Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/03/30/
Senin, 30 Maret 2009
Bacaan Setahun : 1Samuel 14-16
Nats : Janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Roma 12:21)
MENGAMPUNI = MEMBEBASKAN
Bacaan : Roma 12:19-21
Amy Biehl, 26 tahun, tewas mengenaskan di tangan empat pemuda kulit hitam saat melakukan pekerjaan kemanusiaan di Afrika Selatan. Peter dan Linda Biehl, orangtua Amy, berkunjung ke Afrika Selatan untuk melihat tempat di mana Amy terbunuh. Mereka pun tiba di Guguletu, daerah kumuh tempat para pemuda pembunuh Amy tinggal dan dibesarkan. Melihat kondisi daerah itu, mereka memahami mengapa para pemuda itu tumbuh menjadi pelaku kriminal.
Mereka kemudian mendirikan Yayasan Amy Biehl. Yayasan ini didirikan agar mereka dapat memberikan pelatihan bagi para pemuda Guguletu. Tidak hanya itu, tahun 1998, Peter dan Linda juga menerima Easy Nofomela dan Ntebecko Penny, dua dari empat pembunuh Amy, ke dalam program pelatihan mereka. "Dengan mengampuni, kami telah membebaskan diri kami sendiri," begitu Peter Biehl berkata kepada wartawan yang mewawancarainya.
Ya, pengampunan itu membebaskan. Bukan hanya membebaskan si pelaku dari rasa bersalah, tetapi juga membebaskan kita dari rasa benci, dendam, dan akar pahit. Tidak heran kalau pengampunan menjadi salah satu tema penting dalam Alkitab. Bukan berarti kita tidak boleh marah atau kesal terhadap orang yang telah berbuat tidak baik terhadap kita. Marah tentu boleh saja, asal jangan sampai menjadi dendam. Kesal juga tidak salah, asal tidak sampai membuat kita terbakar kebencian dan berkeinginan untuk membalas. Sebab, bagaimanapun pembalasan itu bukan hak kita (ayat 19). Tugas kita adalah melakukan kebaikan kepada siapa pun, termasuk kepada orang yang telah menyakiti -AYA
KETIKA KITA BISA MENGAMPUNI SESEORANG
PIHAK PERTAMA YANG MENDAPAT MANFAAT ADALAH DIRI KITA SENDIRI
© 1999-2002 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi atau non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org ( sabda.org/ ) sebagai sumber tulisan dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org
Showing posts with label Suatu Pergumulan dalam Doa. Show all posts
Showing posts with label Suatu Pergumulan dalam Doa. Show all posts
Sunday, March 29, 2009
Thursday, March 15, 2007
[songliric] Ajaib TUHAN
Ajaib Kau Tuhan
Penuh kuasa...
sanggup pulihkan keadaanku...
dalam tanganMU s'luruh hidupku...
sanggup pulihkan
iyha Allah ku...
refleksi doa pribadi:
Engkaulah Allah. Sumber yang sanggup dan mampu dan bertindak memulihkan hidupku, hidup kami, hidup setiap orang...hidup yg diserahkan kepada Allah...karena saya ada adalah oleh, untuk dan dari Allah...
Ambillah masa depan saya bagiMu...karena saya ini milikMu penuh...
Karena saya berasal dan bersumber dari Mu maka sesungguhnya tidak ada yang dapat saya pertahankan untuk jadi milik saya sepenuhnya...
Kalaupun saya mencoba mempertahankannya, akanlah menjadi sia2 karena Engkau punya kuasa lebih dari itu...lebih dari semua kuasa yang kami semua umat manusia dan bahkan scientists atau researchers mampu telaah dan teliti dan buktikan...mungkin ada yg sudah terbukti dan mungkin belum...tetapi Engkaulah yg mampu menggerakkan itu semua bergerak cepat atau lambat atau sedang...
Karena itu iyha Allah, tolong saya hidup dalam 'keselarasan' dan 'keharmonisan' dengan Mu setiap hari dan juga dengan rencana masa depan kami dalam keselarasan dan keharmonisan dengan JalanMu, RencanaMu, Maksud2Mu, perasaanMu itu...
Dalam Engkau aku berdoa...Amin
Penuh kuasa...
sanggup pulihkan keadaanku...
dalam tanganMU s'luruh hidupku...
sanggup pulihkan
iyha Allah ku...
refleksi doa pribadi:
Engkaulah Allah. Sumber yang sanggup dan mampu dan bertindak memulihkan hidupku, hidup kami, hidup setiap orang...hidup yg diserahkan kepada Allah...karena saya ada adalah oleh, untuk dan dari Allah...
Ambillah masa depan saya bagiMu...karena saya ini milikMu penuh...
Karena saya berasal dan bersumber dari Mu maka sesungguhnya tidak ada yang dapat saya pertahankan untuk jadi milik saya sepenuhnya...
Kalaupun saya mencoba mempertahankannya, akanlah menjadi sia2 karena Engkau punya kuasa lebih dari itu...lebih dari semua kuasa yang kami semua umat manusia dan bahkan scientists atau researchers mampu telaah dan teliti dan buktikan...mungkin ada yg sudah terbukti dan mungkin belum...tetapi Engkaulah yg mampu menggerakkan itu semua bergerak cepat atau lambat atau sedang...
Karena itu iyha Allah, tolong saya hidup dalam 'keselarasan' dan 'keharmonisan' dengan Mu setiap hari dan juga dengan rencana masa depan kami dalam keselarasan dan keharmonisan dengan JalanMu, RencanaMu, Maksud2Mu, perasaanMu itu...
Dalam Engkau aku berdoa...Amin
Labels:
Suatu Pergumulan dalam Doa
Subscribe to:
Posts (Atom)