3Jikalau kamu hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada perintah-Ku serta melakukannya, 4maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya. 5Lamanya musim mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram. 6Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu.
10Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru.
Sunday, June 18, 2006
Thursday, June 15, 2006
penghormatan n penghargaan
#1. saya harus secara sadar! menempatkan Allah tertinggi dan terutama dalam kehidupan saya!.
#2. Keseharian saya dengan kesadaran itu haruslah (harusnya) berdampak positip pada perlakuan manusiawi saya terhadap sesama!.
#3. Dampak positip itu antara lain adalah:*saya sedang belajar menghormati Allah sebagai yang tertinggi dan terutama, **saya sedang belajar menghargai sesama manusia sebagai gambarNya!.
demikian resume renungan pribadi...
bahan dari, e-sh.16.06.2006--> www.sabda.org
#2. Keseharian saya dengan kesadaran itu haruslah (harusnya) berdampak positip pada perlakuan manusiawi saya terhadap sesama!.
#3. Dampak positip itu antara lain adalah:*saya sedang belajar menghormati Allah sebagai yang tertinggi dan terutama, **saya sedang belajar menghargai sesama manusia sebagai gambarNya!.
demikian resume renungan pribadi...
bahan dari, e-sh.16.06.2006--> www.sabda.org
Tuesday, June 13, 2006
4 Ways God Calls Us To Work_2005
4 Ways God Calls Us To Work
1. God calls me directly by name.
• God actually calls me by my name, audibly. — Moses (Exodus 3:1-10)
• God tells me what my work will look like. — Paul (Acts 9:4-6)
2. God places a desire in my heart.
• I feel a responsibility to accomplish a task and to meet a need. — Isaiah (Isaiah 6), Nehemiah (Nehemiah 1)
3. God arranges my path.
• I have no list of options, no choices. — Josiah (2 Kings 22)
• It is all pre-arranged for me. — John the Baptist (Mark 1:2-7)
4. God prepares an attractive option.
• I have been led to choose an opportunity. — Elisha (1 Kings 19:20-21)
• It is not a matter of coincidence, but it may seem that way. — Stephen (Acts 6:2-4)
taken from:
1. http://lifeatwork.portfoliocms.com/Brix?pageID=9
2. www.injoy.com
Ref.: Selasa, 28Juni2005
1. God calls me directly by name.
• God actually calls me by my name, audibly. — Moses (Exodus 3:1-10)
• God tells me what my work will look like. — Paul (Acts 9:4-6)
2. God places a desire in my heart.
• I feel a responsibility to accomplish a task and to meet a need. — Isaiah (Isaiah 6), Nehemiah (Nehemiah 1)
3. God arranges my path.
• I have no list of options, no choices. — Josiah (2 Kings 22)
• It is all pre-arranged for me. — John the Baptist (Mark 1:2-7)
4. God prepares an attractive option.
• I have been led to choose an opportunity. — Elisha (1 Kings 19:20-21)
• It is not a matter of coincidence, but it may seem that way. — Stephen (Acts 6:2-4)
taken from:
1. http://lifeatwork.portfoliocms.com/Brix?pageID=9
2. www.injoy.com
Ref.: Selasa, 28Juni2005
[songliric]semua baik apa yang Tuhan perbuat
...
reff.:
smua baik
smua baik
apa yg Tuhan perbuat didalam hidupku
smua baik
sungguh teramat baik
Kau jadikan hidupku berarti...
reff.:
smua baik
smua baik
apa yg Tuhan perbuat didalam hidupku
smua baik
sungguh teramat baik
Kau jadikan hidupku berarti...
Penting Mengingat Karya Tuhan
Kesabaran Nya pada kita bukanlah berarti Ia tidak bisa berlaku adil.
Jika Ia tidak membinasakan seketika kita pongah atau melanggar perintahNya, seharusnya ini membuat kita tunduk dan bertekuk lutut dihadapanNya, bersyukur atas kesabaranNya, bersyukur masih diberi kesempatan pertobatan bagi kita.
Setiap hari adalah tonggak-tonggak peringatan Tuhan pada kita untuk setia kepada Firman dan perintahNya!.
bahan dari http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/14/#SABDAweb
Bagaimana dengan Anda hari ini?...
Selamat menerapkan!.
Jika Ia tidak membinasakan seketika kita pongah atau melanggar perintahNya, seharusnya ini membuat kita tunduk dan bertekuk lutut dihadapanNya, bersyukur atas kesabaranNya, bersyukur masih diberi kesempatan pertobatan bagi kita.
Setiap hari adalah tonggak-tonggak peringatan Tuhan pada kita untuk setia kepada Firman dan perintahNya!.
bahan dari http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/14/#SABDAweb
Bagaimana dengan Anda hari ini?...
Selamat menerapkan!.
Sunday, June 11, 2006
dua macam persembahan: nazar n sukarela
Tuhan menghendaki persembahan kudus!. Sejak jaman PL sampai sekarang.
Di PL, dari Imamat 22:17-33, renungan yg terambil dari e-santapan harian di: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/12/#SABDAweb menyatakan paling tidak ada dua macam persembahan, yakni persembahan nazar dan persembahan sukarela.
Pada e-sh tersebut dituliskan: Persembahan sukarela diberikan tanpa ada hal-hal khusus yang menjadi alasannya, kecuali bahwa Tuhan telah melakukan kebaikan dalam hidup orang tersebut. Sedangkan persembahan nazar adalah persembahan wajib seseorang yang telah ditolong Tuhan sesuai dengan nazarnya. Karena itu persembahan nazar diatur lebih ketat daripada persembahan sukarela.
Mengapa Tuhan menuntut persembahan yang tidak bercacat? Karena Tuhan yang kudus menuntut umat hidup kudus dalam segala hal. Persembahan yang tidak sempurna menunjukkan ketidakseriusan umat menjaga kekudusan Allah. Jangan-jangan persembahan yang cacat atau rusak itu menunjukkan yang bersangkutan tidak mau dirugikan secara ekonomi namun mengharapkan diberkati Tuhan. Motivasi seperti itu jelas tidak kudus!
Saya setuju, seperti dituliskan juga bahwa Pengaturan mengenai persembahan ini menunjukkan betapa penting motivasi seseorang di dalam menghampiri Tuhan.
Saya seperti Harun kecil yang harus mendengar dan menaati perintah mengenai motivasi yg kudus mengenai persembahan nazar atau sukarela. Sekaligus sebagai Musa kecil yang harus mengatakannya kepada isteri dan anak saya bahwa kalau kami mempersembahkan sesuatu bagi Allah haruslah kudus!.
Semoga Allah menolong agar dapat menerapkan Firman tersebut!.
Selamat Pagi, Tuhan memberkati Anda juga!. He he he he...!
Di PL, dari Imamat 22:17-33, renungan yg terambil dari e-santapan harian di: http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/12/#SABDAweb menyatakan paling tidak ada dua macam persembahan, yakni persembahan nazar dan persembahan sukarela.
Pada e-sh tersebut dituliskan: Persembahan sukarela diberikan tanpa ada hal-hal khusus yang menjadi alasannya, kecuali bahwa Tuhan telah melakukan kebaikan dalam hidup orang tersebut. Sedangkan persembahan nazar adalah persembahan wajib seseorang yang telah ditolong Tuhan sesuai dengan nazarnya. Karena itu persembahan nazar diatur lebih ketat daripada persembahan sukarela.
Mengapa Tuhan menuntut persembahan yang tidak bercacat? Karena Tuhan yang kudus menuntut umat hidup kudus dalam segala hal. Persembahan yang tidak sempurna menunjukkan ketidakseriusan umat menjaga kekudusan Allah. Jangan-jangan persembahan yang cacat atau rusak itu menunjukkan yang bersangkutan tidak mau dirugikan secara ekonomi namun mengharapkan diberkati Tuhan. Motivasi seperti itu jelas tidak kudus!
Saya setuju, seperti dituliskan juga bahwa Pengaturan mengenai persembahan ini menunjukkan betapa penting motivasi seseorang di dalam menghampiri Tuhan.
Saya seperti Harun kecil yang harus mendengar dan menaati perintah mengenai motivasi yg kudus mengenai persembahan nazar atau sukarela. Sekaligus sebagai Musa kecil yang harus mengatakannya kepada isteri dan anak saya bahwa kalau kami mempersembahkan sesuatu bagi Allah haruslah kudus!.
Semoga Allah menolong agar dapat menerapkan Firman tersebut!.
Selamat Pagi, Tuhan memberkati Anda juga!. He he he he...!
Thursday, June 01, 2006
belajar menghidupi janji FT dalam bekerja
soal pekerjaan
Yes. 60:22
Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.
118:8
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia.
118:9
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada para bangsawan.
...ini menolong kami unt bersatu dalam doa dan pengharapan dalam pergumulan...
Yes. 60:22
Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.
118:8
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia.
118:9
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada para bangsawan.
...ini menolong kami unt bersatu dalam doa dan pengharapan dalam pergumulan...
arti anugerah keselamatan (Roma 5:1-11)
Pertama, diselamatkan berarti diperdamaikan dengan Allah (ayat 1).
Kedua, diselamatkan berarti beroleh jalan masuk kepada kasih karunia (ayat 2).
Ketiga, pengharapan Kristen akan keselamatan bukan harapan yang kabur, tapi harapan pasti. Kita bermegah akan beroleh kemuliaan kelak (ayat 2b).
Keempat, dalam masa sulit di dunia ini kita bahkan dapat bersukacita (ayat 3).
Mulai pasal 5 Kitab Roma, Paulus bicara dengan kata "kita." Seluruh kekayaan anugerah penyelamatan Allah tidak saja hak dan pengalaman perorangan, tapi merupakan pengalaman makin nyata bila kita saling membagikannya dalam persekutuan.
saduran dari e.sh pada http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/02/#SABDAweb
Roma 5:
1Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
2Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. 3Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
4dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
5Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
6Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
Kedua, diselamatkan berarti beroleh jalan masuk kepada kasih karunia (ayat 2).
Ketiga, pengharapan Kristen akan keselamatan bukan harapan yang kabur, tapi harapan pasti. Kita bermegah akan beroleh kemuliaan kelak (ayat 2b).
Keempat, dalam masa sulit di dunia ini kita bahkan dapat bersukacita (ayat 3).
Mulai pasal 5 Kitab Roma, Paulus bicara dengan kata "kita." Seluruh kekayaan anugerah penyelamatan Allah tidak saja hak dan pengalaman perorangan, tapi merupakan pengalaman makin nyata bila kita saling membagikannya dalam persekutuan.
saduran dari e.sh pada http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/06/02/#SABDAweb
Roma 5:
1Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
2Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. 3Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
4dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
5Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
6Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
Tuesday, May 30, 2006
Abraham dibenarkan oleh Tuhan bukan karena melakukan Taurat melainkan karena percaya (ayat 3; Kej. 15:6).
Pertama, Abraham tidak melakukan tindakan apa pun yang membuat ia layak menerima janji Allah mendapat keturunan yang sebanyak bintang di langit (Kej. 15:5).
Kedua, Abraham menerima janji itu sebelum ia disunat, jauh sebelum Taurat diberikan kepada Israel. Sunat bukan menjadi syarat ketaatannya melainkan sebagai tanda bahwa ia beriman (ayat 11).
Ketiga, karena itu, contoh Abraham ini menjadi dasar untuk semua orang, baik Yahudi maupun bukan Yahudi, bahwa imanlah yang menjadi dasar seseorang diperkenan Allah.
implikasi bagi saya:
Sikap hati yg percaya kepada FT dimasa lalu...waktu2 yg ada... (melakukan segala sesuatu dengan iman) dapat menerima janji kegenapan FT dalam hidup kemudian.
Bila saya "telah di jalur" yg dikehendaki Nya maka saya akan menerima "yg terbaik" dari Dia. Saya berada pada jalur karena kasihkaruniaNYA!. Tugas berikutnya adalah taat pada jalur itu..sehingga pada waktuNYA saya menerima "yg terbaik" dalam kehidupan dari dan pada jalur itu.
ref. ayat FT:
Roma 4:3
Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."
Kej 15:6
Abram percaya kepada TUHAN, maka TUHAN menyatakan bahwa dia benar oleh karena imannya.
Roma 4:11
Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka,
Roma 4:12
dan juga menjadi bapa orang-orang bersunat, yaitu mereka yang bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia belum disunat.
Pertama, Abraham tidak melakukan tindakan apa pun yang membuat ia layak menerima janji Allah mendapat keturunan yang sebanyak bintang di langit (Kej. 15:5).
Kedua, Abraham menerima janji itu sebelum ia disunat, jauh sebelum Taurat diberikan kepada Israel. Sunat bukan menjadi syarat ketaatannya melainkan sebagai tanda bahwa ia beriman (ayat 11).
Ketiga, karena itu, contoh Abraham ini menjadi dasar untuk semua orang, baik Yahudi maupun bukan Yahudi, bahwa imanlah yang menjadi dasar seseorang diperkenan Allah.
implikasi bagi saya:
Sikap hati yg percaya kepada FT dimasa lalu...waktu2 yg ada... (melakukan segala sesuatu dengan iman) dapat menerima janji kegenapan FT dalam hidup kemudian.
Bila saya "telah di jalur" yg dikehendaki Nya maka saya akan menerima "yg terbaik" dari Dia. Saya berada pada jalur karena kasihkaruniaNYA!. Tugas berikutnya adalah taat pada jalur itu..sehingga pada waktuNYA saya menerima "yg terbaik" dalam kehidupan dari dan pada jalur itu.
ref. ayat FT:
Roma 4:3
Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."
Kej 15:6
Abram percaya kepada TUHAN, maka TUHAN menyatakan bahwa dia benar oleh karena imannya.
Roma 4:11
Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka,
Roma 4:12
dan juga menjadi bapa orang-orang bersunat, yaitu mereka yang bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia belum disunat.
Thursday, May 25, 2006
renungan jumatan
disini saya mau sedikit berbagi renungan pagi ini dari:
Roma 1:8-17 dari akses http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/05/24/
teladan sikap Paulus bagi saya dari renungan itu adalah:
bahwa dia berhutang Injil kepada orang2, orang yg memberitakan Injil kepada dia dan kepada DIA.
seperti disampaikan dalam ayat 14.
...
14Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.
...
penerapan saya hari ini adalah: berpikir bagaimana ya saya dapat mbayar hutang Injil tsb ya...ha ha ha ha... (semoga ndak kelamaan berpikir...ntar semakin botak atuh...)...he he he he
*smile* gbu all ya...
Roma 1:8-17 dari akses http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2006/05/24/
teladan sikap Paulus bagi saya dari renungan itu adalah:
bahwa dia berhutang Injil kepada orang2, orang yg memberitakan Injil kepada dia dan kepada DIA.
seperti disampaikan dalam ayat 14.
...
14Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.
...
penerapan saya hari ini adalah: berpikir bagaimana ya saya dapat mbayar hutang Injil tsb ya...ha ha ha ha... (semoga ndak kelamaan berpikir...ntar semakin botak atuh...)...he he he he
*smile* gbu all ya...
Sunday, May 21, 2006
Senin, 22 Mei 2006
e-sh www.sabda.org
point penting hari ini:
Hormat pada orang yang lebih senior dan peduli kepada sesama, termasuk orang asing adalah wujud nyata hidup kudus umat sesuai Taurat (ayat 32-34). Kekudusan umat tidak boleh menjadikan mereka bersikap eksklusif terhadap etnis lainnya. Umat harus mengasihi orang-orang asing, tanpa mengikuti cara-cara berdosa mereka (ayat 35-36), sebaliknya menjadi teladan hidup kudus bagi mereka.
Peliharalah hidup Anda kudus dengan menjaga diri tidak ikut-ikutan cara dunia. Sebaliknya, jadilah teladan bagi mereka yang tidak mengenal Allah agar anugerah Allah melawat mereka.
Imamat 19:32-34
32Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan dan engkau harus menaruh hormat kepada orang yang tua dan engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.
33Apabila seorang asing tinggal padamu di negerimu, janganlah kamu menindas dia.
34Orang asing yang tinggal padamu harus sama bagimu seperti orang Israel asli dari antaramu, kasihilah dia seperti dirimu sendiri, karena kamu juga orang asing dahulu di tanah Mesir; Akulah TUHAN, Allahmu.
point penting hari ini:
Hormat pada orang yang lebih senior dan peduli kepada sesama, termasuk orang asing adalah wujud nyata hidup kudus umat sesuai Taurat (ayat 32-34). Kekudusan umat tidak boleh menjadikan mereka bersikap eksklusif terhadap etnis lainnya. Umat harus mengasihi orang-orang asing, tanpa mengikuti cara-cara berdosa mereka (ayat 35-36), sebaliknya menjadi teladan hidup kudus bagi mereka.
Peliharalah hidup Anda kudus dengan menjaga diri tidak ikut-ikutan cara dunia. Sebaliknya, jadilah teladan bagi mereka yang tidak mengenal Allah agar anugerah Allah melawat mereka.
Imamat 19:32-34
32Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan dan engkau harus menaruh hormat kepada orang yang tua dan engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.
33Apabila seorang asing tinggal padamu di negerimu, janganlah kamu menindas dia.
34Orang asing yang tinggal padamu harus sama bagimu seperti orang Israel asli dari antaramu, kasihilah dia seperti dirimu sendiri, karena kamu juga orang asing dahulu di tanah Mesir; Akulah TUHAN, Allahmu.
Wednesday, May 17, 2006
go n do n produce
go: pergi, berangkat, bergerak dari keadaan sekarang ke keadaan yang lain, 'berpindah' dari satu ... ke ... yang tentu ada progress (perkembangan)...
do: lakukan, kerjakan, melakukan, mengerjakan, mengusahakan, mematuhi, menaati, ...pokonya berbuat sesuatu untuk sesuatu...'bekerja'
produce: menghasilkan suatu produk, produksi sesuatu secara terus menerus, menghasilkan sesuatu yang dapat dirasakan manfaatnya secara terus menerus...
godoproduction...pergi untuk melakukan sesuatu yang bersifat terus menerus...kekal...pelipatgandaan murid2...
kira2 gitulah arti dari blog ini...atau 'content' dari blog ini...he he sederhana ato berat ya harus dijalani secara wajar...
with warm regards,
administrator
do: lakukan, kerjakan, melakukan, mengerjakan, mengusahakan, mematuhi, menaati, ...pokonya berbuat sesuatu untuk sesuatu...'bekerja'
produce: menghasilkan suatu produk, produksi sesuatu secara terus menerus, menghasilkan sesuatu yang dapat dirasakan manfaatnya secara terus menerus...
godoproduction...pergi untuk melakukan sesuatu yang bersifat terus menerus...kekal...pelipatgandaan murid2...
kira2 gitulah arti dari blog ini...atau 'content' dari blog ini...he he sederhana ato berat ya harus dijalani secara wajar...
with warm regards,
administrator
Subscribe to:
Posts (Atom)