatu saat, pola disiplin itu akan menjadi bagian dalam diri mereka.
(LIL)
Saya dan suami menggembalakan jemaat kecil yang sangat menuntut.
Sebagai penginjil wanita dan istri penginjil, akhirnya saya "full
time" sebagai ibu rumah tangga dan "full time" melayani. Anak saya
sudah mulai bisa jalan dan harus terus diawasi. Tapi saya juga harus
tetap khotbah, memimpin PA, atau persekutuan. Terpaksa saya harus
menerima kenyataan bahwa saya tidak bisa mempersiapkan pelayanan
sebaik dulu lagi. Saya hanya bisa melakukan persiapan pada saat anak
dan suami sudah tidur. Di luar waktu itu sudah tidak mungkin. Waktu
yang paling melelahkan dan membingungkan adalah pada saat suami
pergi pelayanan ke luar dan saya harus melayani penginjil tamu. Di
saat yang bersamaan saya harus melayani anak, tamu, dan jemaat.
Badan saya sekarang sudah kurus kering. Sukacita saya adalah pada
saat melihat bagaimana anak saya bertumbuh. (LIDW)
Hal yang paling mendorong dan terus memotivasi saya di tengah
kesibukan dan kejenuhan mengasuh dan mendidik anak adalah prinsip
dasar yang saya pegang. Prinsip tersebut adalah "Tuhan memberikan
anak ini untuk saya didik sehingga saya bertanggung jawab penuh
untuk menjaga dia dari pengaruh dunia dan mendidik dia ke arah
kebenaran firman Tuhan". Ada beberapa alasan mengapa saya memilih
untuk menjadi ibu rumah tangga "full time".
1. Ibu sebagai pengembang bakat anak.
Berdasarkan prinsip dasar tadi, saya bertanggung jawab untuk
mengembangkan bakat yang sudah Tuhan berikan kepada anak saya.
Saya adalah satu-satunya orang yang tepat untuk melakukannya
karena saya yang paling mengenal dia dan yang paling mengerti
bagaimana mendorongnya untuk berkembang. Saya melihat bahwa anak
ini istimewa sehingga saya harus menuangkan konsentrasi saya pada
anak ini.
2. Ibu sebagai penyeleksi pengaruh lingkungan.
Saya dan suami sepakat untuk mendidik anak kami tanpa campur
tangan ataupun pengaruh dari orang lain. Kami berusaha menjaga
anak kami dari pengaruh yang tidak sesuai dengan prinsip kami
karena kami sadar bahwa di usia balita ini, anak kami belum bisa
membedakan "tangan kiri dari tangan kanan" (yang baik dari yang
jahat). Saya berusaha selalu mendampingi anak saya di mana saja,
sehingga pada saat ada pengaruh lain yang masuk saya bisa cepat
menetralisir. Misalnya, banyak orang (termasuk orang Kristen)
yang menertawakan hal yang salah yang dilakukan oleh anak saya.
Tentu saja hal ini menjadi pendorong bagi anak saya untuk
mengulanginya lagi. Saya harus segera menetralisir dan menegaskan
bahwa hal yang salah itu tidak lucu dan harus dibuang. Kehadiran
saya mutlak diperlukan oleh anak saya selama 24 jam karena saya
tidak bisa "aplusan" dengan suami. Suami saya seorang penginjil
yang sibuk sekali selama seminggu penuh.
3. Ibu sebagai pembangun benteng perlindungan.
Zaman kita sekarang ini sudah kotor dengan polusi pendidikan.
Dari TV, majalah, pergaulan, dan tempat umum lain, anak belajar
soal kekerasan, seks, dan prinsip-prinsip hidup yang bertentangan
dengan firman Tuhan. Zaman ini telah membentuk pola pikir
masyarakat yang jauh dari kebenaran. Oleh sebab itu, sejak dini
saya harus menolong anak saya agar memiliki pola pikir yang dapat
melindungi dirinya dari polusi tersebut saat dia besar nanti.
4. Ibu sebagai kebanggaan anak.
Belajar dari pengalaman sendiri, saya tidak mau di masa yang
mendatang anak saya berkata, "Saya menyesal sekali ibu saya
mendidik dengan cara seperti ini." Saya tidak mau anak saya salah
didik. Banyak orang yang menganggap saya terlalu idealis, akan
tetapi bagi saya kalau yang ideal itu dapat dikerjakan, mengapa
tidak? Bukankah sebagai anak Tuhan justru kita harus berusaha
mencapai yang ideal itu di tengah-tengah realita yang ada? Memang
kadang-kadang ada perasaan takut "cupet". Pekerjaan di rumah dan
tugas menjaga anak sering menyita waktu sehingga saya tidak
pernah punya waktu untuk menambah ilmu. Tapi saya cari jalan
keluar dengan cara berdiskusi dengan suami dan teman. Sehingga
saya tetap dapat memperoleh informasi dari buku-buku ataupun
jurnal yang mereka baca.
Mengenai waktu doa dan baca Alkitab yang sering kali tidak bisa
dilakukan seperti dulu lagi, kadang saya harus menerima dengan
sedih dan rasa bersalah. Selain menerima kenyataan ini, saya
juga terus berusaha mencari kesempatan di sela-sela kesibukan
yang ada. (SUS)
Hanya Anda dan Tuhan yang tahu hal terbaik yang dapat Anda berikan
untuk anak Anda. Karena itu, dasarilah segala pergumulan Anda dalam
rasa takut dan bersandar pada Tuhan Yesus. Hanya Tuhan Yesus yang
dapat menunjukkan yang terbaik dan yang unik untuk keluarga Anda.
Hiduplah dalam keberanian iman. "Do the best and He will do the
rest.
Sumber diambil dan diedit dari:
Judul buletin: Eunike
Penulis : tidak dicantumkan
Alamat situs : http://www.geocities.com/~eunike-net/01_10/01_05/antar.html
Artikel di atas juga dapat Anda baca di Situs C3I:
http://www.sabda.org/c3i/artikel/isi/?id=58&mulai=210
========== TELAGA ==========
Ringkasan tanya jawab dengan Pdt. Dr. Paul Gunadi dan Ibu Ester
Tjahja berikut ini menyampaikan prinsip-prinsip Alkitabiah berkenaan
dengan tugas seorang wanita dalam keluarga dan karier mereka.
Silakan menyimak, semoga menjadi berkat!
WANITA DAN KARIER
T : Apakah Alkitab memberikan prinsip-prinsip tentang haruskah
seorang wanita bekerja di luar rumah?
J : Ada. Kita harus MENETAPKAN PRIORITAS TUJUAN HIDUP KITA, ini
berlaku baik bagi perempuan maupun pria. Kita mesti memiliki
sistem prioritas yang jelas dan alkitabiah. Tuhan selalu
menekankan kepada manusia siapakah kita ini di dalam-Nya. Tuhan
tidak menekankan benda, materi, status, maupun jabatan kita.
Yang selalu Tuhan pentingkan adalah diri kita di dalam-Nya.
Firman Tuhan di Efesus 1:4 dan 5 berkata, "Sebab di dalam Dia
Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita
kudus dan tak bercela di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah
menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi
anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya." Jadi,
maksud Tuhan sangat jelas, kita dijadikan supaya kudus tak
bercela, sekali lagi, dengan sebuah kualitas. Ini hal yang
paling penting. Prioritas inilah yang seharusnya menjadi
prioritas kita sehingga kita tidak terjerat di dalam jabatan
maupun status. Ada orang yang mengejar-ngejar jabatan dan status
sehingga mengorbankan hal-hal yang lebih penting, yakni
keluarga dan dirinya sendiri.
------
T : Dalam menetapkan prioritas tujuan hidup itu, faktor apa yang
harus kita pertimbangkan?
J : Kita harus pikirkan keluarga kita, JANGAN SAMPAI MENGORBANKAN
KELUARGA. Misalnya, hanya karena ingin mendapatkan kedudukan
yang lebih baik, merelakan diri pergi ke luar kota, tiga bulan
baru pulang sekali. Akhirnya, keluarganya berantakan atau
bekerja dari pagi sampai malam. Kehidupannya juga lebih sering
berada di luar rumah dan masalah mulai muncul dalam keluarganya.
Kalau memang tidak ada uang dan harus bekerja seperti itu,
silakan, tapi itu berarti dalam satu kurun waktu saja, tidak
selama-lamanya begitu. Setelah keadaan lebih baik, sedapat
mungkin tidak usah melakukan semuanya itu, pentingkan keluarga
di rumah.
------
T : Prinsip selanjutnya?
J : TUHAN TIDAK MENETAPKAN SATU MODEL PERNIKAHAN dan ini penting
sekali. Kadang-kadang kita mempunyai prinsip yang terdengar
rohani, tapi sebetulnya tidak alkitabiah. Ada orang yang berkata
bahwa perempuan seharusnya di rumah, membesarkan anak-anak,
melayani suaminya, titik. Persoalannya, apakah sudah pasti itu
rencana Tuhan untuk masing-masing wanita atau istri. Justru
tidak, Alkitab justru mempunyai beberapa contoh kasus yang
berkebalikan dengan gambaran ini. Misalnya, dalam Amsal 31 yang
diidentikkan sebagai Amsal wanita bijak. Amsal ini
memperlihatkan peran wanita sebagai pekerja, bukan hanya ibu
rumah tangga (Amsal 31:13, 16 dan 24). Dari penjabaran ini dapat
kita simpulkan bahwa selain sebagai ibu rumah tangga yang baik,
ia adalah seorang pengusaha dan jenis usahanya pun beragam,
yaitu menjual bulu domba, rami, anggur, pakaian, ikat pinggang.
Istilah sekarang adalah "she is a business woman", bukan hanya
sebagai ibu rumah tangga. Contoh yang berbeda adalah Lidia,
seorang petobat pertama di Eropa, dari Filipi, Makedonia. Dia
adalah seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira. Hal ini
dicatat di Kisah Para Rasul 16:14. Jadi, tidak ada firman Tuhan
yang mengatakan istri diwajibkan berdiam diri di rumah dan suami
mencari nafkah di luar rumah. Model apakah yang akhirnya kita
terapkan untuk keluarga kita? Jawabannya adalah rancanglah model
yang paling sesuai dengan kondisi keluarga kita sendiri.
Acapkali pilihan antara karier dan keluarga bukan sebuah harga
mati yang harus diputuskan sekali dan selamanya. Pilihan antara
keduanya lebih merupakan sesuatu yang bersifat cair dan mengalir
secara temporer, tergantung situasi dan kebutuhannya. Misalnya,
ada waktunya bagi suami mengalah dan mendahulukan karier
istrinya sebab itulah tindakan yang paling bijak dan paling
sesuai bagi keluarga. Sebaliknya, kadang istrilah yang harus
mengalah mendahulukan kepentingan suami dan anak. Pada dasarnya,
prinsip yang berlaku di sini adalah ambillah keputusan yang
bijak, artinya melihat kembali kepentingan masing-masing anggota
keluarga pada masa itu sehingga kita tidak kaku.
------
T : Bagaimana dengan kekhawatiran suami kalau penghasilannya lebih
rendah dari penghasilan istrinya?
J : Seharusnya tidak menjadi masalah. Sebab kalau istri bisa membawa
diri dengan baik, dia tidak menguasai atau mendikte suaminya.
Uang itu dia simpan di tempat di mana suaminya pun bisa
memegangnya, itu tidak apa-apa. Memang ada suami yang merasa
terancam karena istrinya menghasilkan uang lebih besar daripada
dia. Tapi itu tidak perlu sebab memang kita tidak tahu rencana
Tuhan dan cara Tuhan memberkati kita. Adakalanya Tuhan
memberkati keluarga kita melalui kepala keluarga, tapi
kadang-kadang juga melalui istri. Bersukacitalah dan
bersyukurlah untuk hal itu; asal kita jangan menjadi benalu yang
terus-menerus menyedot uang istri, hidup foya-foya sebab istri
kita sekarang mempunyai banyak uang. Intinya adalah terbukalah,
Tuhan memiliki banyak cara memberkati kita, bisa melalui kita
tapi kadang-kadang melalui istri kita pula.
------
T : Apakah ada prinsip yang lain?
J : Berikutnya adalah PERHATIKAN DAN TERIMALAH KODRAT MASING-MASING.
Ada wanita yang lebih senang berkarier di luar rumah daripada di
dalam rumah. Bagi mereka kehidupan yang aktif dan dinamis bukan
saja menambah gairah hidup, tapi merupakan energi untuk hidup.
Mereka menjadi diri mereka yang terbaik dan menjadi ibu rumah
tangga yang lebih baik pula. Tapi ada sebagian wanita yang
senang berada di dalam rumah dan bagi mereka aktualisasi diri
justru terletak pada peran di dalam rumah. Sebagai istri,
sebagai ibu rumah tangga, mereka bisa mengasuh anak, mengatur
rumah tangga. Itu juga pilihan yang baik kalau itu memang
menjadi tujuan dan makna hidup mereka. Bagi mereka pencapaian
tertinggi adalah melihat suami bahagia, anak-anak bertumbuh
sehat dan kuat. Intinya adalah siapa pun yang memilih keputusan
ini jangan merasa minder karena diam di rumah tidak identik
dengan bodoh atau terbelakang.
------
T : Memang ada beberapa istri yang mungkin kurang yakin atau percaya
diri. Kalau ditanya pekerjaannya apa, dia selalu menjawab ikut
suami. Sebenarnya, dia bisa mengatakan bahwa dia adalah ibu
rumah tangga. Bagaimana dengan kasus seperti ini?
J : Betul sekali. Ibu rumah tangga adalah sebuah pekerjaan karena
di rumah dia harus mengurus anak sampai malam, lebih berat
daripada pekerjaan di luar yang hanya sampai sore saja. Jadi,
ibu rumah tangga pun sebuah pekerjaan sama-sama terhormatnya.
Bayangkan jika suami tidak mempunyai istri, tetapi ada
anak-anak, bukankah dia harus meminta dan membayar orang untuk
mengurus anak-anaknya dan rumah tangganya? Jadi, intinya adalah
kita harus melihat dan menerima kodrat kita, jangan dibandingkan
dengan orang lain. Demikian pula dengan suami, jangan
membandingkan istrinya dengan orang lain, karena setiap orang
berbeda. Dan kita memang harus menerimanya tanpa merasa minder
kalau tidak bisa melakukan yang dapat dilakukan orang lain.
------
T : Apakah masih ada prinsip yang lain lagi?
J : Prinsip terakhir adalah GANTILAH APA YANG TELAH KITA AMBIL DARI
KELUARGA. Maksudnya, salah satu fakta dalam hidup yang tidak
dapat kita tawar adalah kita tak dapat selalu menyenangkan dan
memenangkan semua pihak. Hampir dapat dipastikan setiap
keputusan yang kita ambil akan berdampak positif sekaligus
negatif; menguntungkan satu pihak sekaligus merugikan pihak yang
lain. Demikian pula dengan pilihan mengembangkan karier di luar
rumah, tidak bisa tidak, waktu dan keberadaan kita di dalam
rumah akan terbatasi. Ini berarti kita mengambil sesuatu dari
dalam rumah untuk kepentingan di luar rumah. Jadi, jika ini yang
harus kita lakukan, kita mesti merencanakan dan mempersiapkan
segalanya secepat mungkin. Misalnya, waktu yang kita berikan
untuk keluarga haruslah menjadi waktu yang eksklusif. Maksudnya,
di luar kehadiran orang lain dan tidak diisi dengan urusan luar
rumah. Satu contoh kegagalan dalam menciptakan waktu yang
eksklusif, misalnya kita dapat menyisihkan satu hari dalam
seminggu untuk keluarga, namun setiap kali kita pergi bersama
dengan keluarga, kita pun mengajak kerabat atau teman untuk
bergabung. Atau secara fisik kita bersama keluarga, namun
telinga dan mulut kita untuk orang lain yang menghubungi kita
lewat telepon atau ponsel. Alhasil yang terjadi adalah kendati
bersama keluarga, tapi sesungguhnya kita bersama orang lain.
Jadi, ingatlah waktu yang eksklusif menuntut kita bersikap tegas
terhadap gangguan pihak luar.
------
T : Kadang-kadang sebagai wanita karier justru banyak waktu
dihabiskan dengan orang lain dan waktu dengan suami berkurang,
mungkin kencan dengan suami diperlukan juga dalam keadaan ini?
J : Tepat sekali, waktu kencan yang benar-benar kencan, benar-benar
pergi berdua atau pergi dengan keluarga; tidak menerima telepon
dari orang lain, kecuali dari perusahaan saja. Anak maupun suami
akan sangat berterima kasih karena diutamakan. Ini yang penting,
inilah yang dimaksud dengan prinsip menggantikan. Berikutnya,
tentang menggantikan berkaitan dengan anak, yaitu kepada
siapakah kita menyerahkan tanggung jawab pengawasan anak-anak
sewaktu kita tidak berada di rumah. Ada dua kriteria, yaitu aman
dan nyaman. Siapa pun yang bertanggung jawab menjaga anak,
haruslah menyediakan lingkungan yang aman sekaligus memberikan
perhatian yang memadai pada anak, dan melindunginya dari bahaya.
Jangan menyerahkan tanggung jawab mengurus anak kepada orang
yang tidak memedulikan keamanan dirinya sendiri atau orang lain.
Juga jangan menyerahkan anak kepada orang yang tidak dapat
mengurus dirinya sendiri. Jika ia tidak dapat mengurus dirinya
sendiri, bagaimana mungkin dia sanggup mengurus orang lain?
Maksud dari `nyaman` ialah orang itu harus bisa memberi suasana
nyaman kepada anak lewat kasih sayang dan kesabarannya. Jangan
sampai anak merasa ketakutan atau tertekan ditinggal bersama
seseorang yang tidak sabar dan ketus. Kita mesti peka
mendengarkan suara anak dan mengutamakan mereka di atas rasa
sungkan. Misalnya, kadang-kadang kita sungkan kepada orang tua
sendiri yang bersedia atau memaksa menjaga anak kita.
Perhatikanlah reaksi anak dan dengarkanlah isi hatinya, jangan
sampai masa ditinggal orang tua menjadi masa penderitaan bagi
anak.
------
T : Adakah firman Tuhan untuk menyimpulkan dan melandasinya?
J : Ibrani 13:5, "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah
dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman:
`Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-
kali tidak akan meninggalkan engkau.`" Sekali lagi Tuhan
menetapkan prioritas, bukan uang, bukan status, dan sebagainya;
jangan menjadi hamba semua itu. Tuhan meminta kita untuk
mencukupkan hidup kita dengan apa yang telah Ia berikan sebab
Tuhan akan memelihara kita. Jadi sekali lagi, prioritaskan
keluarga. Hal-hal lainnya itu nomor dua yang akan dicukupi-Nya.
Yang penting kita tidak merugikan keluarga kita.
Sumber:
[[Sajian di atas, kami ambil/edit dari isi kaset TELAGA No. #183B
yang telah diringkas/disajikan dalam bentuk tulisan.
-- Jika Anda ingin mendapatkan transkrip lengkap kaset ini lewat
e-Mail, silakan kirim surat ke: < owner-i-kan-konsel(at)xc.org>
atau: < TELAGA(at)sabda.org > ]]
==>http://www.telaga.org/transkrip.php?wanita_karier_dan_keluarga.htm
========== TANYA JAWAB KONSELING ==========
ISTRI YANG BEKERJA DI LUAR RUMAH
Pertanyaan:
===========
Bagaimana pendapat Bapak tentang tren abad ini di mana banyak istri
atau kaum ibu yang bekerja di luar rumah? Apa dampaknya pada
keluarga?
Jawaban:
========
Ada dua pandangan yang saling bertentangan tentang istri atau ibu
karier ini. Pertama, ibu yang berkarier adalah ibu yang terlalu
lelah untuk mengemban tanggung jawabnya di rumah secara penuh.
Kedua, ibu yang berkarier adalah ibu yang segar sehingga lebih
bertenaga memikul tanggung jawabnya di rumah. The APA Monitor,
November 1995 membahas masalah ini dalam artikel utamanya yang
sebenarnya merupakan laporan hasil pertemuan yang diadakan di
Washington, D.C., 14-16 September 1996. Ulf Lundberg, seorang dosen
psikologi di Universitas Stockholm, mempresentasikan hasil
penelitiannya di dalam pertemuan tersebut. Dr. Lundberg menemukan
bahwa di kalangan pasangan suami-istri yang belum mempunyai anak,
masing-masing bekerja sekitar enam puluh jam per minggu. Namun,
begitu memiliki anak, beban kerja mereka langsung bertambah.
Rata-rata di dalam keluarga dengan tiga anak, seorang wanita harus
mencurahkan sekitar sembilan puluh jam per minggu untuk pekerjaan
dan tugas rumah tangganya. Sedangkan seorang pria yang berada di
dalam situasi yang sama hanya menghabiskan enam puluh jam per
minggu. Akibatnya, begitu tiba di rumah, seorang wanita harus
langsung terjun ke dalam kegiatan rumah tangga serta mengurus
anak-anaknya. Tidak dapat tidak, tekanan yang harus ditanggungnya
menjadi lebih besar daripada tekanan yang dipikul oleh pria.
Maafkan saya apabila komentar saya ini terdengar kolot dan tidak
sensitif. Menurut hemat saya, pada waktu anak-anak masih di bawah
usia dua belas, sebaiknya wanita memberikan mayoritas dari waktunya
untuk mengurus rumah tangga. Tugas membesarkan anak kecil bukanlah
perkara mudah dan menyita banyak waktu. Jadi, sangatlah sukar untuk
memelihara keseimbangan antara karier dan tugas sebagai ibu.
Biasanya kita harus mengorbankan salah satunya dan tidak bisa
memenangkan keduanya. Namun demikian, saya pun menyadari betapa
besar pengaruh bekerja di luar rumah setelah terkurung di dalam
rumah selama berhari-hari. Apalagi bagi kaum wanita yang sudah
menempuh pendidikan yang tinggi, tidaklah mudah bagi mereka untuk
membiasakan diri diam di rumah. Mengurus anak di rumah bisa
mengakibatkan stres tersendiri dan dapat menimbulkan kejenuhan,
sedangkan bekerja di luar berpotensi memberikan tantangan yang
menggairahkan.
Saya tidak mengharuskan wanita untuk diam di rumah sebab saya yakin,
pasti ada pertimbangan-pertimbangan khusus yang saya tidak ketahui.
Saya hanya melihat masalah ini dari sudut kepentingan anak. Saya
kira pengorbanan diri memang dibutuhkan di sini.
Sumber diambil dari:
Judul buletin: Parakaleo, Edisi Januari - Maret 1996
Penulis : Dr. Paul Gunadi
Penerbit : Dept. Konseling STTRI Jakarta, 1996
Sumber elektronik: http://c3i.sabda.org/kategori/keluarga/isi/?id=299&mulai=30
========== INFO ==========
RENCANA PELUNCURAN PUBLIKASI BARU YLSA
Sebagai gebrakan awal tahun 2007, YLSA berencana untuk menerbitkan
satu publikasi mingguan baru, yaitu publikasi yang akan berisi
tentang kesaksian. Tim Redaksi sudah dibentuk dan saat ini sedang
menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk penerbitan publikasi
ini. Harapan kami, melalui publikasi kesaksian ini banyak orang
terinspirasi oleh kasih Tuhan dan menjadi berkat untuk kemuliaan
nama-Nya. Bagi Anda yang tertarik untuk berlangganan publikasi ini
bisa mulai mendaftarkan diri dengan mengirimkan permintaan
berlangganan ke alamat:
< staf-kesaksian(at)sabda.org >
============================== e-KONSEL ==============================
STAF REDAKSI e-Konsel
Ratri, Evie, Raka
PENANGGUNG JAWAB ISI dan TEKNIS
Yayasan Lembaga SABDA
INFRASTRUKTUR dan DISTRIBUTOR
Sistem Network I-KAN
Copyright(c) 2006 oleh YLSA
http://www.sabda.org/ylsa/
http://katalog.sabda.org/
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
======================================================================
Anda punya masalah/perlu konseling? masalah-konsel(at)sabda.org
Informasi/artikel/bahan/sumber konseling/surat/saran/pertanyaan/dll.
dapat dikirimkan ke alamat: owner-i-kan-konsel(at)xc.org
Berlangganan: subscribe-i-kan-konsel(at)xc.org
Berhenti : unsubscribe-i-kan-konsel(at)xc.org
Sistem lyris: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-konsel
ARSIP : http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/
Situs C3I : http://c3i.sabda.org/
======================================================================
© 1999-2002 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi atau non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan SABDA.org ( sabda.org/ ) sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org
OK,
Yang Mencintai kalian sepenuhnya,
love and pray,
Administrator GODOPRODUCTION, CO, LTD
Thursday, December 07, 2006
atasi kesepian bersama DIA
Berikut cara atasi kesepian dari renungan WASIAT GKI beberapa waktu yl: Answer to life's difficult questions-Ch 12 Richard Warren);
MENGATASI KESEPIAN
Ada orang yang mengatasi kesepian dengan menghabiskan waktu dan energi untuk bekerja. Ada yang mencari hiburan-hiburan di luar rumah mereka. Ada yang lari ke alkohol atau obat terlarang. Sedang yang lain berfantasi dengan dirinya sendiri dengan membaca novel atau melihat TV.
Paulus melakukan empat hal untuk melawan kesepian yaitu: memanfaatkan (utilize), meminimalakan(minimize), mengenali (recognize), berbela rasa (emphatie)
Memanfaatkan-->memanfaatkan waktu anda dengan bijak. Lakukan yang terbaik dalam situasi terburukmu. Hadapilah dengan berpikir untuk menciptakan jalan untuk mengambil keuntungan dari waktu peralihan itu.
Meminimalkan-->memperkecila dampak luka karena kesendirian/ kesepian. Jangan membesar-besarkan dan jangan menceritakan berulang ulang sumber kesepian anda. Jangan biarkan kesendirian menimbulkan luka yang berkembang dalam dirimu (2Tim4:16)
Mengenali-->mengatasi kesendirian / kesepian dengan menyadari kehadiran Allah. Paulus berkata,"Tuhan berdiri disampingku dan memberi kekuatan." (ay.17) Yesus berkata:"Aku tak akan meninggalkan kamu seperti anak yatim piatu"(yoh 14:18). Allah berfirman "Aku sekali kali tidak akan meninggalkan kamu, Aku tidak akan pernah meninggalkan kami"(Ibr. 13:5)
Berbela rasa atau memberi empati-->jangan memfokuskan perhatian pada diri sendiri, tetapi berikan juga perhatian kepada orang lain. Ituu yang dilakukan Paulus (2Tim4:17) Paulus telah kesepian diakhir hidupnya, namun tidak akan lupa tujuan hidupnya yaitu menolong orang lain. Kasih adalah penawar atau pencegah kesepian.
Anak Allah sangat memahami rasa kesepian. Ketika Dia ditaman getsemani, semua teman-temannya tertidur lelap. Ketika para laskar datang menyiksa Yesus, semua muridNya melarikan diri. Ketika Dia sedang diadili, Petrus menyangkal-Nya tiga kali. Ketika Dia memikul dosa-dosa dunia ini diatas salib, Dia berteriak "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"(Mat. 15:34).
Yesus sungguh mengerti rasa kesepian. Karena itu, Dia berjkata kepadamu:"" Aku mengerti perasaanmu. Aku peduli padamu, dan ingin menolongmu." Ijinkanlah Dia menolongmu mengalahkan kesepianmu, pada saat Anda datang pada-Nya dalam doa, dan di saat Anda menolong orang yang disekitarmu yang sedang kesepian.
dari: Answer to life's difficult questions-Ch 12 Richard Warren
MENGATASI KESEPIAN
Ada orang yang mengatasi kesepian dengan menghabiskan waktu dan energi untuk bekerja. Ada yang mencari hiburan-hiburan di luar rumah mereka. Ada yang lari ke alkohol atau obat terlarang. Sedang yang lain berfantasi dengan dirinya sendiri dengan membaca novel atau melihat TV.
Paulus melakukan empat hal untuk melawan kesepian yaitu: memanfaatkan (utilize), meminimalakan(minimize), mengenali (recognize), berbela rasa (emphatie)
Memanfaatkan-->memanfaatkan waktu anda dengan bijak. Lakukan yang terbaik dalam situasi terburukmu. Hadapilah dengan berpikir untuk menciptakan jalan untuk mengambil keuntungan dari waktu peralihan itu.
Meminimalkan-->memperkecila dampak luka karena kesendirian/ kesepian. Jangan membesar-besarkan dan jangan menceritakan berulang ulang sumber kesepian anda. Jangan biarkan kesendirian menimbulkan luka yang berkembang dalam dirimu (2Tim4:16)
Mengenali-->mengatasi kesendirian / kesepian dengan menyadari kehadiran Allah. Paulus berkata,"Tuhan berdiri disampingku dan memberi kekuatan." (ay.17) Yesus berkata:"Aku tak akan meninggalkan kamu seperti anak yatim piatu"(yoh 14:18). Allah berfirman "Aku sekali kali tidak akan meninggalkan kamu, Aku tidak akan pernah meninggalkan kami"(Ibr. 13:5)
Berbela rasa atau memberi empati-->jangan memfokuskan perhatian pada diri sendiri, tetapi berikan juga perhatian kepada orang lain. Ituu yang dilakukan Paulus (2Tim4:17) Paulus telah kesepian diakhir hidupnya, namun tidak akan lupa tujuan hidupnya yaitu menolong orang lain. Kasih adalah penawar atau pencegah kesepian.
Anak Allah sangat memahami rasa kesepian. Ketika Dia ditaman getsemani, semua teman-temannya tertidur lelap. Ketika para laskar datang menyiksa Yesus, semua muridNya melarikan diri. Ketika Dia sedang diadili, Petrus menyangkal-Nya tiga kali. Ketika Dia memikul dosa-dosa dunia ini diatas salib, Dia berteriak "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"(Mat. 15:34).
Yesus sungguh mengerti rasa kesepian. Karena itu, Dia berjkata kepadamu:"" Aku mengerti perasaanmu. Aku peduli padamu, dan ingin menolongmu." Ijinkanlah Dia menolongmu mengalahkan kesepianmu, pada saat Anda datang pada-Nya dalam doa, dan di saat Anda menolong orang yang disekitarmu yang sedang kesepian.
dari: Answer to life's difficult questions-Ch 12 Richard Warren
Friday, November 17, 2006
kata alkitab atasi kesepian
...tobecontinued...
aku baca dari buku renungan harian WASIAT (halaman SISIPAN) edisi terakhir tahun 2006 OKT NOP DES 2006
tidak lari dari masalah, tapi hadapai masalah dengan arif dan bijaksana...
salah satunya adalah dengan merasakan ALLAH hadir dalam setiap waktu...
DIA mampu menemani dengan KEHADIRANNYA...
Lasman, dalam pergumulan sedang "belajar"
...tobecontinued...
aku baca dari buku renungan harian WASIAT (halaman SISIPAN) edisi terakhir tahun 2006 OKT NOP DES 2006
tidak lari dari masalah, tapi hadapai masalah dengan arif dan bijaksana...
salah satunya adalah dengan merasakan ALLAH hadir dalam setiap waktu...
DIA mampu menemani dengan KEHADIRANNYA...
Lasman, dalam pergumulan sedang "belajar"
...tobecontinued...
Thursday, November 02, 2006
Rencana Agung NYA
Jumat, 3 November 2006
Yeremia 13:1-14
Judul: Bila keluar dari maksud Allah! Tujuan Allah untuk umat-Nya adalah menjadi milik yang penting dan berguna bagi-Nya, seperti ikat pinggang yang merupakan bagian pakaian yang melekat akrab pada tubuh manusia.
Jati diri Yehuda sebagai umat Allah baru ada artinya kalau Yehuda setia mengikatkan diri kepada Allah sebagaimana secara formal dinyatakan oleh Perjanjian Sinai. Ketika Yehuda menolak setia pada Allah dan memilih berpaling pada allah-allah lain, ia kehilangan jati dirinya dan kehancuranlah yang menantikannya (10-11). Peragaan nubuat yang dilakonkan Yeremia dengan ikat pinggangnya (1-7) dengan jelas menggambarkan situasi Yehuda di luar Tuhan. Mereka bagaikan ikat pinggang lapuk dimakan kelembaban sungai Efrat. Kelapukan itu sendiri merupakan akibat sekaligus hukuman Allah atas Israel, yaitu penjajahan Babilonia yang menyengsarakan Israel.
Hidup di luar Tuhan tidak pernah menghasilkan kebaikan. Ibarat meminum anggur yang memabukkan, demikian orang yang berupaya hidup di luar Tuhan. Umat apalagi mereka yang memiliki posisi sebagai pemimpin akan menanggung akibat fatal bila keluar dari maksud Allah (13). Mereka akan berada dalam kondisi tidak sadar, tidak memiliki kendali diri, dan justru merusak dan merugikan satu sama lainnya dan lebih celaka lagi menghancurkan orang-orang yang seharusnya mereka layani (14).
Melekat erat dengan Tuhan menjadikan hidup bermakna. Dari situlah terpancar kehidupan yang jelas arah dan berwujud kepada berfungsinya umat Tuhan dalam menggenapi rencana Tuhan bagi umat manusia secara lebih luas. Umat Tuhan yang demikian dapat menjadi model hidup kudus berkenan kepada-Nya dan mendorong perubahan nilai hidup dan moralitas masyarakat.
Doaku: Tuhan, berilah Rohmu selalu mendekatkanku pada-Mu. Jangan sampai jabatan, pekerjaan, tenaga, dan kebijaksanaan yang Engkau berikan tersia-sia oleh hidupku.
Yeremia 13:1-14
Judul: Bila keluar dari maksud Allah! Tujuan Allah untuk umat-Nya adalah menjadi milik yang penting dan berguna bagi-Nya, seperti ikat pinggang yang merupakan bagian pakaian yang melekat akrab pada tubuh manusia.
Jati diri Yehuda sebagai umat Allah baru ada artinya kalau Yehuda setia mengikatkan diri kepada Allah sebagaimana secara formal dinyatakan oleh Perjanjian Sinai. Ketika Yehuda menolak setia pada Allah dan memilih berpaling pada allah-allah lain, ia kehilangan jati dirinya dan kehancuranlah yang menantikannya (10-11). Peragaan nubuat yang dilakonkan Yeremia dengan ikat pinggangnya (1-7) dengan jelas menggambarkan situasi Yehuda di luar Tuhan. Mereka bagaikan ikat pinggang lapuk dimakan kelembaban sungai Efrat. Kelapukan itu sendiri merupakan akibat sekaligus hukuman Allah atas Israel, yaitu penjajahan Babilonia yang menyengsarakan Israel.
Hidup di luar Tuhan tidak pernah menghasilkan kebaikan. Ibarat meminum anggur yang memabukkan, demikian orang yang berupaya hidup di luar Tuhan. Umat apalagi mereka yang memiliki posisi sebagai pemimpin akan menanggung akibat fatal bila keluar dari maksud Allah (13). Mereka akan berada dalam kondisi tidak sadar, tidak memiliki kendali diri, dan justru merusak dan merugikan satu sama lainnya dan lebih celaka lagi menghancurkan orang-orang yang seharusnya mereka layani (14).
Melekat erat dengan Tuhan menjadikan hidup bermakna. Dari situlah terpancar kehidupan yang jelas arah dan berwujud kepada berfungsinya umat Tuhan dalam menggenapi rencana Tuhan bagi umat manusia secara lebih luas. Umat Tuhan yang demikian dapat menjadi model hidup kudus berkenan kepada-Nya dan mendorong perubahan nilai hidup dan moralitas masyarakat.
Doaku: Tuhan, berilah Rohmu selalu mendekatkanku pada-Mu. Jangan sampai jabatan, pekerjaan, tenaga, dan kebijaksanaan yang Engkau berikan tersia-sia oleh hidupku.
Thursday, September 21, 2006
[songlirics]Janji Pemimpin Pembimbing Penolong
Janji yang manis kau tak kulupakan
Tak terombang-ambing lagi jiwaku
Walau lembah hidupku penuh awan
Nantikan cerahlah langit diatasku
Kau tidak kan Aku lupakan ...
Aku Pemimpinmu Aku Pembimbingmu
Kau tidak kan Aku lupakan ...
Aku Penolongmu yakinlah teguh
Tak terombang-ambing lagi jiwaku
Walau lembah hidupku penuh awan
Nantikan cerahlah langit diatasku
Kau tidak kan Aku lupakan ...
Aku Pemimpinmu Aku Pembimbingmu
Kau tidak kan Aku lupakan ...
Aku Penolongmu yakinlah teguh
[songlirics]s'bab engkau kan mengembang ke kanan ke kiri siapkalah
refr.:
...
s'bab engkau kan mengembang ke kanan ke kiri
keturunanmu kan memproleh bangsa-bangsa
dan mendiami kota-kota sunyi
siapkahlah dirimu
Tuhan ini kami hambaMu
pakailah sesuai kehendakMu
kami siap jalankan FirmanMu
Nyatakanlah k'muliaanMu 3x
...
...
s'bab engkau kan mengembang ke kanan ke kiri
keturunanmu kan memproleh bangsa-bangsa
dan mendiami kota-kota sunyi
siapkahlah dirimu
Tuhan ini kami hambaMu
pakailah sesuai kehendakMu
kami siap jalankan FirmanMu
Nyatakanlah k'muliaanMu 3x
...
Friday, September 15, 2006
Jangan terlena dengan gedung megah dan fasilitas mewah.
Jangan terlena dengan gedung megah dan fasilitas mewah. Jadikan semua itu untuk mewadahi pembangunan iman warganya. Pusatkan program untuk pembelajaran Alkitab yang kokoh dan segar untuk mengubah hidup anak Tuhan makin hari makin menyerupai Kristus.
Allah dapat memakai gedung yang sederhana dan fasilitas terbatas untuk membangun umat Tuhan yang tangguh iman dan setia melayani.
Atken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/09/15/
Allah dapat memakai gedung yang sederhana dan fasilitas terbatas untuk membangun umat Tuhan yang tangguh iman dan setia melayani.
Atken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/09/15/
Friday, September 01, 2006
[membacaFirTu]Roma 14:16-23
Roma 14 : ... - ...
16 Apa yang baik, yang kamu miliki, janganlah kamu biarkan difitnah.
17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi
soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
18 Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan
pada Allah dan dihormati oleh manusia.
22 Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan Allah.
Berbahagialah dia, yang tidak menghukum dirinya sendiri dalam apa yang dianggapnya baik untuk
dilakukan.
23 Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak
melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.
"godoproduction administrator"
16 Apa yang baik, yang kamu miliki, janganlah kamu biarkan difitnah.
17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi
soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
18 Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan
pada Allah dan dihormati oleh manusia.
22 Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan Allah.
Berbahagialah dia, yang tidak menghukum dirinya sendiri dalam apa yang dianggapnya baik untuk
dilakukan.
23 Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak
melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.
"godoproduction administrator"
Thursday, August 24, 2006
[sate][sikap terhadap karunia]pakai sesuai maksudNYA
Bagaimanakah aku bersikap terhadap karunia yang Tuhan telah berikan kepadaku?
Memakainya sesuai maksud DIA memberikannya bagiku: menjadi rekan skerja NYA yang baik (mengasihi Tuhan dan yang dikasihiNya).
Senang meski karunia yang lain kurang atau tidak ada pada saya miliki.
Karuniaku datangnya dari Tuhan dan Perkembangannya pun karuniaNYA.
taken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/08/25/
Salam, godoproduction adminstrator...
Memakainya sesuai maksud DIA memberikannya bagiku: menjadi rekan skerja NYA yang baik (mengasihi Tuhan dan yang dikasihiNya).
Senang meski karunia yang lain kurang atau tidak ada pada saya miliki.
Karuniaku datangnya dari Tuhan dan Perkembangannya pun karuniaNYA.
taken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/08/25/
Salam, godoproduction adminstrator...
Thursday, August 17, 2006
[18.08.2006]progress pribadi
Per 17 Agustus 2006...E-memasuki bulan keempat kerja di uc ini kami perlukan ngevaluasi pemakaian waktu2 yang ada.
Proses satu dua bulan pertama telah terlewati dengan baik.
Proses tiga bulan kerja telah dilewati...kami perlu berdoa dan evaluasi energi2.
Proses mau ngajar dan ngajar perlu energi khusus...mohon agar dapat mempersiapkan diri dengan baik...perhatian buat N dan komunikasi dengan L. Sejauh mana N telah dipenuhi kebutuhannya, sejauh mana L telah didukung dan mendukung, sejauh mana L telah penuhi kebutuhan2 utama E dan N...kami senang kami dapet berdoa bersama tadi malam dan kami telah dapet ngakses internet dari rumah (sejak 12Agustus2006 jam 10.44 malam alias 22.44wib)...semoga fasilitas itu semakin mempertajam influencenya kami sebagai alumni yg bekerja dalam lingkungan yg DIA berikan...
dan semoga blog yg di http://jcforce.blogspot.com tidak sekedar 'tampil'an sajah...gbu all...
Proses satu dua bulan pertama telah terlewati dengan baik.
Proses tiga bulan kerja telah dilewati...kami perlu berdoa dan evaluasi energi2.
Proses mau ngajar dan ngajar perlu energi khusus...mohon agar dapat mempersiapkan diri dengan baik...perhatian buat N dan komunikasi dengan L. Sejauh mana N telah dipenuhi kebutuhannya, sejauh mana L telah didukung dan mendukung, sejauh mana L telah penuhi kebutuhan2 utama E dan N...kami senang kami dapet berdoa bersama tadi malam dan kami telah dapet ngakses internet dari rumah (sejak 12Agustus2006 jam 10.44 malam alias 22.44wib)...semoga fasilitas itu semakin mempertajam influencenya kami sebagai alumni yg bekerja dalam lingkungan yg DIA berikan...
dan semoga blog yg di http://jcforce.blogspot.com tidak sekedar 'tampil'an sajah...gbu all...
Monday, August 14, 2006
[suatuprosespemahamandiri]Yosua 18:1-10
Allah telah memanggil Yosua memasuki tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan oleh Allah bagi Israel...berikut mungkin ada proses mirip dalam dekati kampus yusee...
...
Yosua 18:1
Maka berkumpullah segenap umat Israel di Silo, lalu mereka menempatkan Kemah Pertemuan di sana, karena negeri itu telah takluk kepada mereka.
-->Rekans telah ada di UNESA Lidah/ Silo/ dekat YuSee......
Yosua 18:2
Pada waktu itu masih tinggal tujuh suku di antara orang Israel, yang belum mendapat bagian milik pusaka.
-->[Mas PCT, UNG]+(dan KelL)
Yosua 18:3
Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: "Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu?
-->Mas K, R seperti Pak Yosua dalam proses ini
Yosua 18:4
Ajukanlah tiga orang dari tiap-tiap suku; maka aku akan menyuruh mereka, supaya mereka bersiap untuk menjelajahi negeri itu, mencatat keadaannya, sekadar milik pusaka masing-masing, kemudian kembali kepadaku.
-->Perintah yg harus ditaati, proses 'pengintaian dilakukan
Yosua 18:5
Sesudah itu mereka akan membaginya di antara mereka menjadi tujuh bagian. Suku Yehuda akan tetap tinggal dalam daerahnya di sebelah selatan dan keturunan Yusuf akan tetap tinggal dalam daerahnya di sebelah utara.
-->Proses penantian dalam doa sambil mempersiapak segala sesuatu yang kiranya diperlukan
Yosua 18:6
Kamu catat keadaan negeri itu dalam tujuh bagian dan kamu bawa ke mari kepadaku; lalu aku akan membuang undi di sini bagi kamu di hadapan TUHAN, Allah kita.
-->Proses pengundian dengan pergumulan dalam doa2... masuk daerah dan proses penyiapan diri dan proses pembangunan 'pondasi Kristus'...
7
8
9
10
godoproduction: lagi in process, pergumulan...menguji dalam doa dan pergumulan masa depan...
...
Yosua 18:1
Maka berkumpullah segenap umat Israel di Silo, lalu mereka menempatkan Kemah Pertemuan di sana, karena negeri itu telah takluk kepada mereka.
-->Rekans telah ada di UNESA Lidah/ Silo/ dekat YuSee......
Yosua 18:2
Pada waktu itu masih tinggal tujuh suku di antara orang Israel, yang belum mendapat bagian milik pusaka.
-->[Mas PCT, UNG]+(dan KelL)
Yosua 18:3
Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: "Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu?
-->Mas K, R seperti Pak Yosua dalam proses ini
Yosua 18:4
Ajukanlah tiga orang dari tiap-tiap suku; maka aku akan menyuruh mereka, supaya mereka bersiap untuk menjelajahi negeri itu, mencatat keadaannya, sekadar milik pusaka masing-masing, kemudian kembali kepadaku.
-->Perintah yg harus ditaati, proses 'pengintaian dilakukan
Yosua 18:5
Sesudah itu mereka akan membaginya di antara mereka menjadi tujuh bagian. Suku Yehuda akan tetap tinggal dalam daerahnya di sebelah selatan dan keturunan Yusuf akan tetap tinggal dalam daerahnya di sebelah utara.
-->Proses penantian dalam doa sambil mempersiapak segala sesuatu yang kiranya diperlukan
Yosua 18:6
Kamu catat keadaan negeri itu dalam tujuh bagian dan kamu bawa ke mari kepadaku; lalu aku akan membuang undi di sini bagi kamu di hadapan TUHAN, Allah kita.
-->Proses pengundian dengan pergumulan dalam doa2... masuk daerah dan proses penyiapan diri dan proses pembangunan 'pondasi Kristus'...
7
8
9
10
godoproduction: lagi in process, pergumulan...menguji dalam doa dan pergumulan masa depan...
[sate]hari ini
Jika Allah berjanji, mungkinkah Ia tidak menggenapinya? Allah bersifat setia, terpercaya, kudus maka tidak mungkin Ia tidak menepati janji-janji-Nya. Tidak menepati janji berarti bertolak-belakang dengan sifat-sifat tersebut. Namun, janji itu diperoleh bukan tanpa perjuangan. Janji Allah tidak akan dialami penggenapannya oleh umat yang malas, tidak taat mengikuti perintah Allah, dan tidak berjuang.
Salam, godoproduction...
teken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/08/14/
Salam, godoproduction...
teken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/08/14/
Sunday, August 13, 2006
[bacaanayatberkesandengannico]mazmur 2:8
Mintalah kepadaKU maka bangsa-bangsa akan kuberikan sebagai milik pusakamu dan Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
Allah meminta agar saya berdoa meminta kepada Allah...bangsa-bangsa, dan ujung bumi...
Semoga saya diberi hati yg bertumbuh dalam hal kepekaan, ketaatan, hati yang memilah2 dengan baik, untuk meminta dan menanti-nantikan Allah...
Salam: godoproduction administrator
Allah meminta agar saya berdoa meminta kepada Allah...bangsa-bangsa, dan ujung bumi...
Semoga saya diberi hati yg bertumbuh dalam hal kepekaan, ketaatan, hati yang memilah2 dengan baik, untuk meminta dan menanti-nantikan Allah...
Salam: godoproduction administrator
[songliric]ku berbahagia...Jesus abadi...
Ku berbahagia...yakin teguh...
Yesus abadi...kepunyaanku...
Aku warisNYA...ku ditebus...
Ciptaan baru...Rohul Kudus...
Aku bernyanyi...bahagia...
Memuji Yesus...selamanya...
Aku bernyanyi...bahagia...
Memuji Yesus...selamanya...
Yesus abadi...kepunyaanku...
Aku warisNYA...ku ditebus...
Ciptaan baru...Rohul Kudus...
Aku bernyanyi...bahagia...
Memuji Yesus...selamanya...
Aku bernyanyi...bahagia...
Memuji Yesus...selamanya...
Thursday, August 03, 2006
[sate]anugerahNYA
TUhan terima kasih untuk AnugerahMU bagi saya.
Tolonglah aku supaya aku bisa menghidupi anugerahMU dan berdisiplin dalam kasih karuniaMU.
Terima kasih untuk kesempatan, waktu, berkat, penghidupan, keberadaanku, dll yang Tuhan berikan dalam rencanaMU.
Tolong supaya aku tidak menyia-nyiakan kebaikanMU kepadaku.
Terima Kasih. Amin
Tolonglah aku supaya aku bisa menghidupi anugerahMU dan berdisiplin dalam kasih karuniaMU.
Terima kasih untuk kesempatan, waktu, berkat, penghidupan, keberadaanku, dll yang Tuhan berikan dalam rencanaMU.
Tolong supaya aku tidak menyia-nyiakan kebaikanMU kepadaku.
Terima Kasih. Amin
Tuesday, August 01, 2006
[sate]suatu doa rasul paulus
Roma 10:1
Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
Keinginan hatiku dan doaku pada Tuhan:
Supaya Evi, Nico, dan mBak Rob diselamatkan oleh Tuhan dari pola hidup yang sia-sia.
Supaya Tuhan mengaruniakan 'hati' yang mengasihi Tuhan lebih dari segalanya, dan mengasihi manusia.
Supaya kami dikaruniakan Tuhan komunikasi yang baik dalam proses penyelamatan (pola) hidup kami dan orang lain dalam oikos kami, yang mana hal itu dimulai dari penyelamatan (kemurnian) 'diri' kami.
Pergumulan yg berat dalam komunikasi dengan psg: soal pola kepemimpinan saya yg cukup lemah di rumah, keluarga besar saya yang kurang 'terperhatikan' keselamatannya.
Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa, Amin.
Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
Keinginan hatiku dan doaku pada Tuhan:
Supaya Evi, Nico, dan mBak Rob diselamatkan oleh Tuhan dari pola hidup yang sia-sia.
Supaya Tuhan mengaruniakan 'hati' yang mengasihi Tuhan lebih dari segalanya, dan mengasihi manusia.
Supaya kami dikaruniakan Tuhan komunikasi yang baik dalam proses penyelamatan (pola) hidup kami dan orang lain dalam oikos kami, yang mana hal itu dimulai dari penyelamatan (kemurnian) 'diri' kami.
Pergumulan yg berat dalam komunikasi dengan psg: soal pola kepemimpinan saya yg cukup lemah di rumah, keluarga besar saya yang kurang 'terperhatikan' keselamatannya.
Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa, Amin.
Sunday, July 30, 2006
[sate][kedaulatanNYA]...Allah Memilih...
dalam hal pemilihan orang2 percaya Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat diri: Allah memilih siapa saja yang mau diselamatkanNYA!.
Sampai disini Tugas Allah menentukan: muncul istilah Orang2 Pilihan Allah...namanya HAK FREOROGATIVE kalau diistilahkan dalam hidup sehari-hari di Indonesia.
Allah dapat melakukan apa saja yang baik dalam pandanganNYA!.
Tugas berikutnya: Orang2 Pilihan tadi bebas menentukan pilihannya, bukan sebagai robot Allah, tetapi sebagai orang2 yang punya kehendak bebas.
Kumpulan orang2 pilihanNYA, harus bekerjasama untuk melakukan pekerjaan2 baik yg telah disediakan Allah sebelumnya...IA mau supaya kita hidup didalamnya...: saling mendukung untuk mencapai Mahkota Maksimal untuk masing2.
diingatkan kembali saat sate hari ini dari: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/31/
salam, lasman
Sampai disini Tugas Allah menentukan: muncul istilah Orang2 Pilihan Allah...namanya HAK FREOROGATIVE kalau diistilahkan dalam hidup sehari-hari di Indonesia.
Allah dapat melakukan apa saja yang baik dalam pandanganNYA!.
Tugas berikutnya: Orang2 Pilihan tadi bebas menentukan pilihannya, bukan sebagai robot Allah, tetapi sebagai orang2 yang punya kehendak bebas.
Kumpulan orang2 pilihanNYA, harus bekerjasama untuk melakukan pekerjaan2 baik yg telah disediakan Allah sebelumnya...IA mau supaya kita hidup didalamnya...: saling mendukung untuk mencapai Mahkota Maksimal untuk masing2.
diingatkan kembali saat sate hari ini dari: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/31/
salam, lasman
Thursday, July 27, 2006
[renungan]Allah berkata...Suatu Tawaran Allah...
Engkau tidak perlu menjadi orang pandai utk menyenangkanKu; cukuplah dengan kauingin mengasihiKu. Berbicaralah kepadaKu seperti kepada seseorang yang sangat kau sukai.
Adakah orang-orang yang ingin engkau doakan.. Sebutkan nama-nama mereka kepadaKu, dan mintalah dariKu sebanyak yang engkau mau. Aku ini murah hati dan mengetahui semua kebutuhan mereka, tetapi Aku ingin engkau menunjukkan kasihmu kepada mereka dan kepadaKu dengan mempercayai Aku untuk melakukan apa yang Kutahu yang terbaik.
Katakan padaKu tentang si miskin, si sakit dan orang-orang berdosa, dan jika engkau kehilangan persahabatan atau kasih sayang dengan siapapun, katakan juga kepadaKu.
Adakah sesuatu yang kau inginkan untuk jiwamu? Jika engkau mau, engkau dapat menuliskan semua kebutuhanmu dalam sebuah daftar yang panjang, lalu kemarilah dan bacakan kepadaKu.
Katakan saja padaKu tentang kesombonganmu, sifatmu yang mudah tersinggung, keakuanmu, kejahatanmu dan kemalasanmu. Jangan malu; ada banyak orang Kudus di surga yang telah melakukan kesalahan-kesalahan yang sama; mereka berdoa kepadaKu dan, sedikit demi sedikit, kesalahan-kesalahan mereka itu diperbaiki.
Jangan terburu-buru memintaKu untuk memberkati tubuh dan pikiran; kesehatan, daya pikir, keberhasilan. Aku dapat memberikan segalanya dan Aku akan selalu memberikan segala yang dibutuhkan untuk membuat jiwa-jiwa lebih kudus.
Apa yang kau inginkan hari ini ? Katakanlah padaKu, sebab Aku menanti-nantikan untuk melakukan kebaikan bagimu. Apakah rencana-rencanamu? Ceritakanlah padaKu. Adakah seseorang yang ingin kau senangkan hatinya? Apa yang kau inginkan terjadi untuk mereka?
Dan tidakkah engkau ingin melakukan sesuatu untukKu? Tidakkah engkau ingin melakukan sedikit kebaikan untuk jiwa teman-temanmu yang mungkin telah melupakanKu? Katakanlah kepadaKu tentang kegagalan-kegagalanmu, dan Aku akan menunjukkan kepadamu penyebabnya. Apakah kekhawatiranmu? Siapakah yang telah menyakitimu? Katakanlah kepadaKu, dan sertakan juga bahwa engkau akan memaafkan dan melupakan, dan Aku akan memberkatimu.
Apakah engkau takut akan sesuatu? Apakah engkau menyimpan ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan dan menyiksa? Percayakan dirimu kepadaKu. Aku ada disini. Aku melihat segala sesuatu. Aku tidak akan meninggalkanmu.
Tidak adakah sukacita yang dapat engkau ceritakan kepadaKu? Mengapa engkau tidak berbagi kebahagiaanmu denganKu? Katakanlah kepadaKu apa yang telah terjadi sejak kemarin yang membuatmu merasa senang dan tenang. Apapun itu, betapapun besarnya, betapapun kecilnya, aku telah menyiapkannya. Tunjukkanlah kepadaKu penghargaanmu dan berterima kasihlah kepadaKu.
Apakah engkau menetapkan hati untuk tidak jatuh dalam percobaan? Apakah engkau sudah menetapkan keputusanmu tentang buku-buku dan pergaulan yang buruk? Semua hal itu merusak kedamaian jiwamu. Akankah engkau bersikap baik kepada orang yang telah menyakitimu itu?
Sekarang, teruslah berjalan. Teruslah bekerja. Teruslah berusaha dan jadilah orang yang lebih tenang, lebih rendah hati, lebih taat, lebih murah hati; dan kembalilah segera dan bawalah padaKu hati yang lebih berserah. Besok Aku menyediakan bagimu lebih banyak berkat.
"Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai perdamaian bagi dosa-dosa kita". 1 Yohanes 4:10.
taken from: anki togoseak (asatyawati@yahoo.com) ke milist pd_stikom, Tuesday, July 25, 2006 6:28 AM
Adakah orang-orang yang ingin engkau doakan.. Sebutkan nama-nama mereka kepadaKu, dan mintalah dariKu sebanyak yang engkau mau. Aku ini murah hati dan mengetahui semua kebutuhan mereka, tetapi Aku ingin engkau menunjukkan kasihmu kepada mereka dan kepadaKu dengan mempercayai Aku untuk melakukan apa yang Kutahu yang terbaik.
Katakan padaKu tentang si miskin, si sakit dan orang-orang berdosa, dan jika engkau kehilangan persahabatan atau kasih sayang dengan siapapun, katakan juga kepadaKu.
Adakah sesuatu yang kau inginkan untuk jiwamu? Jika engkau mau, engkau dapat menuliskan semua kebutuhanmu dalam sebuah daftar yang panjang, lalu kemarilah dan bacakan kepadaKu.
Katakan saja padaKu tentang kesombonganmu, sifatmu yang mudah tersinggung, keakuanmu, kejahatanmu dan kemalasanmu. Jangan malu; ada banyak orang Kudus di surga yang telah melakukan kesalahan-kesalahan yang sama; mereka berdoa kepadaKu dan, sedikit demi sedikit, kesalahan-kesalahan mereka itu diperbaiki.
Jangan terburu-buru memintaKu untuk memberkati tubuh dan pikiran; kesehatan, daya pikir, keberhasilan. Aku dapat memberikan segalanya dan Aku akan selalu memberikan segala yang dibutuhkan untuk membuat jiwa-jiwa lebih kudus.
Apa yang kau inginkan hari ini ? Katakanlah padaKu, sebab Aku menanti-nantikan untuk melakukan kebaikan bagimu. Apakah rencana-rencanamu? Ceritakanlah padaKu. Adakah seseorang yang ingin kau senangkan hatinya? Apa yang kau inginkan terjadi untuk mereka?
Dan tidakkah engkau ingin melakukan sesuatu untukKu? Tidakkah engkau ingin melakukan sedikit kebaikan untuk jiwa teman-temanmu yang mungkin telah melupakanKu? Katakanlah kepadaKu tentang kegagalan-kegagalanmu, dan Aku akan menunjukkan kepadamu penyebabnya. Apakah kekhawatiranmu? Siapakah yang telah menyakitimu? Katakanlah kepadaKu, dan sertakan juga bahwa engkau akan memaafkan dan melupakan, dan Aku akan memberkatimu.
Apakah engkau takut akan sesuatu? Apakah engkau menyimpan ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan dan menyiksa? Percayakan dirimu kepadaKu. Aku ada disini. Aku melihat segala sesuatu. Aku tidak akan meninggalkanmu.
Tidak adakah sukacita yang dapat engkau ceritakan kepadaKu? Mengapa engkau tidak berbagi kebahagiaanmu denganKu? Katakanlah kepadaKu apa yang telah terjadi sejak kemarin yang membuatmu merasa senang dan tenang. Apapun itu, betapapun besarnya, betapapun kecilnya, aku telah menyiapkannya. Tunjukkanlah kepadaKu penghargaanmu dan berterima kasihlah kepadaKu.
Apakah engkau menetapkan hati untuk tidak jatuh dalam percobaan? Apakah engkau sudah menetapkan keputusanmu tentang buku-buku dan pergaulan yang buruk? Semua hal itu merusak kedamaian jiwamu. Akankah engkau bersikap baik kepada orang yang telah menyakitimu itu?
Sekarang, teruslah berjalan. Teruslah bekerja. Teruslah berusaha dan jadilah orang yang lebih tenang, lebih rendah hati, lebih taat, lebih murah hati; dan kembalilah segera dan bawalah padaKu hati yang lebih berserah. Besok Aku menyediakan bagimu lebih banyak berkat.
"Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai perdamaian bagi dosa-dosa kita". 1 Yohanes 4:10.
taken from: anki togoseak (asatyawati@yahoo.com) ke milist pd_stikom, Tuesday, July 25, 2006 6:28 AM
Wednesday, July 26, 2006
[sate][status&kondisi]"Anda dinyatakan tidak bersalah, Anda Bebas!"
"Anda dinyatakan tidak bersalah, Anda bebas!"
Apa arti perkataan itu bagi Anda bila Anda sebelumnya didakwa dan diancam hukuman mati?
Perkataan seperti itulah yang tampaknya ditujukan kepada orang percaya (Roma 8:1). Bebas dari hukuman memang sangat berarti, tetapi tidak terlalu berguna apabila orang yang bersangkutan tidak mengalami perubahan lain.
Allah tidak hanya membenarkan orang-orang yang percaya kepada- Nya. Ia juga melepaskan orang beriman dari perbudakan dosa membelit dan menghasilkan maut (Roma 6:23). Kuasa dosa yang memperbudak manusia telah dipatahkan dan pemerintahan Allah dalam hidup orang percaya telah dimulai.
...
taken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/26/
Belajar Mengingat: Saya dan Anda harus menomorsatukan kehendak Allah dalam setiap pilihan yang kita ambil. Ini tidak akan selalu mudah. Kuncinya: Bergantung pada Roh Kudus agar kita hidup menurut Roh bukan menurut daging.
Apa arti perkataan itu bagi Anda bila Anda sebelumnya didakwa dan diancam hukuman mati?
Perkataan seperti itulah yang tampaknya ditujukan kepada orang percaya (Roma 8:1). Bebas dari hukuman memang sangat berarti, tetapi tidak terlalu berguna apabila orang yang bersangkutan tidak mengalami perubahan lain.
Allah tidak hanya membenarkan orang-orang yang percaya kepada- Nya. Ia juga melepaskan orang beriman dari perbudakan dosa membelit dan menghasilkan maut (Roma 6:23). Kuasa dosa yang memperbudak manusia telah dipatahkan dan pemerintahan Allah dalam hidup orang percaya telah dimulai.
...
taken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/26/
Belajar Mengingat: Saya dan Anda harus menomorsatukan kehendak Allah dalam setiap pilihan yang kita ambil. Ini tidak akan selalu mudah. Kuncinya: Bergantung pada Roh Kudus agar kita hidup menurut Roh bukan menurut daging.
[songliric]...mengucap syukur sebab kasih setiaMu padaku...
...
reff.:
tiada hari tanpa mengucap syukur,
karena pertolonganMu kepadaKu,
tiada hari tanpa mengucap syukur,
sebab kasih setiaMu padaku...
[di perjalanan Rabu (26.07.2006), sekitar jam 16.40 an]
reff.:
tiada hari tanpa mengucap syukur,
karena pertolonganMu kepadaKu,
tiada hari tanpa mengucap syukur,
sebab kasih setiaMu padaku...
[di perjalanan Rabu (26.07.2006), sekitar jam 16.40 an]
Tuesday, July 18, 2006
...Suatu Kedaulatan Allah...
Tuhan berdaulat memakai siapa pun dan dalam skala cakupan sebesar apa pun untuk menjadi alat-Nya menggenapkan rencana keselamatan-Nya. Anda ketua majelis, pemimpin kelompok PA, guru sekolah Minggu atau berbagai kepemimpinan dalam bidang apa pun? Kunci kesuksesan pelayanan Anda terletak pada ketundukan Anda pada Sang Pemimpin Agung, dan ketaatan pada firman-Nya menjaga kekudusan hidup.
Mulailah sejak dini memperteguh kewaspadaan untuk tidak membiarkan sikap bersandar pada diri sendiri dan kesombongan menggerogoti kualitas iman dan pelayanan Anda.
saduran dari: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/19/
Bahan: Yosua 5:13-15
Salam, Lasman
Mulailah sejak dini memperteguh kewaspadaan untuk tidak membiarkan sikap bersandar pada diri sendiri dan kesombongan menggerogoti kualitas iman dan pelayanan Anda.
saduran dari: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/19/
Bahan: Yosua 5:13-15
Salam, Lasman
Thursday, July 13, 2006
...soal suatu janji Nya...
bahan: Yosua 1:1-18
...
Situasi dan kesulitan apa pun tidak boleh membuat gereja putus asa karena rencana Allah bagi dan melalui gereja tidak pernah bisa digagalkan! Allah bisa membangkitkan orang-orang berkaliber pemimpin, asal seperti Yosua mereka mau bersandar penuh kepada Allah, taat persis firman-Nya, dan dengan proaktif mengerjakan bagian kepemimpinan yang dipercayakan Allah bagi mereka.
[Lasman]Gereja = orang2 percaya Kristus.
kesan yg dalam soal suatu janji Firman Nya:
hati teguh,
hati kuat,
...jangan kecut dan tawar hati...
[cari dan hidupi 'pimpinanNya']
Yosua 1:9
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.
Allah memberi [suatu klik] kebebasan bagi saya untuk pergi kemana saja bagi kegenapan rencana terbaikNya untuk saya dan kami!.
Didukung oleh hasil komunikasi saya dengan isteri selama ini.
Didukung oleh Kel. Mas Rasp juga Kel. Dbst (Mb.L).
T4k.e.r juga demikian...[jangan takabur!]
[lasman, http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/14/]
...
Situasi dan kesulitan apa pun tidak boleh membuat gereja putus asa karena rencana Allah bagi dan melalui gereja tidak pernah bisa digagalkan! Allah bisa membangkitkan orang-orang berkaliber pemimpin, asal seperti Yosua mereka mau bersandar penuh kepada Allah, taat persis firman-Nya, dan dengan proaktif mengerjakan bagian kepemimpinan yang dipercayakan Allah bagi mereka.
[Lasman]Gereja = orang2 percaya Kristus.
kesan yg dalam soal suatu janji Firman Nya:
hati teguh,
hati kuat,
...jangan kecut dan tawar hati...
[cari dan hidupi 'pimpinanNya']
Yosua 1:9
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.
Allah memberi [suatu klik] kebebasan bagi saya untuk pergi kemana saja bagi kegenapan rencana terbaikNya untuk saya dan kami!.
Didukung oleh hasil komunikasi saya dengan isteri selama ini.
Didukung oleh Kel. Mas Rasp juga Kel. Dbst (Mb.L).
T4k.e.r juga demikian...[jangan takabur!]
[lasman, http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/14/]
Wednesday, July 12, 2006
...[binakomunikasikeluargaanak]...
Wednesday, 12 July 2006 01:19 [kompas]
--------------------------------------------------------------------------------
Berkomunikasi Dengan Anak
Oleh: Misni Irawati
Guru TK Swadaya Banjarmasin
Hasil penelitian selama ini, penyebab utama anak melakukan mogok bicara atau bertingkah bandel dikarenakan kesalahan orangtua dalam berkomunikasi.
Diam di sini ,jangan ke mana-mana! Ingat ya, mama tidak mau kalau mama selesai kamu sudah gak ada! Atau kata apa lagi yang biasa diucapkan orangtua dalam memberikan perintah dan larangan kepada anaknya tanpa memberikan kesempatan untuk bicara atau menyanggah. Begitulah kita dengan egoisnya selalu melakukan itu. Tidak jarang kata perintah kita ucapkan pada anak tanpa sadar, bahkan beribu kali kita mengucapkannya pada setiap kegiatan.
Tahukah, perintah harus ini, harus itu, tetap di situ atau apalah, dapat mempengaruhi hubungan antara orangtua dan anak? Terlebih dalam menjalin komunikasi antara orangtua dan anak usia dini. Pernahkan kita mengalami anak usia tiga tahun melakukan mogok bicara pada orangtuanya? Atau anak seusia itu memaki ibunya dengan bahasa orang dewasa? Tahukah apa penyebabnya.
Hasil penelitian selama ini, penyebab utama anak melakukan mogok bicara atau bertingkah bandel dikarenakan kesalahan orangtua dalam berkomunikasi. Orangtua terus-terusan memberikan perintah dan larangan dengan gaya yang khas membuat anak muak menghadapinya.
Dalam teori pendidikan modern dikenal 12 gaya popular yang harus dihindari orangtua dan guru, dalam menjalin komunikasi terhadap anak dan remaja. Larangan ini berlanjut sampai anak menjadi dewasa, baik dalam waktu pembelajaran di sekolah maupun di rumah.
Kebanyakan orangtua karena adanya rasa memiliki sepenuhnya terhadap diri anak, membuat lupa dalam bersikap dan berbicara bahwa mereka melakukan kesalahan dan menyakiti perasaan anak. Sikap dan gaya bicara dimaksud yaitu: memerintah; menyalahkan atau memvonis; meremehkan; membandingkan; mencap atau memberikan label; mengancam; memberi nasihat; membohongi; menghibur; mengeritik; menyindir; menganalisis.
Kedua belas gaya itu merupakan penghalang utama dalam menjalin komunikasi positif antara orangtua dengan anak. Padahal dapat dipastikan, cara berkomonikasi begitu yang selama ini diberikan orangtua lebih-lebih pendidik --walau tidak semua pendidik melakukannya. Coba perhatikan, sekarang banyak terjadi kasus anak kecil melakukan hal di luar kebiasaannya; bunuh diri misalnya. Mengapa hal itu bisa terjadi? Salah satu faktor penyebabnya adalah kesalahan gaya berkomunikasi tersebut.
Gaya memerintah adalah sikap yang menjadi pilihan pertama dilakukan orangtua atau guru. Tujuannya agar masalah cepat selesai dengan harapan anak menjadi patuh, karena tidak boleh membantah dan tidak ada pilihan. Kata yang digunakan adalah ‘cepat kerjakan’, ‘jangan’, ‘tidak’ dan ‘harus’. Padahal kata jangan, tidak dan harus itu sangat bertentangan dengan jiwa anak yang selalu ingin tahu dan tak ingin dilarang. Akibatnya anak hanya patuh dan tunduk di depan orangtua atau guru, sebaliknya bila jauh mereka menjadi brutal.
Sikap menyalahkan atau memvonis merupakan kebiasaan jelek kedua yang seharusnya tidak boleh dilakukan orangtua dan guru. Memang tujuan orangtua menyalahkan adalah memberitahu kesalahan anak. Tetapi dengan cara menyalahkan atau memvonis anak terlebih di depan temannya, membuat harga diri anak hancur. Anak tidak pernah benar, tidak pernah baik. Terlebih bila dibarengi dengan kata-kata yang membuat anak semakin tidak berharga, karena anak merasa tidak pernah melakukan hal yang benar. Akibatnya anak menjadi rendah diri dan pendendam.
Sikap meremehkan terhadap anak merupakan hal ketiga yang tidak boleh dilakukan orangtua atau guru. Dengan meremehkan sama artinya menyatakan orangtua yang lebih tahu, bisa dan hebat. Hal ini membuat anak merasa tidak berharga atau tidak mampu. Apalagi biasanya kalimat yang terucap dari orangtua adalah cemoohan. Seperti ‘alah’, payah, dan kata yang bersifat meremehkan kemampuan anak. Akibatnya anak menjadi enggan melakukan hal baru, mencoba sesuatu dan menjadi pasif serta acuh tak acuh.
Kebiasaan membandingkan antara anak yang satu dengan lainnya adalah hal keempat yang patut dihindari. Walaupun sebenarnya tujuan orangtua atau guru membandingkan antara anak yang satu dan lainnya adalah memotivasi anak untuk menjadi lebih baik. Namun pesan yang ditangkap, justru anak merasa orangtuanya pilih kasih.
Kebiasaan orangtua atau guru mencap atau memberi label pada anak adalah hal yang sama sekali tidak boleh dilakukan, karena sangat fatal akibatnya bagi anak. Tujuan orangtua atau guru mencap adalah memberitahukan kekurangan anak untuk diubah. Tetapi pesan yang ditangkap anak adalah mematikan segala kreativitasnya.
Biasanya orangtua memberikan label dengan sebutan yang sangat menyakitkan hati anak seperti si lamban, si dungu dan banyak lagi sebutan yang membuat anak merasa muak karenanya. Pada akhirnya mereka menjadi pembrontak, seakan-akan mereka berkata bunuh saja saya.
Mengancam anak harus dihindari orangtua dan guru dalam berkomunikasi atau bertindak. Tujuan memberikan ancaman agar anak menjadi penurut dan patuh. Tetapi kesan yang didapat anak adalah kecemasan dan rasa takut yang sangat dalam. Selain itu, dengan ancaman mematikan jiwa kreativitas anak. Karena dalam setiap gerak dan aktivitasnya, anak selalu dihantui dengan kata: "Awas kalau ...!" Hasil yang didapat, bukannya anak menjadi patuh tetapi malah menjadi pesimis dan pasif.
Memberikan nasihat pada anak perlu dihindari. Memang, tujuan menasihati adalah memberi tahu baik dan buruk tentang sesuatu pada anak. Tetapi pesan yang diterima anak adalah orangtua sok tahu, bawel dan ceriwis. Terlebih dalam menyampaikan nasihat dengan kalimat panjang lebar, membuat anak semakin dongkol. Di depan kita anak akan manggut-manggut, tetapi dalam hati mereka --satu kata yang diucapkan orangtua-- menjawab sepuluh kata.
Berbohong adalah hal selanjutnya yang harus dihindari dan tidak boleh dilakukan. Jangan pernah sekali-kali berbohong dalam berkomunikasi dengan anak, karena hal itu akan menjadi kebiasaan anak juga untuk berbohong. Walaupun tujuan orangtua berbohong adalah mempermudah masalah. Orangtua tidak mau ambil pusing untuk menjelaskan sesuatu hal yang sebenarnya. Tetapi pesan yang diterima anak adalah ketidakpercaayaan. Kebiasaan berbohong terlebih pada anak kecil, membuat anak tidak memiliki sifat jujur. Selain itu, anak nantinya menjadi pembohong besar.
Kebiasaan menghibur anak juga harus dihindari. Karena, anak tidak mendapat kesempatan merasakan bagaimana rasa sedih, jengkel dan hal lain yang mengembangkan jiwa emosional anak. Memang tujuan orangtua atau guru menghibur adalah membuat anak tegar. Namun jika itu dilakukan terus-menerus, anak menjadi ketergantungan dan terlalu cengeng bahkan mentalnya menjadi lembek. Kesan yang ditangkap anak, ada tempat untuk bergantung.
Kebiasaan memberikan kritik kepada anak sebaiknya dihindari dalam menjaga kelancaran komunikasi antara orangtua dan anak. Orangtua memberikan kritik untuk memperbaiki suatu kekeliruan, tetapi kesan anak menganggap dirinya selalu salah. Apabila hal itu terjadi, maka sampai dewasa anak selalu dihantui rasa takut karena salah.
Sindiran terhadap anak untuk memotivasi anak agar berbuat lebih baik, juga merupakan hal buruk yang harus dihindari. Anak merasa sangat direndahkan dan sakit hati, apabila mereka salah kemudian orangtua memberikan sindiran terhadap dirinya.
Hal terakhir yang harus dihindari orangtua dan guru adalah menganalisis anak. Orangtua memberikan analisis dengan tujuan mencari penyebab mengapa anak melakukan suatu kesalahan. Tetapi anak menerimanya berbeda, mereka beranggapan orangtua mereka sok pintar.
Jadi, dalam hal ini orangtua yang sekaligus guru bagi anak usia dini hendaknya jangan hanya memberikan bentuk komunikasi yang sebenarnya membuat kerugian bagi anak baik di masa pertumbuhan maupun akan datang. Tetapi juga hendaknya memberikan cara dan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dengan mereka. Karena anak usia dini merupakan aset berharga bagi bangsa, hendaknya benar- benar diperhatikan dan diutamakan terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan keselamatannya
taken from: http://www.indomedia.com/bpost/072006/12/opini/opini1.htm diakses 13 July 2006 jam 11.01 an ...
--------------------------------------------------------------------------------
Berkomunikasi Dengan Anak
Oleh: Misni Irawati
Guru TK Swadaya Banjarmasin
Hasil penelitian selama ini, penyebab utama anak melakukan mogok bicara atau bertingkah bandel dikarenakan kesalahan orangtua dalam berkomunikasi.
Diam di sini ,jangan ke mana-mana! Ingat ya, mama tidak mau kalau mama selesai kamu sudah gak ada! Atau kata apa lagi yang biasa diucapkan orangtua dalam memberikan perintah dan larangan kepada anaknya tanpa memberikan kesempatan untuk bicara atau menyanggah. Begitulah kita dengan egoisnya selalu melakukan itu. Tidak jarang kata perintah kita ucapkan pada anak tanpa sadar, bahkan beribu kali kita mengucapkannya pada setiap kegiatan.
Tahukah, perintah harus ini, harus itu, tetap di situ atau apalah, dapat mempengaruhi hubungan antara orangtua dan anak? Terlebih dalam menjalin komunikasi antara orangtua dan anak usia dini. Pernahkan kita mengalami anak usia tiga tahun melakukan mogok bicara pada orangtuanya? Atau anak seusia itu memaki ibunya dengan bahasa orang dewasa? Tahukah apa penyebabnya.
Hasil penelitian selama ini, penyebab utama anak melakukan mogok bicara atau bertingkah bandel dikarenakan kesalahan orangtua dalam berkomunikasi. Orangtua terus-terusan memberikan perintah dan larangan dengan gaya yang khas membuat anak muak menghadapinya.
Dalam teori pendidikan modern dikenal 12 gaya popular yang harus dihindari orangtua dan guru, dalam menjalin komunikasi terhadap anak dan remaja. Larangan ini berlanjut sampai anak menjadi dewasa, baik dalam waktu pembelajaran di sekolah maupun di rumah.
Kebanyakan orangtua karena adanya rasa memiliki sepenuhnya terhadap diri anak, membuat lupa dalam bersikap dan berbicara bahwa mereka melakukan kesalahan dan menyakiti perasaan anak. Sikap dan gaya bicara dimaksud yaitu: memerintah; menyalahkan atau memvonis; meremehkan; membandingkan; mencap atau memberikan label; mengancam; memberi nasihat; membohongi; menghibur; mengeritik; menyindir; menganalisis.
Kedua belas gaya itu merupakan penghalang utama dalam menjalin komunikasi positif antara orangtua dengan anak. Padahal dapat dipastikan, cara berkomonikasi begitu yang selama ini diberikan orangtua lebih-lebih pendidik --walau tidak semua pendidik melakukannya. Coba perhatikan, sekarang banyak terjadi kasus anak kecil melakukan hal di luar kebiasaannya; bunuh diri misalnya. Mengapa hal itu bisa terjadi? Salah satu faktor penyebabnya adalah kesalahan gaya berkomunikasi tersebut.
Gaya memerintah adalah sikap yang menjadi pilihan pertama dilakukan orangtua atau guru. Tujuannya agar masalah cepat selesai dengan harapan anak menjadi patuh, karena tidak boleh membantah dan tidak ada pilihan. Kata yang digunakan adalah ‘cepat kerjakan’, ‘jangan’, ‘tidak’ dan ‘harus’. Padahal kata jangan, tidak dan harus itu sangat bertentangan dengan jiwa anak yang selalu ingin tahu dan tak ingin dilarang. Akibatnya anak hanya patuh dan tunduk di depan orangtua atau guru, sebaliknya bila jauh mereka menjadi brutal.
Sikap menyalahkan atau memvonis merupakan kebiasaan jelek kedua yang seharusnya tidak boleh dilakukan orangtua dan guru. Memang tujuan orangtua menyalahkan adalah memberitahu kesalahan anak. Tetapi dengan cara menyalahkan atau memvonis anak terlebih di depan temannya, membuat harga diri anak hancur. Anak tidak pernah benar, tidak pernah baik. Terlebih bila dibarengi dengan kata-kata yang membuat anak semakin tidak berharga, karena anak merasa tidak pernah melakukan hal yang benar. Akibatnya anak menjadi rendah diri dan pendendam.
Sikap meremehkan terhadap anak merupakan hal ketiga yang tidak boleh dilakukan orangtua atau guru. Dengan meremehkan sama artinya menyatakan orangtua yang lebih tahu, bisa dan hebat. Hal ini membuat anak merasa tidak berharga atau tidak mampu. Apalagi biasanya kalimat yang terucap dari orangtua adalah cemoohan. Seperti ‘alah’, payah, dan kata yang bersifat meremehkan kemampuan anak. Akibatnya anak menjadi enggan melakukan hal baru, mencoba sesuatu dan menjadi pasif serta acuh tak acuh.
Kebiasaan membandingkan antara anak yang satu dengan lainnya adalah hal keempat yang patut dihindari. Walaupun sebenarnya tujuan orangtua atau guru membandingkan antara anak yang satu dan lainnya adalah memotivasi anak untuk menjadi lebih baik. Namun pesan yang ditangkap, justru anak merasa orangtuanya pilih kasih.
Kebiasaan orangtua atau guru mencap atau memberi label pada anak adalah hal yang sama sekali tidak boleh dilakukan, karena sangat fatal akibatnya bagi anak. Tujuan orangtua atau guru mencap adalah memberitahukan kekurangan anak untuk diubah. Tetapi pesan yang ditangkap anak adalah mematikan segala kreativitasnya.
Biasanya orangtua memberikan label dengan sebutan yang sangat menyakitkan hati anak seperti si lamban, si dungu dan banyak lagi sebutan yang membuat anak merasa muak karenanya. Pada akhirnya mereka menjadi pembrontak, seakan-akan mereka berkata bunuh saja saya.
Mengancam anak harus dihindari orangtua dan guru dalam berkomunikasi atau bertindak. Tujuan memberikan ancaman agar anak menjadi penurut dan patuh. Tetapi kesan yang didapat anak adalah kecemasan dan rasa takut yang sangat dalam. Selain itu, dengan ancaman mematikan jiwa kreativitas anak. Karena dalam setiap gerak dan aktivitasnya, anak selalu dihantui dengan kata: "Awas kalau ...!" Hasil yang didapat, bukannya anak menjadi patuh tetapi malah menjadi pesimis dan pasif.
Memberikan nasihat pada anak perlu dihindari. Memang, tujuan menasihati adalah memberi tahu baik dan buruk tentang sesuatu pada anak. Tetapi pesan yang diterima anak adalah orangtua sok tahu, bawel dan ceriwis. Terlebih dalam menyampaikan nasihat dengan kalimat panjang lebar, membuat anak semakin dongkol. Di depan kita anak akan manggut-manggut, tetapi dalam hati mereka --satu kata yang diucapkan orangtua-- menjawab sepuluh kata.
Berbohong adalah hal selanjutnya yang harus dihindari dan tidak boleh dilakukan. Jangan pernah sekali-kali berbohong dalam berkomunikasi dengan anak, karena hal itu akan menjadi kebiasaan anak juga untuk berbohong. Walaupun tujuan orangtua berbohong adalah mempermudah masalah. Orangtua tidak mau ambil pusing untuk menjelaskan sesuatu hal yang sebenarnya. Tetapi pesan yang diterima anak adalah ketidakpercaayaan. Kebiasaan berbohong terlebih pada anak kecil, membuat anak tidak memiliki sifat jujur. Selain itu, anak nantinya menjadi pembohong besar.
Kebiasaan menghibur anak juga harus dihindari. Karena, anak tidak mendapat kesempatan merasakan bagaimana rasa sedih, jengkel dan hal lain yang mengembangkan jiwa emosional anak. Memang tujuan orangtua atau guru menghibur adalah membuat anak tegar. Namun jika itu dilakukan terus-menerus, anak menjadi ketergantungan dan terlalu cengeng bahkan mentalnya menjadi lembek. Kesan yang ditangkap anak, ada tempat untuk bergantung.
Kebiasaan memberikan kritik kepada anak sebaiknya dihindari dalam menjaga kelancaran komunikasi antara orangtua dan anak. Orangtua memberikan kritik untuk memperbaiki suatu kekeliruan, tetapi kesan anak menganggap dirinya selalu salah. Apabila hal itu terjadi, maka sampai dewasa anak selalu dihantui rasa takut karena salah.
Sindiran terhadap anak untuk memotivasi anak agar berbuat lebih baik, juga merupakan hal buruk yang harus dihindari. Anak merasa sangat direndahkan dan sakit hati, apabila mereka salah kemudian orangtua memberikan sindiran terhadap dirinya.
Hal terakhir yang harus dihindari orangtua dan guru adalah menganalisis anak. Orangtua memberikan analisis dengan tujuan mencari penyebab mengapa anak melakukan suatu kesalahan. Tetapi anak menerimanya berbeda, mereka beranggapan orangtua mereka sok pintar.
Jadi, dalam hal ini orangtua yang sekaligus guru bagi anak usia dini hendaknya jangan hanya memberikan bentuk komunikasi yang sebenarnya membuat kerugian bagi anak baik di masa pertumbuhan maupun akan datang. Tetapi juga hendaknya memberikan cara dan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dengan mereka. Karena anak usia dini merupakan aset berharga bagi bangsa, hendaknya benar- benar diperhatikan dan diutamakan terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan keselamatannya
taken from: http://www.indomedia.com/bpost/072006/12/opini/opini1.htm diakses 13 July 2006 jam 11.01 an ...
berjalan dengan pimpinan...pilihan hidup...
Mazmur 119:162 berkat bagi saya pagi ini.
"Aku gembira atas janji-Mu, seperti orang yang mendapat banyak jarahan"
Belajar untuk berjalan dengan 'pimpinan' janji Firman Tuhan...
"Aku gembira atas janji-Mu, seperti orang yang mendapat banyak jarahan"
Belajar untuk berjalan dengan 'pimpinan' janji Firman Tuhan...
firman hari ini...
Mazmur 119:133
Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku.
Sebuah doa kepada Allah agar ssaya teguh dalam melangkahkan kaki, dalam memimpin keluarga saya, mengayunkan langkah bersama mereka dalam menggapai rencana terbaik Allah bagi kami. Jangan pola2 yg kurang/ enggak baik yang berkuasa atas keluarga (komunikasi) kami.
Rencana terbaik Allah bagi saya saat-saat ini:
#1. Memegang teguh janji Firman NYA!
Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku.
Sebuah doa kepada Allah agar ssaya teguh dalam melangkahkan kaki, dalam memimpin keluarga saya, mengayunkan langkah bersama mereka dalam menggapai rencana terbaik Allah bagi kami. Jangan pola2 yg kurang/ enggak baik yang berkuasa atas keluarga (komunikasi) kami.
Rencana terbaik Allah bagi saya saat-saat ini:
#1. Memegang teguh janji Firman NYA!
Tuesday, July 11, 2006
soal pria dan wanita
> ----- Original Message -----
> From: "ICW - Indonesian Christian Webwatch"
> To: "Indonesian Christian WebWatch"
> Sent: Monday, June 19, 2006 4:48 PM
> Subject: ICW -- Edisi 1071 -- Pria dan Wanita
>
>
>> DIKIRIM KEPADA: lasman@stikom.edu
>>
>> Volume : 8/2006 Edisi 1071
>> ____________________________________________________
>>
>> |ICW - Indonesian Christian Webwatch|
>> ____________________________________________________
>>
>> Topik : Pria dan Wanita
>> __________________________________________________________
>> o) SALAM KASIH
>>
>> Allah menciptakan manusia, pria dan wanita, dengan ciri-ciri dan
>> kepribadian yang khas dan unik. Perbedaan itu tentu akan saling
>> melengkapi. Namum di sisi lain, tak ayal sering memunculkan konflik.
>> Hal itu terjadi bukan karena mereka berbeda, tapi karena satu sama
>> lain kurang saling mengerti dan saling menerima. Konflik antargender
>> ini bisa terjadi dalam hubungan dengan rekan, teman atau bahkan
>> antara suami dan istri dalam rumah tangga. Firman Tuhan mengajarkan,
>> "hiduplah bijaksana dengan isterimu" (1 Ptr. 3:7). Untuk menjadi
>> bijaksana berarti seorang pria bisa dan harus mempelajari pribadi
>> seorang wanita, demikian juga sebaliknya.
>>
>> Nah, sehubungan dengan topik yang tak kunjung bosan dibicarakan ini,
>> ICW 1071 menyajikan situs-situs yang berfokus pada pria dan wanita,
>> baik situs dari dalam maupun luar negeri. Khusus untuk situs
>> Indonesia, sampai saat ini situs yang khusus dibangun dengan tujuan
>> untuk mengulas tuntas masalah wanita, atau juga tentang pria memang
>> masih sangat sulit ditemukan. Namun jangan putus asa, walaupun tidak
>> banyak, Redaksi telah mengupayakan beberapa sajian review situs yang
>> menampilkan tulisan atau artikel tentang wanita. Simak juga artikel
>> "Tujuan Allah Untuk Pria dan Wanita" dalam Kolom Ulasan kali ini.
>> Tak ketinggalan Kolom Intermezzo yang berisi info dari Vaksin.com
>> juga perlu perhatian Anda. Selamat menyimak!
>>
>> Redaksi ICW,
>> Ari
>> __________________________________________________________
>> o) MENU SAJI
>>
>> SALAM KASIH
>> MENU SAJI
>> JELAJAH SITUS : C3I, TELAGA, GIA Jemaat Pringgading,
>> Pembinaan Pria Sejati
>> JELAJAH SITUS MANCA : Christian Woman Today, Family Org,
>> International Men's Network, Intown,
>> Ministry to Men, SpiritLed Woman
>> GET THE FRESH : Abba Love
>> LACAK MILIS
>> - MILIS DISKUSI : Tulang-rusuk
>> ULASAN : Tujuan Allah Untuk Pria dan Wanita
>> INTERMEZZO
>> - DUNIA INTERNET : IP Address Penyebar Virus
>> TOPIK BERIKUTNYA : 1072 (Anak)
>> 1073 (Kepemimpinan)
>>
>> __________________________________________________________
>> o) JELAJAH SITUS
>>
>> - C3I
>> ---
>> Tulisan ataupun artikel tentang pria dan wanita bisa Anda temukan
>> cukup banyak di hampir semua menu yang terdapat dalam kolom tema
>> situs ini. Beberapa contoh artikel yang menarik tentang pria dan
>> wanita antara lain "Puji-Pujian untuk Istri yang Cakap", "Memahami
>> Pria", "Apa yang Diinginkan Laki-Laki dan Wanita", "Nasihat untuk
>> Wanita", dan masih banyak lagi. Manfaatkan perangkat pencarian untuk
>> memudahkan Anda dalam mencari artikel. Situs yang datanya diunggah
>> (update) setiap bulan ini juga menyediakan beberapa buku online
>> tentang dasar-dasar kekristenan dan pelayanan. Untuk lebih jelas,
>> silakan kunjungi situsnya di:
>> ==> htpp://www.sabda.org/c3i/
>>
>> - TELAGA
>> ------
>> Situs TELAGA (Tegur Sapa Gembala Keluarga) menyajikan banyak artikel
>> berupa ringkasan dan transkrip yang cukup berbobot dengan bahasan
>> tentang berbagai masalah termasuk konsultasi para konseli. Bagi Anda
>> yang telah berumah tangga, menu Suami-Istri menyajikan beberapa
>> artikel khusus pria dan wanita seperti "Menjadi Sahabat Buat Suami",
>> "Menjadi Sahabat Buat Istri", "Pria dan Romans", dan beberapa
>> artikel lainnya. Bagi Anda, pria dan wanita yang masih lajang,
>> silakan menuju ke menu Remaja/Pemuda. Selain dapat dibaca online,
>> situs TELAGA juga menyediakan file audio yang bisa Anda unduh
>> (download). Tiga jenis file audio yang disediakan untuk Anda pilih,
>> yaitu *.rm, *.ra dan *.mp3.
>> ==> http://www.telaga.org/audio.php?remaja_pemuda.htm
>> ==> http://www.telaga.org/audio.php?suami_istri.htm
>>
>> - GIA Jemaat Pringgading
>> ----------------------
>> Situs Gereja Isa Almasih Jemaat Pringgading Semarang ini menampilkan
>> beberapa artikel menarik tentang wanita di halaman artikel kategori
>> keluarga. Simak artikel tentang "Kisah Anne" yang menyentuh jiwa
>> kasih sayang Anda. Kisah ini diambil dari buku "Gifts From The Heart
>> for Women", karangan Karen Kingsbury. Tiga artikel lain yaitu
>> "Mencintai Dia Karena Dia", "Dating atau Kencan", dan "Pernikahan"
>> ditulis oleh Pdt. Mary Hartanti, D.Min. yang ketiganya diambil dari
>> Voice of Victory. Dari berita webmaster yang ditampilkan di halaman
>> muka, situs ini baru saja di-upgrade dengan tampilan dan format yang
>> baru. Selain artikel-artikel tersebut, berita-berita terbaru yang
>> berhubungan dengan kekristenan disajikan di halaman utama situs ini.
>> Dapatkan artikel selengkapnya di:
>> ==> http://www.giapringgading.org/
>>
>> - Pembinaan Pria Sejati
>> ---------------------
>> Situs priasejati.or.id ini merupakan situs yang dibangun untuk
>> menampung informasi dari Gerakan Pria Sejati Jakarta Barat yang
>> masih merupakan bagian dari jaringan Christian Men's Network
>> Indonesia. Informasi mengenai kegiatan dan administrasi Gerakan Pria
>> Sejati sendiri dapat diakses lewat menu Pria Sejati Jakarta Barat
>> yang terdiri dari beberapa sub menu spesifik lagi di dalamnya. Di
>> kolom Lain-Lain kita bisa mendapatkan berita yang dibuat dalam
>> bentuk blog, forum diskusi, dan intranet. Bagi Anda yang masih
>> penasaran dengan apa itu Christian Men's Network, yang logonya
>> terpasang di bagian atas situs ini, klik saja menu CMN
>> International. Di situ kita akan mendapatkan link ke dua situs yang
>> berafiliasi dengan mereka, yaitu CMN International dan Edwin Louis
>> Cole, sang pendiri jaringan ini. Silakan berkunjung ke:
>> ==> http://www.priasejati.or.id
>>
>> __________________________________________________________
>> o) JELAJAH SITUS MANCA
>>
>> - Christian Women Today
>> ---------------------
>> Sebagai sebuah sumber bahan, situs Christian Women Today terbilang
>> memiliki isi yang cukup lengkap dengan navigasi yang membantu. Di
>> menu bagian kiri, misalnya, Anda bisa melihat bahan-bahan seputar
>> wanita yang telah dikategorikan sedemikian rupa seperti Advice,
>> Beauty, Closet Issues, Fashion, Parenting, Recipes, Working Women,
>> Money, Online Studies, Spiritual Growth, dan masih banyak lagi. Tak
>> hanya berhenti di situ, setelah memilih salah satu kategori menu
>> tersebut, Anda akan menemukan sub-sub menu yang dapat dipilih sesuai
>> dengan kebutuhan Anda. Kalau itu pun dirasa merepotkan, ketikkan
>> saja bahan yang Anda cari dalam kolom search. Ingin mendapatkan
>> bahan-bahan tentang wanita secara teratur? Subscribe (berlangganan)
>> saja newsletter yang mereka terbitkan untuk mendapatkan artikel atau
>> tips-tips dari mereka. Situs ini juga menyediakan forum diskusi
>> online yang cukup ramai. Inilah situs yang akan membantu para wanita
>> untuk maju dengan tetap berpegang pada prinsip Alkitabiah. Kunjungi
>> segera di:
>> ==> http://www.christianwomentoday.com
>>
>> - Family Org
>> ----------
>> Situs Family.org menyediakan bagian khusus untuk masalah wanita dan
>> pria dalam berumah tangga. Anda bisa menemukannya di menu Husbands &
>> Wives yang terletak di bagian tengah halaman utama. Satu contoh
>> artikel yang menarik di halaman ini, yaitu "What I Didn't Know About
>> Men" yang ditulis oleh Shaunti Feldhahn, yang cocok dibaca para
>> wanita yang ingin dapat lebih memahami suami ataupun para pria.
>> Simak juga Hot Topics untuk memperoleh artikel menarik lain yang
>> merupakan bagian dari menu Husbands & Wives. Dari namanya, situs ini
>> memang ditujukan untuk keluarga, tetapi juga sangat cocok untuk
>> Anda, pria dan wanita yang akan menuju kehidupan rumah tangga. Lebih
>> lengkapnya, silakan arahkan browser Anda ke:
>> ==> http://www.family.org/married/comm/a0037172.cfm
>>
>> - International Men's Network
>> ---------------------------
>> Situs ini merupakan situs sebuah organisasi misi bagi para pria di
>> seluruh dunia. Organisasi ini bertujuan untuk memberi inspirasi
>> kepada kaum pria untuk membangun suatu standar kehidupan alkitabiah
>> dan menjalankan fungsinya sebagai pemimpin, suami, ayah, dan teman.
>> IMN didedikasikan untuk memberikan pengajaran Alkitab melalui CD,
>> DVD, firman Tuhan, dan bahkan melalui situasi kehidupan sehari-hari.
>> Situs ini menyediakan fasilitas komunitas yang terdiri dari
>> kesaksian, forum, maupun komunitas IMN, sehingga Anda bisa
>> berpartisipasi di dalamnya. Anda juga bisa mengunduh (download)
>> bahan-bahan kepimpinan Kristen. Selain itu Anda dapat membaca blog
>> yang cukup menarik dengan topik-topik aktual seputar kekristenan.
>> ==> http://www.imnonline.org/
>>
>> - Intown
>> ------
>> Keberadaan Intown Community Church ini ditujukan untuk pembaharuan
>> keberadaan kerajaan Allah secara khusus di sekitar Atlanta dan
>> secara umum di seluruh dunia. Untuk itu, mereka melakukannya dengan
>> berupaya memperlengkapi kerohanian setiap anggotanya dengan sumber-
>> sumber historis iman Kristen dan dengan melakukan kerja sama dengan
>> para pemimpin, gereja, dan pelayan-pelayan Tuhan yang memiliki visi
>> yang sama. Salah satu hal yang disediakan dalam situs ini adalah
>> sebuah halaman tentang pelayanan kaum pria. Di sini orang yang
>> menghadapi masalah ketidakkudusan dalam pikiran dan tingkah laku
>> dapat berkonsultasi. Bagi Anda yang ingin mencari saudara yang bisa
>> menguatkan Anda untuk hidup dalam kekudusan seks melalui hubungan
>> yang berpusat pada Kristus, silakan mengunjungi situs ini.
>> ==> http://www.intown.org/
>>
>> - Ministry to Men
>> ---------------
>> Ministry to Men, Connecting Men to Ministry adalah motto yang
>> sedikit banyak menunjukkan apa yang menjadi visi dan misi organisasi
>> ini. Ministry to Men adalah sebuah organisasi pelayanan yang
>> berlokasi di St. Charles County Amerika Serikat yang beranggotakan
>> para pengusaha dan kaum profesional pria yang mengasihi Kristus.
>> Situs resmi dari organisasi ini sendiri memuat sejumlah informasi,
>> antara lain agenda-agenda kegiatan organisasi baik yang sedang dan
>> akan dilangsungkan, paparan visi misi dan strategi yang digunakan
>> dalam pelayanan mereka. Untuk yang ingin mengenal lebih dekat
>> anggota dan pemimpin organisasi ini, Anda juga dapat melihatnya di
>> kolom Meet the Director & Board Members. Kegiatan organisasi berupa
>> pendalaman Alkitab juga dapat dilihat pada kolom St. Charles County
>> Bible Studies. Lalu sebagai selingan simak pula halaman Special
>> Items, Quotes, and Jokes yang menyediakan ilustrasi rohani yang
>> ringan, namun menarik.
>> ==> http://www.ministrytomen.net
>>
>> - SpiritLed Woman
>> ---------------
>> Tujuan utama situs SpiritLed Woman adalah untuk memanggil kaum
>> wanita kepada persekutuan yang lebih intim dengan Tuhan, agar Ia
>> dapat menguatkan mereka untuk menggenapi tujuan-Nya lewat kehidupan
>> mereka. Di situs ini Anda juga bisa mendapatkan pelajaran Alkitab
>> secara online, paduan bacaan Alkiab harian, dan artikel-artikel
>> tentang kehidupan kristen. Tersedia juga bahan-bahan khusus tentang
>> bagaimana menghadapi anak perempuan Anda, bagaimana menggunakan
>> kekuasaan Anda, serta topik yang membahas Anugerah Allah.
>> Sebagaimana dijelaskan di bagian Editorial Guidelines, artikel yang
>> disediakan oleh situs ini merupakan satu bentuk pengajaran untuk
>> kerohanian dan kehidupan praktis bagi wanita Kristen, artikel-
>> artikel tersebut meliputi topik rohani seperti doa, topik praktis
>> seperti pernikahan, maupun kesaksian yang merupakan pengalaman
>> pribadi penulis.
>> ==> http://www.spiritledwoman.com/
>>
>> __________________________________________________________
>> o) GET THE FRESH
>>
>> Abba Love
>> ---------
>> http://www.abbalove.org/
>>
>> Situs Abba Love menghadirkan informasi pelayanan Abba Ministry.
>> Pada halaman utama situs ini Anda bisa menjumpai beberapa artikel
>> dan kesaksian. Polling bisa Anda ikuti untuk membantu pihak
>> webmaster mengembangkan situs yang tergolong masih baru ini. Menu
>> yang disajikan antara lain Ministry Tracks, The Essence of Church
>> Life, History dan About Us. Desain situs ini cukup menarik. Waktu
>> pemuatan (loading) halaman pun cukup cepat. Hanya dalam hal isi,
>> situs ini masih kurang padat. Silakan berkunjung dan ikuti
>> perkembangan terbaru situs resmi Abba Ministry ini.
>>
>> __________________________________________________________
>> Redaksi: Karena dunia internet adalah dunia dinamis yang terus-
>> menerus berubah, informasi review situs-situs di ICW
>> adalah akurat sesuai dengan yang kami lihat pada saat
>> kami menuliskan reviewnya.
>> __________________________________________________________
>> o) LACAK MILIS
>>
>> - MILIS DISKUSI
>>
>> Tulang-rusuk
>> ------------
>> Milis tulang rusuk dibentuk sebagai media informasi dan komunikasi
>> antarpasutri (pasangan suami istri). Dalam perkembangannya milis ini
>> juga diikuti para lajang untuk bertanya masalah mencari jodoh dan
>> masalah hubungan dalam menuju ke jenjang serius yaitu menikah.
>> Publikasi milis Hitman System juga diposting di sini, yaitu
>> publikasi dari tim Hitman System seputar bagaimana menjalin hubungan
>> dengan lawan jenis, dari pendekatan sampai masalah pacaran. Selain
>> itu hasil analisis dari pertanyaan yang diajukan anggota Hitman
>> System juga ditampilkan untuk menambah wawasan anggota yang lainnya.
>> Silakan bergabung dengan milis yang jumlah anggotanya cukup
>> signifikan dengan jumlah postingan setiap bulan yang cukup banyak
>> ini.
>> ==> < tulang-rusuk-subscribe(at)yahoogroups.com > [Bergabung]
>> ==> < tulang-rusuk(at)yahoogroups.com > [Berkirim Pesan]
>> ==> http://groups.yahoo.com/group/tulang-rusuk/ [Arsip]
>>
>> __________________________________________________________
>> o) ULASAN
>>
>>
>> TUJUAN ALLAH UNTUK PRIA DAN WANITA
>> ==================================
>>
>> Marilah kita kembali pada kitab Kejadian dan melihat penciptaan
>> seorang wanita. "Maka Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya,
>> menurut gambar Allah diciptakan dia laki-laki dan perempuan".
>>
>> "Dan Tuhan Allah berfirman, tidak baik kalau manusia itu seorang
>> diri saja; Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan
>> dia" (Kej. 1:27; 2:18).
>>
>> "Dan Allah memberkati mereka dan Allah berfirman kepada mereka,
>> beranakcuculah dan bertambah banyak dan penuhilah bumi dan
>> taklukanlah itu; dan berkuasalah ...." (Kej. 1:28).
>>
>> 1. Bersama-sama Memerintah
>>
>> Ayat-ayat ini jelas menyatakan maksud Allah yang semula untuk
>> manusia laki-laki dan perempuan, yaitu sebagai pemerintah (bersama-
>> sama memerintah) di atas karya yang diperbaharui itu. Artinya, ada
>> kedudukan dan kekuasaan yang setara atau sepadan. Itulah maksud
>> Allah. Mereka harus memerintah bersama-sama.
>>
>> Kesejawatan yang unik ini dikuatkan dalam Perjanjian Baru. "Tetapi
>> Aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap
>> laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan
>> Kepala dari Kristus ialah Allah" (1 Kor. 11:3).
>>
>> Bagian ini, "... Kepala dari setiap laki-laki adalah Kristus",
>> mengajar kita bahwa persekutuan yang ada di antara Kristus Sang
>> Putera dan manusia (Adam) sesungguhnya sama dengan persekutuan yang
>> dimaksud Allah antara pria (Adam) dan wanita (Hawa).
>>
>> "... dan kepala dari perempuan (Hawa) ialah laki-laki (Adam) ...."
>>
>> Ayat ini juga menguatkan bahwa peranan dan persekutuan yang ada di
>> antara Allah Bapa dengan Kristus, Putera-Nya, adalah contoh yang
>> dipakai di dalam Alkitab untuk menggambarkan apa yang dimaksud Allah
>> dengan hubungan antara laki-laki dan perempuan itu. Sama seperti
>> "Kepala dari Kristus adalah Allah" - begitu pula "kepala dari wanita
>> adalah laki-laki".
>>
>> Apabila kita ingin mengerti peran pria dan wanita secara alkitabiah,
>> kita harus menyelidiki hubungan antara Allah dengan Kristus,
>> Putera-Nya.
>>
>> 2. Partisipasi yang Penuh
>>
>> "Maka jawab Yesus kepada mereka kata-Nya: 'Aku berkata kepadamu,
>> sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya
>> sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa
>> yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak'" (Yoh. 5:19).
>>
>> Sama seperti Anak yang bergantung pada Bapa-Nya sebagai persetujuan
>> dan otoritas dalam bertindak, seorang wanita bertindak dengan
>> persetujuan seorang pria. Putera, yaitu Yesus melakukan segala
>> sesuatu dengan cara yang sama seperti Ia melihat apa yang dilakukan
>> Bapa-Nya. Begitu pula Allah menginginkan seorang wanita dengan
>> partisipasi yang penuh melakukan apa yang dilakukan seorang pria.
>>
>> "Sebab Bapa mengasihi Anak, dan Dia menunjukkan kepada-Nya segala
>> sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan
>> kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi daripada
>> pekerjaan-pekerjaan itu sehingga kamu menjadi heran" (Yoh. 5:20).
>>
>> "Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan
>> menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barang siapa yang
>> dikehendaki-Nya" (Yoh. 5:21, NIV ).
>>
>> 3. Tanggung Jawab untuk Menghakimi
>>
>> "Bapa ... telah menyerahkan penghakiman seluruhnya kepada Anak"
>> (Yoh. 5:22). Kata menghakimi di dalam Bahasa Ibrani adalah "krino",
>> yang berarti 'memutuskan (secara hukum), untuk menghukum, membalas,
>> menghakimi dan bertindak sebagai pembela (ahli hukum).'
>>
>> Hal ini menggambarkan keinginan Allah untuk wanita sebagai rekan
>> dalam memerintah bersama pria.
>>
>> Gereja adalah mempelai Kristus. Paulus mengatakan, "Sebab aku
>> cemburu kepada kamu dengan cemburu Ilahi. Karena aku telah
>> mempertunangkan kamu dengan satu laki-laki untuk membawa kamu
>> sebagai perawan suci kepada Kristus" (2 Kor. 11:2). Mempelai
>> (gereja) berhubungan dengan suami (Kristus) sebagaimana Putra Allah
>> dengan Bapa-Nya.
>>
>> "karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Sebab itu laki-laki akan
>> meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya,
>> sehingga keduanya itu menjadi satu. Rahasia ini besar, tetapi yang
>> Aku maksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat" (Ef. 5: 30-32).
>>
>> Sebagai mempelai dari Kristus, tiap anggota gereja dipanggil untuk
>> "menghakimi malaikat-malaikat dan manusia" dan "perkara-perkara
>> biasa dalam hidup kita sehari-hari" (1 Kor. 6:3). Peranan kewanitaan
>> ini diberikan pada mempelai Kristus. Gereja menjadi sesuatu yang
>> konsisten dengan keinginan mula-mula dari Allah bagi wanita agar ia
>> memerintah dan menggunakan dominasinya bersama-sama dengan Adam.
>> Seorang wanita juga diberi kekuasaan (dominasi) itu di dalam
>> menjalankan keharmonisan kasih dalam penundukan diri pada seorang
>> pria.
>>
>> 4. Penundukan dan Ketaatan
>>
>> Tetapi Adam dan Hawa berdosa sehingga Allah berkata kepada Hawa,
>> "..., namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa
>> atasmu" (Kej. 3:16). Itulah sebabnya wanita-wanita diberi tahu untuk
>> tunduk pada suami-suami mereka. Dan perintah itu tetap demikian
>> hingga pada Perjanjian Baru ketika Rasul Paulus memberitahukannya
>> pada isteri-isteri orang Kristen, "... tunduklah pada suamimu
>> sendiri, seperti kepada Tuhan" (Ef. 5:22).
>>
>> Tetapi walaupun seorang wanita harus menundukkan diri pada suaminya,
>> itu tidak berarti ia lebih rendah dari suaminya. Arti penundukkan
>> adalah bahwa ia harus dengan rela dipimpin oleh suaminya.
>> Sesungguhnya, Rasul Paulus mengajarkan bahwa penundukkan diri
>> berlaku terhadap kedua belah pihak (baik suami maupun istri) "dan
>> rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan
>> Kristus" (Ef. 5:21).
>>
>> Di suratnya yang lain, dengan jelas Paulus mengatakan bahwa tidak
>> ada perbedaan status di dalam Kristus antara seorang pria dan
>> seorang wanita. "Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang
>> Yunani, tidak ada hamba atau orang yang merdeka, tidak ada laki-laki
>> atau perempuan, karena kamu semua adalah satu dalam Kristus Yesus"
>> (Gal. 3:28).
>>
>> Ini berarti kita harus mengerti peranan yang digariskan oleh Alkitab
>> bagi seorang wanita. Peranan itu sangat indah dan mulia.
>>
>> Sumber diedit dari:
>> Judul buku : Petunjuk Latihan Para Pemimpin (Tongkat Gembala)
>> Penulis : Drs. T.L. Osborn, Daisy Osborn, dan Ralph Mahoney
>> Penerbit : World MAP, Burbank, California 1993
>> Dipublikasikan secara elektronik di:
>> http://www.sabda.org/lead/?title=wanita_dalam_pelayanan
>>
>> __________________________________________________________
>> o) INTERMEZZO
>>
>> - Dunia Internet
>>
>> IP Address Penyebar Virus
>> -------------------------
>>
>> Sebuah tulisan menarik disebarluaskan oleh Vaksin.com tanggal 24 Mei
>> 2006 lalu. Disebutkan, terdapat sejumlah IP Address lokal yang rajin
>> menyebarluaskan virus melalui e-mail. Karena itu, merupakan tanggung
>> jawab kita bersama untuk mengatasinya.
>>
>> Untuk mengetahui siapa pengirim sebuah virus yang terkirim lewat
>> e-mail, cara terbaik bukanlah dengan melihat alamat e-mail si
>> pengirim. Sebab seringkali terjadi, si virus "meminjam" alamat
>> e-mail orang lain untuk menyebarluaskan virus tersebut. Suatu saat
>> nanti, Anda mungkin kaget karena menerima e-mail bervirus dari
>> alamat e-mail Anda sendiri. Padahal Anda sama sekali tak pernah
>> mengirim e-mail tersebut. (Penulis beberapa kali menerima e-mail
>> caci maki dari netter yang menerima e-mail bervirus atas nama alamat
>> e-mail penulis. Mungkin si pencaci maki sedang emosi dan belum tahu
>> bahwa virus bisa melakukan apa saja, termasuk "melakukan fitnah"
>> dengan cara meminjam alamat e-mail orang yang tak bersalah).
>>
>> Alfons Tanujaya dari Vaksin.com mengatakan, cara terbaik untuk
>> mengetahui siapa yang mengirimkan e-mail bervirus tersebut adalah
>> dengan membaca header e-mail. Seperti kita ketahui, siapa saja
>> dapat mengirim surat lewat pos dengan menggunakan "alamat pengirim
>> palsu". Tapi satu hal yang tak dapat disembunyikan adalah "cap pos"
>> yang mengindikasikan dari kantor pos mana surat tersebut dikirim.
>>
>> Nah, e-mail pun demikian. Setiap orang dapat mengirim e-mail dengan
>> menggunakan alamat palsu. Namun, yang tidak dapat dipalsukan adalah
>> IP (Internet Protocol) dari server pengirim e-mail. Berdasarkan IP
>> dan waktu pengiriman e-mail inilah identitas komputer yang
>> mengirimkan virus dapat ditentukan.
>>
>> Setelah IP-nya ketahuan, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi
>> siapa pemilik blok IP tersebut. Salah satu penyedia layanan untuk
>> tujuan ini adalah www.apjii.or.id/tools. Anda tinggal memasukkan
>> alamat IP pengirim virus ke dalam tools, dan dalam waktu singkat
>> Anda akan mendapatkan informasi yang memadai.
>>
>> Memang pada umumnya ISP melindungi data pribadi pelanggan sehingga
>> kita tidak dapat mengetahui data detail si pengguna IP address
>> tersebut. Namun, data yang kita miliki dapat dijadikan alat bukti
>> yang cukup ampuh untuk melakukan pelaporan ke ISP. Alamat e-mail
>> yang biasa digunakan oleh ISP untuk menerima pengaduan SPAM atau
>> virus adalah admin(at)nama_ isp atau abuse(at)nama_isp. Untuk CBN,
>> Anda dapat mengirim e-mail ke abuse(at)cbn.net.id.
>>
>> Menurut Vaksin.com, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan jika
>> menerima e-mail bervirus.
>>
>> 1. Jangan marah atau langsung reply karena Anda akan malu sendiri.
>> E-mail sender (pengirim) virus umumnya dipalsukan oleh virus.
>>
>> 2. Lihat header e-mail dan tentukan IP pengirim virus. (Kalau Anda
>> menggunakan Outlook, klik-kanan pada e-mail, pilih [Options], dan
>> lihat data di "Internet Headers". Kalau datanya banyak, kopikan
>> ke Notepad dan lihat pelan-pelan sambil makan siang.
>>
>> 3. Identifikasi pemilik IP. Umumnya Anda dapat temukan informasi ini
>> di X-originating IP. Tetapi dalam beberapa kasus, informasi ini
>> kurang akurat dan kami sarankan Anda untuk menganalisa Header
>> e-mail lengkap. Kalau membutuhkan bantuan, minta bantuan Admin
>> ISP Anda.
>>
>> 4. Gunakan tools identifikasi IP yang banyak tersedia di internet.
>> Salah satunya adalah www.apjii.or.id/tools.
>>
>> 5. Kalau pemiliknya sudah diketahui, kirimkan Full Header email
>> tersebut ke Admin ISP dan informasikan bahwa IP-nya mengirimkan
>> virus. Menurut pengalaman Vaksin.com selama ini, semua admin ISP
>> sangat kooperatif dan mereka senang sekali membantu karena hal
>> ini juga membantu mengefisienkan bandwidth ISP yang bersangkutan.
>>
>> Berikut adalah sejumlah IP Address yang terdeteksi mengirimkan virus
>> (data dari Vaksin.com).
>>
>> 202.155.43.1** 202.53.232.** 61.5.68.1** 202.73.115.1**
>> 202.150.80.** 202.159.61.** 202.155.144.1** 203.130.215.**
>> 4.79.181.** 202.169.224.** 203.153.117.** 202.169.245.**
>> 202.62.21.1** 4.79.181.** 202.78.207.2** 202.147.196.**
>> 202.95.157.** 202.78.207.2** 202.62.21.1** 203.153.117.**
>> 202.62.21.1** 202.169.224.** 210.210.131.** 61.5.100.**
>> 202.169.224.** 219.83.18.** 202.169.36.1** 202.51.237.2**
>> 202.51.237.2** 202.152.7.** 202.147.196.** 202.43.165.1**
>> 202.152.7.**
>>
>> (jonru/sumber:vaksin.com)
>>
>> Sumber diedit dari:
>> Nama Situs : CBN
>> Alamat :
>> http://cybertech.cbn.net.id/detil.asp?kategori=Feature&newsno=79
>>
>> - TOPIK ICW EDISI 1072 dan 1073
>>
>> ICW Edisi 1072 akan membahas situs Anak. Bila Anda mengetahui
>> sumber-sumber informasi dari dunia internet berupa situs Kristen
>> yang yang berisi atau berfokus tentang anak, baik dari dalam maupun
>> luar negeri, silakan mengirim reviewnya ke Redaksi ICW.
>>
>> Sedangkan ICW Edisi 1073 akan membahas situs Kepemimpinan. Bagi Anda
>> yang mengetahui atau mengelola situs yang membahas tentang
>> kepemimpinan baik dari dalam maupun luar negeri, silakan mengirim
>> info maupun reviewnya ke Redaksi ICW.
>>
>> Review situs/milis/informasi dapat Anda kirimkan melalui e-mail ke:
>> ==> < staf-icw(at)sabda.org >
>>
>> Kami tunggu kiriman Anda!
>>
>> __________________________________________________________
>> Kontak ICW : staf-icw(at)sabda.org
>> Berlangganan : subscribe-i-kan-icw(at)xc.org
>> Berhenti : unsubscribe-i-kan-icw(at)xc.org
>> Arsip ICW : http://www.sabda.org/publikasi/icw/arsip/
>> Situs ICW : http://www.sabda.org/icw/
>> Situs LINKS : http://www.sabda.org/links/
>> __________________________________________________________
>> Redaksi ICW: Ari, Ani, Yuppi, Ary, Endah
>> Bahan ini dapat dibaca secara on-line di situs:
>> http://www.sabda.org/publikasi/icw/1071/
>> Copyright(c)2006 oleh YLSA
>> http://www.sabda.org/ylsa/ ~ http://katalog.sabda.org/
>> Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
>> __________________________________________________________
> From: "ICW - Indonesian Christian Webwatch"
> To: "Indonesian Christian WebWatch"
> Sent: Monday, June 19, 2006 4:48 PM
> Subject: ICW -- Edisi 1071 -- Pria dan Wanita
>
>
>> DIKIRIM KEPADA: lasman@stikom.edu
>>
>> Volume : 8/2006 Edisi 1071
>> ____________________________________________________
>>
>> |ICW - Indonesian Christian Webwatch|
>> ____________________________________________________
>>
>> Topik : Pria dan Wanita
>> __________________________________________________________
>> o) SALAM KASIH
>>
>> Allah menciptakan manusia, pria dan wanita, dengan ciri-ciri dan
>> kepribadian yang khas dan unik. Perbedaan itu tentu akan saling
>> melengkapi. Namum di sisi lain, tak ayal sering memunculkan konflik.
>> Hal itu terjadi bukan karena mereka berbeda, tapi karena satu sama
>> lain kurang saling mengerti dan saling menerima. Konflik antargender
>> ini bisa terjadi dalam hubungan dengan rekan, teman atau bahkan
>> antara suami dan istri dalam rumah tangga. Firman Tuhan mengajarkan,
>> "hiduplah bijaksana dengan isterimu" (1 Ptr. 3:7). Untuk menjadi
>> bijaksana berarti seorang pria bisa dan harus mempelajari pribadi
>> seorang wanita, demikian juga sebaliknya.
>>
>> Nah, sehubungan dengan topik yang tak kunjung bosan dibicarakan ini,
>> ICW 1071 menyajikan situs-situs yang berfokus pada pria dan wanita,
>> baik situs dari dalam maupun luar negeri. Khusus untuk situs
>> Indonesia, sampai saat ini situs yang khusus dibangun dengan tujuan
>> untuk mengulas tuntas masalah wanita, atau juga tentang pria memang
>> masih sangat sulit ditemukan. Namun jangan putus asa, walaupun tidak
>> banyak, Redaksi telah mengupayakan beberapa sajian review situs yang
>> menampilkan tulisan atau artikel tentang wanita. Simak juga artikel
>> "Tujuan Allah Untuk Pria dan Wanita" dalam Kolom Ulasan kali ini.
>> Tak ketinggalan Kolom Intermezzo yang berisi info dari Vaksin.com
>> juga perlu perhatian Anda. Selamat menyimak!
>>
>> Redaksi ICW,
>> Ari
>> __________________________________________________________
>> o) MENU SAJI
>>
>> SALAM KASIH
>> MENU SAJI
>> JELAJAH SITUS : C3I, TELAGA, GIA Jemaat Pringgading,
>> Pembinaan Pria Sejati
>> JELAJAH SITUS MANCA : Christian Woman Today, Family Org,
>> International Men's Network, Intown,
>> Ministry to Men, SpiritLed Woman
>> GET THE FRESH : Abba Love
>> LACAK MILIS
>> - MILIS DISKUSI : Tulang-rusuk
>> ULASAN : Tujuan Allah Untuk Pria dan Wanita
>> INTERMEZZO
>> - DUNIA INTERNET : IP Address Penyebar Virus
>> TOPIK BERIKUTNYA : 1072 (Anak)
>> 1073 (Kepemimpinan)
>>
>> __________________________________________________________
>> o) JELAJAH SITUS
>>
>> - C3I
>> ---
>> Tulisan ataupun artikel tentang pria dan wanita bisa Anda temukan
>> cukup banyak di hampir semua menu yang terdapat dalam kolom tema
>> situs ini. Beberapa contoh artikel yang menarik tentang pria dan
>> wanita antara lain "Puji-Pujian untuk Istri yang Cakap", "Memahami
>> Pria", "Apa yang Diinginkan Laki-Laki dan Wanita", "Nasihat untuk
>> Wanita", dan masih banyak lagi. Manfaatkan perangkat pencarian untuk
>> memudahkan Anda dalam mencari artikel. Situs yang datanya diunggah
>> (update) setiap bulan ini juga menyediakan beberapa buku online
>> tentang dasar-dasar kekristenan dan pelayanan. Untuk lebih jelas,
>> silakan kunjungi situsnya di:
>> ==> htpp://www.sabda.org/c3i/
>>
>> - TELAGA
>> ------
>> Situs TELAGA (Tegur Sapa Gembala Keluarga) menyajikan banyak artikel
>> berupa ringkasan dan transkrip yang cukup berbobot dengan bahasan
>> tentang berbagai masalah termasuk konsultasi para konseli. Bagi Anda
>> yang telah berumah tangga, menu Suami-Istri menyajikan beberapa
>> artikel khusus pria dan wanita seperti "Menjadi Sahabat Buat Suami",
>> "Menjadi Sahabat Buat Istri", "Pria dan Romans", dan beberapa
>> artikel lainnya. Bagi Anda, pria dan wanita yang masih lajang,
>> silakan menuju ke menu Remaja/Pemuda. Selain dapat dibaca online,
>> situs TELAGA juga menyediakan file audio yang bisa Anda unduh
>> (download). Tiga jenis file audio yang disediakan untuk Anda pilih,
>> yaitu *.rm, *.ra dan *.mp3.
>> ==> http://www.telaga.org/audio.php?remaja_pemuda.htm
>> ==> http://www.telaga.org/audio.php?suami_istri.htm
>>
>> - GIA Jemaat Pringgading
>> ----------------------
>> Situs Gereja Isa Almasih Jemaat Pringgading Semarang ini menampilkan
>> beberapa artikel menarik tentang wanita di halaman artikel kategori
>> keluarga. Simak artikel tentang "Kisah Anne" yang menyentuh jiwa
>> kasih sayang Anda. Kisah ini diambil dari buku "Gifts From The Heart
>> for Women", karangan Karen Kingsbury. Tiga artikel lain yaitu
>> "Mencintai Dia Karena Dia", "Dating atau Kencan", dan "Pernikahan"
>> ditulis oleh Pdt. Mary Hartanti, D.Min. yang ketiganya diambil dari
>> Voice of Victory. Dari berita webmaster yang ditampilkan di halaman
>> muka, situs ini baru saja di-upgrade dengan tampilan dan format yang
>> baru. Selain artikel-artikel tersebut, berita-berita terbaru yang
>> berhubungan dengan kekristenan disajikan di halaman utama situs ini.
>> Dapatkan artikel selengkapnya di:
>> ==> http://www.giapringgading.org/
>>
>> - Pembinaan Pria Sejati
>> ---------------------
>> Situs priasejati.or.id ini merupakan situs yang dibangun untuk
>> menampung informasi dari Gerakan Pria Sejati Jakarta Barat yang
>> masih merupakan bagian dari jaringan Christian Men's Network
>> Indonesia. Informasi mengenai kegiatan dan administrasi Gerakan Pria
>> Sejati sendiri dapat diakses lewat menu Pria Sejati Jakarta Barat
>> yang terdiri dari beberapa sub menu spesifik lagi di dalamnya. Di
>> kolom Lain-Lain kita bisa mendapatkan berita yang dibuat dalam
>> bentuk blog, forum diskusi, dan intranet. Bagi Anda yang masih
>> penasaran dengan apa itu Christian Men's Network, yang logonya
>> terpasang di bagian atas situs ini, klik saja menu CMN
>> International. Di situ kita akan mendapatkan link ke dua situs yang
>> berafiliasi dengan mereka, yaitu CMN International dan Edwin Louis
>> Cole, sang pendiri jaringan ini. Silakan berkunjung ke:
>> ==> http://www.priasejati.or.id
>>
>> __________________________________________________________
>> o) JELAJAH SITUS MANCA
>>
>> - Christian Women Today
>> ---------------------
>> Sebagai sebuah sumber bahan, situs Christian Women Today terbilang
>> memiliki isi yang cukup lengkap dengan navigasi yang membantu. Di
>> menu bagian kiri, misalnya, Anda bisa melihat bahan-bahan seputar
>> wanita yang telah dikategorikan sedemikian rupa seperti Advice,
>> Beauty, Closet Issues, Fashion, Parenting, Recipes, Working Women,
>> Money, Online Studies, Spiritual Growth, dan masih banyak lagi. Tak
>> hanya berhenti di situ, setelah memilih salah satu kategori menu
>> tersebut, Anda akan menemukan sub-sub menu yang dapat dipilih sesuai
>> dengan kebutuhan Anda. Kalau itu pun dirasa merepotkan, ketikkan
>> saja bahan yang Anda cari dalam kolom search. Ingin mendapatkan
>> bahan-bahan tentang wanita secara teratur? Subscribe (berlangganan)
>> saja newsletter yang mereka terbitkan untuk mendapatkan artikel atau
>> tips-tips dari mereka. Situs ini juga menyediakan forum diskusi
>> online yang cukup ramai. Inilah situs yang akan membantu para wanita
>> untuk maju dengan tetap berpegang pada prinsip Alkitabiah. Kunjungi
>> segera di:
>> ==> http://www.christianwomentoday.com
>>
>> - Family Org
>> ----------
>> Situs Family.org menyediakan bagian khusus untuk masalah wanita dan
>> pria dalam berumah tangga. Anda bisa menemukannya di menu Husbands &
>> Wives yang terletak di bagian tengah halaman utama. Satu contoh
>> artikel yang menarik di halaman ini, yaitu "What I Didn't Know About
>> Men" yang ditulis oleh Shaunti Feldhahn, yang cocok dibaca para
>> wanita yang ingin dapat lebih memahami suami ataupun para pria.
>> Simak juga Hot Topics untuk memperoleh artikel menarik lain yang
>> merupakan bagian dari menu Husbands & Wives. Dari namanya, situs ini
>> memang ditujukan untuk keluarga, tetapi juga sangat cocok untuk
>> Anda, pria dan wanita yang akan menuju kehidupan rumah tangga. Lebih
>> lengkapnya, silakan arahkan browser Anda ke:
>> ==> http://www.family.org/married/comm/a0037172.cfm
>>
>> - International Men's Network
>> ---------------------------
>> Situs ini merupakan situs sebuah organisasi misi bagi para pria di
>> seluruh dunia. Organisasi ini bertujuan untuk memberi inspirasi
>> kepada kaum pria untuk membangun suatu standar kehidupan alkitabiah
>> dan menjalankan fungsinya sebagai pemimpin, suami, ayah, dan teman.
>> IMN didedikasikan untuk memberikan pengajaran Alkitab melalui CD,
>> DVD, firman Tuhan, dan bahkan melalui situasi kehidupan sehari-hari.
>> Situs ini menyediakan fasilitas komunitas yang terdiri dari
>> kesaksian, forum, maupun komunitas IMN, sehingga Anda bisa
>> berpartisipasi di dalamnya. Anda juga bisa mengunduh (download)
>> bahan-bahan kepimpinan Kristen. Selain itu Anda dapat membaca blog
>> yang cukup menarik dengan topik-topik aktual seputar kekristenan.
>> ==> http://www.imnonline.org/
>>
>> - Intown
>> ------
>> Keberadaan Intown Community Church ini ditujukan untuk pembaharuan
>> keberadaan kerajaan Allah secara khusus di sekitar Atlanta dan
>> secara umum di seluruh dunia. Untuk itu, mereka melakukannya dengan
>> berupaya memperlengkapi kerohanian setiap anggotanya dengan sumber-
>> sumber historis iman Kristen dan dengan melakukan kerja sama dengan
>> para pemimpin, gereja, dan pelayan-pelayan Tuhan yang memiliki visi
>> yang sama. Salah satu hal yang disediakan dalam situs ini adalah
>> sebuah halaman tentang pelayanan kaum pria. Di sini orang yang
>> menghadapi masalah ketidakkudusan dalam pikiran dan tingkah laku
>> dapat berkonsultasi. Bagi Anda yang ingin mencari saudara yang bisa
>> menguatkan Anda untuk hidup dalam kekudusan seks melalui hubungan
>> yang berpusat pada Kristus, silakan mengunjungi situs ini.
>> ==> http://www.intown.org/
>>
>> - Ministry to Men
>> ---------------
>> Ministry to Men, Connecting Men to Ministry adalah motto yang
>> sedikit banyak menunjukkan apa yang menjadi visi dan misi organisasi
>> ini. Ministry to Men adalah sebuah organisasi pelayanan yang
>> berlokasi di St. Charles County Amerika Serikat yang beranggotakan
>> para pengusaha dan kaum profesional pria yang mengasihi Kristus.
>> Situs resmi dari organisasi ini sendiri memuat sejumlah informasi,
>> antara lain agenda-agenda kegiatan organisasi baik yang sedang dan
>> akan dilangsungkan, paparan visi misi dan strategi yang digunakan
>> dalam pelayanan mereka. Untuk yang ingin mengenal lebih dekat
>> anggota dan pemimpin organisasi ini, Anda juga dapat melihatnya di
>> kolom Meet the Director & Board Members. Kegiatan organisasi berupa
>> pendalaman Alkitab juga dapat dilihat pada kolom St. Charles County
>> Bible Studies. Lalu sebagai selingan simak pula halaman Special
>> Items, Quotes, and Jokes yang menyediakan ilustrasi rohani yang
>> ringan, namun menarik.
>> ==> http://www.ministrytomen.net
>>
>> - SpiritLed Woman
>> ---------------
>> Tujuan utama situs SpiritLed Woman adalah untuk memanggil kaum
>> wanita kepada persekutuan yang lebih intim dengan Tuhan, agar Ia
>> dapat menguatkan mereka untuk menggenapi tujuan-Nya lewat kehidupan
>> mereka. Di situs ini Anda juga bisa mendapatkan pelajaran Alkitab
>> secara online, paduan bacaan Alkiab harian, dan artikel-artikel
>> tentang kehidupan kristen. Tersedia juga bahan-bahan khusus tentang
>> bagaimana menghadapi anak perempuan Anda, bagaimana menggunakan
>> kekuasaan Anda, serta topik yang membahas Anugerah Allah.
>> Sebagaimana dijelaskan di bagian Editorial Guidelines, artikel yang
>> disediakan oleh situs ini merupakan satu bentuk pengajaran untuk
>> kerohanian dan kehidupan praktis bagi wanita Kristen, artikel-
>> artikel tersebut meliputi topik rohani seperti doa, topik praktis
>> seperti pernikahan, maupun kesaksian yang merupakan pengalaman
>> pribadi penulis.
>> ==> http://www.spiritledwoman.com/
>>
>> __________________________________________________________
>> o) GET THE FRESH
>>
>> Abba Love
>> ---------
>> http://www.abbalove.org/
>>
>> Situs Abba Love menghadirkan informasi pelayanan Abba Ministry.
>> Pada halaman utama situs ini Anda bisa menjumpai beberapa artikel
>> dan kesaksian. Polling bisa Anda ikuti untuk membantu pihak
>> webmaster mengembangkan situs yang tergolong masih baru ini. Menu
>> yang disajikan antara lain Ministry Tracks, The Essence of Church
>> Life, History dan About Us. Desain situs ini cukup menarik. Waktu
>> pemuatan (loading) halaman pun cukup cepat. Hanya dalam hal isi,
>> situs ini masih kurang padat. Silakan berkunjung dan ikuti
>> perkembangan terbaru situs resmi Abba Ministry ini.
>>
>> __________________________________________________________
>> Redaksi: Karena dunia internet adalah dunia dinamis yang terus-
>> menerus berubah, informasi review situs-situs di ICW
>> adalah akurat sesuai dengan yang kami lihat pada saat
>> kami menuliskan reviewnya.
>> __________________________________________________________
>> o) LACAK MILIS
>>
>> - MILIS DISKUSI
>>
>> Tulang-rusuk
>> ------------
>> Milis tulang rusuk dibentuk sebagai media informasi dan komunikasi
>> antarpasutri (pasangan suami istri). Dalam perkembangannya milis ini
>> juga diikuti para lajang untuk bertanya masalah mencari jodoh dan
>> masalah hubungan dalam menuju ke jenjang serius yaitu menikah.
>> Publikasi milis Hitman System juga diposting di sini, yaitu
>> publikasi dari tim Hitman System seputar bagaimana menjalin hubungan
>> dengan lawan jenis, dari pendekatan sampai masalah pacaran. Selain
>> itu hasil analisis dari pertanyaan yang diajukan anggota Hitman
>> System juga ditampilkan untuk menambah wawasan anggota yang lainnya.
>> Silakan bergabung dengan milis yang jumlah anggotanya cukup
>> signifikan dengan jumlah postingan setiap bulan yang cukup banyak
>> ini.
>> ==> < tulang-rusuk-subscribe(at)yahoogroups.com > [Bergabung]
>> ==> < tulang-rusuk(at)yahoogroups.com > [Berkirim Pesan]
>> ==> http://groups.yahoo.com/group/tulang-rusuk/ [Arsip]
>>
>> __________________________________________________________
>> o) ULASAN
>>
>>
>> TUJUAN ALLAH UNTUK PRIA DAN WANITA
>> ==================================
>>
>> Marilah kita kembali pada kitab Kejadian dan melihat penciptaan
>> seorang wanita. "Maka Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya,
>> menurut gambar Allah diciptakan dia laki-laki dan perempuan".
>>
>> "Dan Tuhan Allah berfirman, tidak baik kalau manusia itu seorang
>> diri saja; Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan
>> dia" (Kej. 1:27; 2:18).
>>
>> "Dan Allah memberkati mereka dan Allah berfirman kepada mereka,
>> beranakcuculah dan bertambah banyak dan penuhilah bumi dan
>> taklukanlah itu; dan berkuasalah ...." (Kej. 1:28).
>>
>> 1. Bersama-sama Memerintah
>>
>> Ayat-ayat ini jelas menyatakan maksud Allah yang semula untuk
>> manusia laki-laki dan perempuan, yaitu sebagai pemerintah (bersama-
>> sama memerintah) di atas karya yang diperbaharui itu. Artinya, ada
>> kedudukan dan kekuasaan yang setara atau sepadan. Itulah maksud
>> Allah. Mereka harus memerintah bersama-sama.
>>
>> Kesejawatan yang unik ini dikuatkan dalam Perjanjian Baru. "Tetapi
>> Aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap
>> laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan
>> Kepala dari Kristus ialah Allah" (1 Kor. 11:3).
>>
>> Bagian ini, "... Kepala dari setiap laki-laki adalah Kristus",
>> mengajar kita bahwa persekutuan yang ada di antara Kristus Sang
>> Putera dan manusia (Adam) sesungguhnya sama dengan persekutuan yang
>> dimaksud Allah antara pria (Adam) dan wanita (Hawa).
>>
>> "... dan kepala dari perempuan (Hawa) ialah laki-laki (Adam) ...."
>>
>> Ayat ini juga menguatkan bahwa peranan dan persekutuan yang ada di
>> antara Allah Bapa dengan Kristus, Putera-Nya, adalah contoh yang
>> dipakai di dalam Alkitab untuk menggambarkan apa yang dimaksud Allah
>> dengan hubungan antara laki-laki dan perempuan itu. Sama seperti
>> "Kepala dari Kristus adalah Allah" - begitu pula "kepala dari wanita
>> adalah laki-laki".
>>
>> Apabila kita ingin mengerti peran pria dan wanita secara alkitabiah,
>> kita harus menyelidiki hubungan antara Allah dengan Kristus,
>> Putera-Nya.
>>
>> 2. Partisipasi yang Penuh
>>
>> "Maka jawab Yesus kepada mereka kata-Nya: 'Aku berkata kepadamu,
>> sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya
>> sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa
>> yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak'" (Yoh. 5:19).
>>
>> Sama seperti Anak yang bergantung pada Bapa-Nya sebagai persetujuan
>> dan otoritas dalam bertindak, seorang wanita bertindak dengan
>> persetujuan seorang pria. Putera, yaitu Yesus melakukan segala
>> sesuatu dengan cara yang sama seperti Ia melihat apa yang dilakukan
>> Bapa-Nya. Begitu pula Allah menginginkan seorang wanita dengan
>> partisipasi yang penuh melakukan apa yang dilakukan seorang pria.
>>
>> "Sebab Bapa mengasihi Anak, dan Dia menunjukkan kepada-Nya segala
>> sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan
>> kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi daripada
>> pekerjaan-pekerjaan itu sehingga kamu menjadi heran" (Yoh. 5:20).
>>
>> "Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan
>> menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barang siapa yang
>> dikehendaki-Nya" (Yoh. 5:21, NIV ).
>>
>> 3. Tanggung Jawab untuk Menghakimi
>>
>> "Bapa ... telah menyerahkan penghakiman seluruhnya kepada Anak"
>> (Yoh. 5:22). Kata menghakimi di dalam Bahasa Ibrani adalah "krino",
>> yang berarti 'memutuskan (secara hukum), untuk menghukum, membalas,
>> menghakimi dan bertindak sebagai pembela (ahli hukum).'
>>
>> Hal ini menggambarkan keinginan Allah untuk wanita sebagai rekan
>> dalam memerintah bersama pria.
>>
>> Gereja adalah mempelai Kristus. Paulus mengatakan, "Sebab aku
>> cemburu kepada kamu dengan cemburu Ilahi. Karena aku telah
>> mempertunangkan kamu dengan satu laki-laki untuk membawa kamu
>> sebagai perawan suci kepada Kristus" (2 Kor. 11:2). Mempelai
>> (gereja) berhubungan dengan suami (Kristus) sebagaimana Putra Allah
>> dengan Bapa-Nya.
>>
>> "karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Sebab itu laki-laki akan
>> meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya,
>> sehingga keduanya itu menjadi satu. Rahasia ini besar, tetapi yang
>> Aku maksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat" (Ef. 5: 30-32).
>>
>> Sebagai mempelai dari Kristus, tiap anggota gereja dipanggil untuk
>> "menghakimi malaikat-malaikat dan manusia" dan "perkara-perkara
>> biasa dalam hidup kita sehari-hari" (1 Kor. 6:3). Peranan kewanitaan
>> ini diberikan pada mempelai Kristus. Gereja menjadi sesuatu yang
>> konsisten dengan keinginan mula-mula dari Allah bagi wanita agar ia
>> memerintah dan menggunakan dominasinya bersama-sama dengan Adam.
>> Seorang wanita juga diberi kekuasaan (dominasi) itu di dalam
>> menjalankan keharmonisan kasih dalam penundukan diri pada seorang
>> pria.
>>
>> 4. Penundukan dan Ketaatan
>>
>> Tetapi Adam dan Hawa berdosa sehingga Allah berkata kepada Hawa,
>> "..., namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa
>> atasmu" (Kej. 3:16). Itulah sebabnya wanita-wanita diberi tahu untuk
>> tunduk pada suami-suami mereka. Dan perintah itu tetap demikian
>> hingga pada Perjanjian Baru ketika Rasul Paulus memberitahukannya
>> pada isteri-isteri orang Kristen, "... tunduklah pada suamimu
>> sendiri, seperti kepada Tuhan" (Ef. 5:22).
>>
>> Tetapi walaupun seorang wanita harus menundukkan diri pada suaminya,
>> itu tidak berarti ia lebih rendah dari suaminya. Arti penundukkan
>> adalah bahwa ia harus dengan rela dipimpin oleh suaminya.
>> Sesungguhnya, Rasul Paulus mengajarkan bahwa penundukkan diri
>> berlaku terhadap kedua belah pihak (baik suami maupun istri) "dan
>> rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan
>> Kristus" (Ef. 5:21).
>>
>> Di suratnya yang lain, dengan jelas Paulus mengatakan bahwa tidak
>> ada perbedaan status di dalam Kristus antara seorang pria dan
>> seorang wanita. "Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang
>> Yunani, tidak ada hamba atau orang yang merdeka, tidak ada laki-laki
>> atau perempuan, karena kamu semua adalah satu dalam Kristus Yesus"
>> (Gal. 3:28).
>>
>> Ini berarti kita harus mengerti peranan yang digariskan oleh Alkitab
>> bagi seorang wanita. Peranan itu sangat indah dan mulia.
>>
>> Sumber diedit dari:
>> Judul buku : Petunjuk Latihan Para Pemimpin (Tongkat Gembala)
>> Penulis : Drs. T.L. Osborn, Daisy Osborn, dan Ralph Mahoney
>> Penerbit : World MAP, Burbank, California 1993
>> Dipublikasikan secara elektronik di:
>> http://www.sabda.org/lead/?title=wanita_dalam_pelayanan
>>
>> __________________________________________________________
>> o) INTERMEZZO
>>
>> - Dunia Internet
>>
>> IP Address Penyebar Virus
>> -------------------------
>>
>> Sebuah tulisan menarik disebarluaskan oleh Vaksin.com tanggal 24 Mei
>> 2006 lalu. Disebutkan, terdapat sejumlah IP Address lokal yang rajin
>> menyebarluaskan virus melalui e-mail. Karena itu, merupakan tanggung
>> jawab kita bersama untuk mengatasinya.
>>
>> Untuk mengetahui siapa pengirim sebuah virus yang terkirim lewat
>> e-mail, cara terbaik bukanlah dengan melihat alamat e-mail si
>> pengirim. Sebab seringkali terjadi, si virus "meminjam" alamat
>> e-mail orang lain untuk menyebarluaskan virus tersebut. Suatu saat
>> nanti, Anda mungkin kaget karena menerima e-mail bervirus dari
>> alamat e-mail Anda sendiri. Padahal Anda sama sekali tak pernah
>> mengirim e-mail tersebut. (Penulis beberapa kali menerima e-mail
>> caci maki dari netter yang menerima e-mail bervirus atas nama alamat
>> e-mail penulis. Mungkin si pencaci maki sedang emosi dan belum tahu
>> bahwa virus bisa melakukan apa saja, termasuk "melakukan fitnah"
>> dengan cara meminjam alamat e-mail orang yang tak bersalah).
>>
>> Alfons Tanujaya dari Vaksin.com mengatakan, cara terbaik untuk
>> mengetahui siapa yang mengirimkan e-mail bervirus tersebut adalah
>> dengan membaca header e-mail. Seperti kita ketahui, siapa saja
>> dapat mengirim surat lewat pos dengan menggunakan "alamat pengirim
>> palsu". Tapi satu hal yang tak dapat disembunyikan adalah "cap pos"
>> yang mengindikasikan dari kantor pos mana surat tersebut dikirim.
>>
>> Nah, e-mail pun demikian. Setiap orang dapat mengirim e-mail dengan
>> menggunakan alamat palsu. Namun, yang tidak dapat dipalsukan adalah
>> IP (Internet Protocol) dari server pengirim e-mail. Berdasarkan IP
>> dan waktu pengiriman e-mail inilah identitas komputer yang
>> mengirimkan virus dapat ditentukan.
>>
>> Setelah IP-nya ketahuan, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi
>> siapa pemilik blok IP tersebut. Salah satu penyedia layanan untuk
>> tujuan ini adalah www.apjii.or.id/tools. Anda tinggal memasukkan
>> alamat IP pengirim virus ke dalam tools, dan dalam waktu singkat
>> Anda akan mendapatkan informasi yang memadai.
>>
>> Memang pada umumnya ISP melindungi data pribadi pelanggan sehingga
>> kita tidak dapat mengetahui data detail si pengguna IP address
>> tersebut. Namun, data yang kita miliki dapat dijadikan alat bukti
>> yang cukup ampuh untuk melakukan pelaporan ke ISP. Alamat e-mail
>> yang biasa digunakan oleh ISP untuk menerima pengaduan SPAM atau
>> virus adalah admin(at)nama_ isp atau abuse(at)nama_isp. Untuk CBN,
>> Anda dapat mengirim e-mail ke abuse(at)cbn.net.id.
>>
>> Menurut Vaksin.com, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan jika
>> menerima e-mail bervirus.
>>
>> 1. Jangan marah atau langsung reply karena Anda akan malu sendiri.
>> E-mail sender (pengirim) virus umumnya dipalsukan oleh virus.
>>
>> 2. Lihat header e-mail dan tentukan IP pengirim virus. (Kalau Anda
>> menggunakan Outlook, klik-kanan pada e-mail, pilih [Options], dan
>> lihat data di "Internet Headers". Kalau datanya banyak, kopikan
>> ke Notepad dan lihat pelan-pelan sambil makan siang.
>>
>> 3. Identifikasi pemilik IP. Umumnya Anda dapat temukan informasi ini
>> di X-originating IP. Tetapi dalam beberapa kasus, informasi ini
>> kurang akurat dan kami sarankan Anda untuk menganalisa Header
>> e-mail lengkap. Kalau membutuhkan bantuan, minta bantuan Admin
>> ISP Anda.
>>
>> 4. Gunakan tools identifikasi IP yang banyak tersedia di internet.
>> Salah satunya adalah www.apjii.or.id/tools.
>>
>> 5. Kalau pemiliknya sudah diketahui, kirimkan Full Header email
>> tersebut ke Admin ISP dan informasikan bahwa IP-nya mengirimkan
>> virus. Menurut pengalaman Vaksin.com selama ini, semua admin ISP
>> sangat kooperatif dan mereka senang sekali membantu karena hal
>> ini juga membantu mengefisienkan bandwidth ISP yang bersangkutan.
>>
>> Berikut adalah sejumlah IP Address yang terdeteksi mengirimkan virus
>> (data dari Vaksin.com).
>>
>> 202.155.43.1** 202.53.232.** 61.5.68.1** 202.73.115.1**
>> 202.150.80.** 202.159.61.** 202.155.144.1** 203.130.215.**
>> 4.79.181.** 202.169.224.** 203.153.117.** 202.169.245.**
>> 202.62.21.1** 4.79.181.** 202.78.207.2** 202.147.196.**
>> 202.95.157.** 202.78.207.2** 202.62.21.1** 203.153.117.**
>> 202.62.21.1** 202.169.224.** 210.210.131.** 61.5.100.**
>> 202.169.224.** 219.83.18.** 202.169.36.1** 202.51.237.2**
>> 202.51.237.2** 202.152.7.** 202.147.196.** 202.43.165.1**
>> 202.152.7.**
>>
>> (jonru/sumber:vaksin.com)
>>
>> Sumber diedit dari:
>> Nama Situs : CBN
>> Alamat :
>> http://cybertech.cbn.net.id/detil.asp?kategori=Feature&newsno=79
>>
>> - TOPIK ICW EDISI 1072 dan 1073
>>
>> ICW Edisi 1072 akan membahas situs Anak. Bila Anda mengetahui
>> sumber-sumber informasi dari dunia internet berupa situs Kristen
>> yang yang berisi atau berfokus tentang anak, baik dari dalam maupun
>> luar negeri, silakan mengirim reviewnya ke Redaksi ICW.
>>
>> Sedangkan ICW Edisi 1073 akan membahas situs Kepemimpinan. Bagi Anda
>> yang mengetahui atau mengelola situs yang membahas tentang
>> kepemimpinan baik dari dalam maupun luar negeri, silakan mengirim
>> info maupun reviewnya ke Redaksi ICW.
>>
>> Review situs/milis/informasi dapat Anda kirimkan melalui e-mail ke:
>> ==> < staf-icw(at)sabda.org >
>>
>> Kami tunggu kiriman Anda!
>>
>> __________________________________________________________
>> Kontak ICW : staf-icw(at)sabda.org
>> Berlangganan : subscribe-i-kan-icw(at)xc.org
>> Berhenti : unsubscribe-i-kan-icw(at)xc.org
>> Arsip ICW : http://www.sabda.org/publikasi/icw/arsip/
>> Situs ICW : http://www.sabda.org/icw/
>> Situs LINKS : http://www.sabda.org/links/
>> __________________________________________________________
>> Redaksi ICW: Ari, Ani, Yuppi, Ary, Endah
>> Bahan ini dapat dibaca secara on-line di situs:
>> http://www.sabda.org/publikasi/icw/1071/
>> Copyright(c)2006 oleh YLSA
>> http://www.sabda.org/ylsa/ ~ http://katalog.sabda.org/
>> Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
>> __________________________________________________________
Monday, July 10, 2006
rekan kerja
Jika kita jujur maka akan kita akui bahwa banyak dari keputusan dan tindakan kita yang tidak didorong oleh alasan yang benar. Salah satu alasan paling berpengaruh adalah takut akan manusia. Takut ditolak, takut direndahkan, takut ditanggapi negatif, takut dianggap tidak berpihak, takut dilawan. Kita perlu sadar bahwa dengan demikian kita sedang membiarkan orang lain membentuk diri kita, bukan Tuhan. Akhirnya kita makin menyimpang dari menjadi diri yang sepadan dengan rencana Allah.
lagi belajar fokus...
lagi belajar fokus...
Sunday, July 09, 2006
hikmat dan firman
Orang modern mengagung-agungkan pendidikan. Menurut mereka, pendidikan bisa mengubah orang menjadi lebih baik dan bermoral karena pada dasarnya manusia itu baik. Pandangan ini keliru! Banyak orang yang berpendidikan tinggi justru menjadi penjahat berkaliber.
Koq bisa?
baca di e-santapan harian hari ini: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/10/
bahan: Mazmur 119:89-110
Koq bisa?
baca di e-santapan harian hari ini: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/07/10/
bahan: Mazmur 119:89-110
Friday, July 07, 2006
peran alumni dan calon alumni dalam melaksanakan amanat
Suka atau tidak suka alumni ada digaris depan Ker. Allah. Alumni adalah iklan-iklan Allah, marketing-marketing Allah. Kerajaan Allah dapat diibaratkan sebagai Bisnis Kerajaan Allah. Kita alumni ada dalam rangkaian kerumitan hidup !. Seperti permainan sepak bola, kita semua adalah team sepak bola. Karena itu penting alumni tau peran kita dalam bisnis Allah agar dalam kesebelasan itu misalanya tidak malah memberi bola ke lawan, menggocek terlalu lama, dll juga perlu mengetahu strategi lawan dalam bertanding, dsb dsb lah...pastinya Mas Krista banyak memberi illustrasi hal persepakbolaan karena lagi musim piala dunia.
Mazmur 33:10-11 menyatakan bahwa Ada rencana Allah (business Allah)! dan Ada yang bukan rencana Allah!.
Manusia punya rencana, Allah punya rencana. Manusia berubah-ubah, Iblis memanas-manasi agar Manusia tidak menjalankan Business Allah.
Ef. 1:10 Grand Design dari Tuhan untuk Manusia: DPERDAMAIKAN. Seperti persepakbolaan kita harus tahu rencana Pelatih!.
Mazmur 49:1 Manusia yang tidak tahu Grand design Allah.
Proyek PENDAMAIAN inilah yang sedang terus berlangsung. Ef. 1:10 inilah yang terus diberlakukan!.
Dua hal yg berkenan bagi Allah:
1. Matius 24:14 Business Kerajaan Allah: Proclaiming The Godd News! sekitar10rb org blm dengar kabar baik. Ini masa anugerah sampai 10rb tsb bertobat.
2. Roma 8:29 Keserupaan dg Allah!. Pemuridan!. Kara kter, Disiplin, Kerendahan hati harus kuat.
Rahab adalah perempuan Sundal ttp dia masuk Silsilah Kerajaan Allah karena dia menyetujui Bisnis Allah!. Rahab diselamatkan secara rohani.
Rut memberi repons Allahmu adalah Allahku, bangsamulah bangsaku...Karena setuju dengan Bisnis Allah!.
Kita harus memberi repons seperti Rahab, Rut.
Bilangan 18:21-26
Fungsi Apostolik (LEWI)=yang dibebaskan, yang diutus, mobile.
Dibebaskan dari pekerjaan, dari warisan. Bila Lewi diabaikan maka kacaulah orang Israel, kacaulah secara militer. Lewi diabaikan pada Maleakhi!. Cara PI_nya oarng Apostolik: Proclaiming, Teaching, Khotbah.
Memikirkan strategi pemuridan, pengamatan musuh rohani adalah fungsi Lewi.
Fungsi lain Alumni dapat sebagai INSIDER, artinya Alumni merupakan suatu bagian dari sistem. Insider Alumni: jaringan sosial ekonomi alumni.
Markus 5:18-20 Orang Apostolik yang diminta oleh Tuhan untuk sebagai Insider .
Cara PI_nya: Way of life!. Social Gathering, Business Gathering. Setelah lihat way of life aluni Insiderbaru dibawa ke Apostolik (khotbah).
Apostolik dan Insider: HARUS SINERGI!.
Apostolik: Keluarganya harus OK. Cth.: Kornelius adalah sebagai contoh
Insider: menggarami jangan terlalu asin [harus sedikit-demi sedikit), menggaraminya dengan pelan2 (I Petr 3: 18). Insider yang baik: Garam yang Sedap. garam yang sedap dapat berupa: reputasi baik, kredibilas baik.
Kornelius adalah sebagai contoh insider yang baik.
Keduanya punya stabilitas/ ciri utama:
HpDT dan Pemuridan.
Diskusi dan Tanya Jawab...
1. bagaimana pemuridan dilakukan bila sedang sibuk?
jawaban: discipleship tidaksamadengan program/ aktivities !
Kata kuncinya adalah: influence. bisa ada sibuk sekali bisa tidak ada influence, bisa diam saja tidak ada influence!.
2. lupa pertanyaannya...kayaknya: bagaimana bila ada bawahan bertanya ke kita sebagai atasan?...tapi jawabannya: untuk kebaikan mereka, maka harus tegas (karena kasih, not ego, dll yang negatif). Kata kuncinya: Harus melayani dengan kepemimpinannya.
3. APa harus berafiliasi dengan gereja? atau? Bila ada e-mail, jaringan komunikasi alumni/ milis, manfaatkanlah itu untuk 'mempengaruhi' dari sisi jabatan or dari kredibilitas. Apakah itu cocok jadi ekklesia bagi saya? Ekklesia yang 3S.
Masuk/ mau masuk dalam jabatan (program/aktivitas) bila diberi kebebasan ya gpp masuklah disitu.
4. ini dulu klo kurang entar di share...
Mazmur 33:10-11 menyatakan bahwa Ada rencana Allah (business Allah)! dan Ada yang bukan rencana Allah!.
Manusia punya rencana, Allah punya rencana. Manusia berubah-ubah, Iblis memanas-manasi agar Manusia tidak menjalankan Business Allah.
Ef. 1:10 Grand Design dari Tuhan untuk Manusia: DPERDAMAIKAN. Seperti persepakbolaan kita harus tahu rencana Pelatih!.
Mazmur 49:1 Manusia yang tidak tahu Grand design Allah.
Proyek PENDAMAIAN inilah yang sedang terus berlangsung. Ef. 1:10 inilah yang terus diberlakukan!.
Dua hal yg berkenan bagi Allah:
1. Matius 24:14 Business Kerajaan Allah: Proclaiming The Godd News! sekitar10rb org blm dengar kabar baik. Ini masa anugerah sampai 10rb tsb bertobat.
2. Roma 8:29 Keserupaan dg Allah!. Pemuridan!. Kara kter, Disiplin, Kerendahan hati harus kuat.
Rahab adalah perempuan Sundal ttp dia masuk Silsilah Kerajaan Allah karena dia menyetujui Bisnis Allah!. Rahab diselamatkan secara rohani.
Rut memberi repons Allahmu adalah Allahku, bangsamulah bangsaku...Karena setuju dengan Bisnis Allah!.
Kita harus memberi repons seperti Rahab, Rut.
Bilangan 18:21-26
Fungsi Apostolik (LEWI)=yang dibebaskan, yang diutus, mobile.
Dibebaskan dari pekerjaan, dari warisan. Bila Lewi diabaikan maka kacaulah orang Israel, kacaulah secara militer. Lewi diabaikan pada Maleakhi!. Cara PI_nya oarng Apostolik: Proclaiming, Teaching, Khotbah.
Memikirkan strategi pemuridan, pengamatan musuh rohani adalah fungsi Lewi.
Fungsi lain Alumni dapat sebagai INSIDER, artinya Alumni merupakan suatu bagian dari sistem. Insider Alumni: jaringan sosial ekonomi alumni.
Markus 5:18-20 Orang Apostolik yang diminta oleh Tuhan untuk sebagai Insider .
Cara PI_nya: Way of life!. Social Gathering, Business Gathering. Setelah lihat way of life aluni Insiderbaru dibawa ke Apostolik (khotbah).
Apostolik dan Insider: HARUS SINERGI!.
Apostolik: Keluarganya harus OK. Cth.: Kornelius adalah sebagai contoh
Insider: menggarami jangan terlalu asin [harus sedikit-demi sedikit), menggaraminya dengan pelan2 (I Petr 3: 18). Insider yang baik: Garam yang Sedap. garam yang sedap dapat berupa: reputasi baik, kredibilas baik.
Kornelius adalah sebagai contoh insider yang baik.
Keduanya punya stabilitas/ ciri utama:
HpDT dan Pemuridan.
Diskusi dan Tanya Jawab...
1. bagaimana pemuridan dilakukan bila sedang sibuk?
jawaban: discipleship tidaksamadengan program/ aktivities !
Kata kuncinya adalah: influence. bisa ada sibuk sekali bisa tidak ada influence, bisa diam saja tidak ada influence!.
2. lupa pertanyaannya...kayaknya: bagaimana bila ada bawahan bertanya ke kita sebagai atasan?...tapi jawabannya: untuk kebaikan mereka, maka harus tegas (karena kasih, not ego, dll yang negatif). Kata kuncinya: Harus melayani dengan kepemimpinannya.
3. APa harus berafiliasi dengan gereja? atau? Bila ada e-mail, jaringan komunikasi alumni/ milis, manfaatkanlah itu untuk 'mempengaruhi' dari sisi jabatan or dari kredibilitas. Apakah itu cocok jadi ekklesia bagi saya? Ekklesia yang 3S.
Masuk/ mau masuk dalam jabatan (program/aktivitas) bila diberi kebebasan ya gpp masuklah disitu.
4. ini dulu klo kurang entar di share...
Wednesday, July 05, 2006
sebuah ucapan syukur
Kami bersyukur ya Allah karena Allah lah yang telah memberikan kesempatan Isteri saya lulus Ujian SAP dengan nilai urutan kedua tertinggi.
Kami berdoa agar orang2 yang 'terbuka' menolong dan berkomunikasi dengan kami diberkati oleh Tuhan, dilindungi oleh Engkau, disemangati olehMu sendiri. Berkatilah semua orang yang telah memberkati kami, yang dengan tulus hati mendukung kami. Janganlah kami membuat orang lain takut berkomunikasi dengan kami.
Jika Pak K sedang sakit mohon obat yg diminum dan pola makan dan minum dan istirahatnya dapat semuanya berfungsi dengan baik, sehingga dapat sembuh menurut kehendak Allah.
Dalam namaMu kami memohon berdoa dan bersyukur.
Amin
Kami berdoa agar orang2 yang 'terbuka' menolong dan berkomunikasi dengan kami diberkati oleh Tuhan, dilindungi oleh Engkau, disemangati olehMu sendiri. Berkatilah semua orang yang telah memberkati kami, yang dengan tulus hati mendukung kami. Janganlah kami membuat orang lain takut berkomunikasi dengan kami.
Jika Pak K sedang sakit mohon obat yg diminum dan pola makan dan minum dan istirahatnya dapat semuanya berfungsi dengan baik, sehingga dapat sembuh menurut kehendak Allah.
Dalam namaMu kami memohon berdoa dan bersyukur.
Amin
Wednesday, June 28, 2006
salah satu kesukaan anak tuhan
Mazmur 112 melanjutkan mazmur 111 dengan menyatakan manfaat dan konsekuensi etis bagi mereka yang menjalani hidup takut akan Tuhan (Mzm. 111:10). Takut akan Tuhan akan membuahkan hidup yang benar dan berkenan kepada-Nya.
Inilah berkat yang dialami semua orang yang takut kepada Tuhan dan hidup benar di hadapan-Nya. Hidupnya akan penuh dengan kesukaan menaati firman Tuhan (Mzm. 112:1). Inilah paradoks yang indah: takut yang benar akan Tuhan mendatangkan kesukaan hidup. Bagi sebagian orang menaati peraturan adalah semata-mata kewajiban legalistic sehingga hal itu merupakan suatu keterpaksaan. Namun bagi anak Tuhan, peraturan Tuhan justru menyukakan hati karena itu adalah jati dirinya. Anak Tuhan menyadari bahwa hidup yang ia jalani adalah anugerah Tuhan sehingga setiap peraturan Tuhan ia yakini sebagai hal yang mendatangkan kebaikan semata-mata. Ia tahu bahwa dengan menerapkan firman Tuhan sepenuhnya dalam hidupnya, ia tinggal dalam ruang anugerah Tuhan. Dengan pemahaman seperti itu, hidup seorang anak Tuhan tidak akan pernah goyah apalagi sampai meragukan Tuhan (ayat 6-7) bahkan ketika ia berhadapan dengan para musuhnya (ayat 8). Lebih daripada itu, anak Tuhan dimampukan bukan hanya menerima berkat (ayat 2-3) untuk dinikmati sendiri melainkan juga memberikan berkat untuk memberkati orang lain (ayat 4-5, 9). Salah satu bentuk berkat yang dialami anak Tuhan adalah pelipatgandaan, yaitu berkat keturunan (ayat 2).
Kebahagiaan anak Tuhan bukan ditentukan dari dan oleh ukuran dunia ini yang serba permisif dan melawan Allah karena dunia ini ada di bawah penghukuman Allah. Hanya saat anak Tuhan hidup seturut firman-Nya, ia mengalami pemeliharaan Allah dan sukacita yang tidak dapat dipadamkan oleh tentangan dan hujatan dunia ini.
...taken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/29/
Ada peraturan!.
Ada hukum2 yang berlaku.
Anak Tuhan harus mematuhinya.
Inilah berkat yang dialami semua orang yang takut kepada Tuhan dan hidup benar di hadapan-Nya. Hidupnya akan penuh dengan kesukaan menaati firman Tuhan (Mzm. 112:1). Inilah paradoks yang indah: takut yang benar akan Tuhan mendatangkan kesukaan hidup. Bagi sebagian orang menaati peraturan adalah semata-mata kewajiban legalistic sehingga hal itu merupakan suatu keterpaksaan. Namun bagi anak Tuhan, peraturan Tuhan justru menyukakan hati karena itu adalah jati dirinya. Anak Tuhan menyadari bahwa hidup yang ia jalani adalah anugerah Tuhan sehingga setiap peraturan Tuhan ia yakini sebagai hal yang mendatangkan kebaikan semata-mata. Ia tahu bahwa dengan menerapkan firman Tuhan sepenuhnya dalam hidupnya, ia tinggal dalam ruang anugerah Tuhan. Dengan pemahaman seperti itu, hidup seorang anak Tuhan tidak akan pernah goyah apalagi sampai meragukan Tuhan (ayat 6-7) bahkan ketika ia berhadapan dengan para musuhnya (ayat 8). Lebih daripada itu, anak Tuhan dimampukan bukan hanya menerima berkat (ayat 2-3) untuk dinikmati sendiri melainkan juga memberikan berkat untuk memberkati orang lain (ayat 4-5, 9). Salah satu bentuk berkat yang dialami anak Tuhan adalah pelipatgandaan, yaitu berkat keturunan (ayat 2).
Kebahagiaan anak Tuhan bukan ditentukan dari dan oleh ukuran dunia ini yang serba permisif dan melawan Allah karena dunia ini ada di bawah penghukuman Allah. Hanya saat anak Tuhan hidup seturut firman-Nya, ia mengalami pemeliharaan Allah dan sukacita yang tidak dapat dipadamkan oleh tentangan dan hujatan dunia ini.
...taken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/29/
Ada peraturan!.
Ada hukum2 yang berlaku.
Anak Tuhan harus mematuhinya.
Masa Depan? Andalkan DIA ! Syukur untuk kebaikanNYA
perenungan kemarin (baru bisa nulis sekarang)...:
Mazmur 111 ini merupakan ucapan syukur seseorang yang telah mengalami kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Dalam ucapan syukurnya, ia menyaksikan perbuatan Allah kepada umat Tuhan agar kumandang pujian menggema dalam ibadah umat Tuhan (ayat 1). ...
Allah yang tidak berubah, dulu, sekarang, dan selamanya adalah Allah yang kita sembah dalam Tuhan Yesus. Dia sudah menyatakan kasih setia-Nya melalui kurban diri-Nya sendiri di kayu salib. Dialah satu-satunya Pribadi yang dapat kita andalkan untuk menapaki masa depan kita. Mengukur masa depan dengan situasi masa kini memang membuat kita jadi tawar hati. Namun melihat karya Tuhan dan sejarah umat Tuhan apalagi meyakini karakter-Nya yang tak pernah berubah itu akan memberikan pengharapan yang selalu segar bagi kita.
Bahan dari Mazmur 111:1-10
Mazmur 111 ini merupakan ucapan syukur seseorang yang telah mengalami kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Dalam ucapan syukurnya, ia menyaksikan perbuatan Allah kepada umat Tuhan agar kumandang pujian menggema dalam ibadah umat Tuhan (ayat 1). ...
Allah yang tidak berubah, dulu, sekarang, dan selamanya adalah Allah yang kita sembah dalam Tuhan Yesus. Dia sudah menyatakan kasih setia-Nya melalui kurban diri-Nya sendiri di kayu salib. Dialah satu-satunya Pribadi yang dapat kita andalkan untuk menapaki masa depan kita. Mengukur masa depan dengan situasi masa kini memang membuat kita jadi tawar hati. Namun melihat karya Tuhan dan sejarah umat Tuhan apalagi meyakini karakter-Nya yang tak pernah berubah itu akan memberikan pengharapan yang selalu segar bagi kita.
Bahan dari Mazmur 111:1-10
Subscribe to:
Comments (Atom)