Berikut cara atasi kesepian dari renungan WASIAT GKI beberapa waktu yl: Answer to life's difficult questions-Ch 12 Richard Warren);
MENGATASI KESEPIAN
Ada orang yang mengatasi kesepian dengan menghabiskan waktu dan energi untuk bekerja. Ada yang mencari hiburan-hiburan di luar rumah mereka. Ada yang lari ke alkohol atau obat terlarang. Sedang yang lain berfantasi dengan dirinya sendiri dengan membaca novel atau melihat TV.
Paulus melakukan empat hal untuk melawan kesepian yaitu: memanfaatkan (utilize), meminimalakan(minimize), mengenali (recognize), berbela rasa (emphatie)
Memanfaatkan-->memanfaatkan waktu anda dengan bijak. Lakukan yang terbaik dalam situasi terburukmu. Hadapilah dengan berpikir untuk menciptakan jalan untuk mengambil keuntungan dari waktu peralihan itu.
Meminimalkan-->memperkecila dampak luka karena kesendirian/ kesepian. Jangan membesar-besarkan dan jangan menceritakan berulang ulang sumber kesepian anda. Jangan biarkan kesendirian menimbulkan luka yang berkembang dalam dirimu (2Tim4:16)
Mengenali-->mengatasi kesendirian / kesepian dengan menyadari kehadiran Allah. Paulus berkata,"Tuhan berdiri disampingku dan memberi kekuatan." (ay.17) Yesus berkata:"Aku tak akan meninggalkan kamu seperti anak yatim piatu"(yoh 14:18). Allah berfirman "Aku sekali kali tidak akan meninggalkan kamu, Aku tidak akan pernah meninggalkan kami"(Ibr. 13:5)
Berbela rasa atau memberi empati-->jangan memfokuskan perhatian pada diri sendiri, tetapi berikan juga perhatian kepada orang lain. Ituu yang dilakukan Paulus (2Tim4:17) Paulus telah kesepian diakhir hidupnya, namun tidak akan lupa tujuan hidupnya yaitu menolong orang lain. Kasih adalah penawar atau pencegah kesepian.
Anak Allah sangat memahami rasa kesepian. Ketika Dia ditaman getsemani, semua teman-temannya tertidur lelap. Ketika para laskar datang menyiksa Yesus, semua muridNya melarikan diri. Ketika Dia sedang diadili, Petrus menyangkal-Nya tiga kali. Ketika Dia memikul dosa-dosa dunia ini diatas salib, Dia berteriak "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"(Mat. 15:34).
Yesus sungguh mengerti rasa kesepian. Karena itu, Dia berjkata kepadamu:"" Aku mengerti perasaanmu. Aku peduli padamu, dan ingin menolongmu." Ijinkanlah Dia menolongmu mengalahkan kesepianmu, pada saat Anda datang pada-Nya dalam doa, dan di saat Anda menolong orang yang disekitarmu yang sedang kesepian.
dari: Answer to life's difficult questions-Ch 12 Richard Warren
Thursday, December 07, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment