Jika Allah berjanji, mungkinkah Ia tidak menggenapinya? Allah bersifat setia, terpercaya, kudus maka tidak mungkin Ia tidak menepati janji-janji-Nya. Tidak menepati janji berarti bertolak-belakang dengan sifat-sifat tersebut. Namun, janji itu diperoleh bukan tanpa perjuangan. Janji Allah tidak akan dialami penggenapannya oleh umat yang malas, tidak taat mengikuti perintah Allah, dan tidak berjuang.
Salam, godoproduction...
teken from: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/08/14/
Monday, August 14, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment